$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Heboh Ustaz Firanda Menista Orang Tua Nabi, Akankah Ditahan Seperti Ferdinand?!

GELORABANGSA - Belakangan ini media sosial twitter sedang ramai oleh tagar-tagar permintaan menangkap beberapa influencer dan juga penceram...



GELORABANGSA - Belakangan ini media sosial twitter sedang ramai oleh tagar-tagar permintaan menangkap beberapa influencer dan juga penceramah agama. Sepertinya ini adalah efek penangkapan Ferdinand Hautahaean terkait cuitan yang dianggap menimbulkan kegaduhan. Namun, rupanya kepolisian amnesia kalau sebelum itu sudah ada laporan ke Denny Siregar hingga Abdul Somad. Termasuk kini viral video ustadz yang menjelekkan Nabi dan keluarganya.

Kita masih ingat dulu Denny dulu sempat dilaporkan karena mengupload foto santri dengan pakaian kearaban disertai caption calon teroris. Sedang Abdul Somad juga dilaporkan karena ceramah menghina umat kristen. Kalau dibanding cuitan Ferdinand, sebenarnya penodaan agama lewat ceramah harusnya lebih cepat diproses. Itu kalau tujuannya agar tak menimbulkan kegaduhan.

Bukannya membela Ferdinand, silahkan saja dirinya diproses sesuai aturan. Tapi, jangan lupa kalau kasus intoleransi juga banyak ditemukan bersumber dari ceramah-ceramah sesat. Bisa jadi Ferdinand sedang apes membuat cuitan nyerempet agama. Lantas bagaimana dengan ustadz-ustadz yang senantiasa menyemburkan hinaan dan dilakukan secara sengaja, berulang-ulang dan disaksikan sekian banyak orang? Seperti halnya yang dilakukan Abdul Somad dan kini Firanda.


 
Seperti dilansir suara.com, ceramah seorang ustaz mengenai orang tua Nabi Muhammad SAW telah menjadi sorotan tajam. Ustaz bernama Firanda Andirja ini blak-blakan menyebut jika orang tua Nabi Muhammad SAW berada di neraka jahanam.

Hal ini diketahui dari video ceramahnya yang tersebar luas di media sosial. Salah satunya seperti yang dibagikan oleh akun Twitter @kang_waqfi.

Akun ini mengecam ceramah Ustaz Firanda yang menyebut nabi Muhammad SAW tidak pernah mendoakan ayah dan ibunya. Akun ini juga meminta MUI Pusat untuk tidak tinggal diam atas ceramah ustaz Firanda yang dinilai menghina Nabi Muhammad SAW.

"Makin parah nih orang! Orang tua nabi katanya ada di neraka jahanam dan nabi tidak pernah mendoakan kedua orang tuanya," tulis akun ini sebagai keterangan Twitter seperti dikutip Suara.com, Rabu (12/1/2022).

Baca Juga:Kebo Banget, Sekelompok Pemuda Ini Sampai Lakukan Cara Ekstrim untuk Membangunkan Teman

"Padahal sebagai anak yang berbakti, nabi seharusnya mendoakan kedua orang tuanya. @MUIPusat @cholilnafis jangan pura-pura budek!" sambungnya.

Dalam video berdurasi 57 detik itu, terlihat ustaz Firanda sedang berceramah di depan jemaah. Ia kemudian menyampaikan jika orang tua nabi Muhammad berada di neraka jahanam.

"Apa yang saya sampaikan ini tersampaikan dalam buku Al Minhaj, Al Imam Alnawi tegas menjelaskan bahwa ayah dan ibu Nabi SAW di neraka jahanam," ujar ustaz Firanda.

Lebih lanjut, ustaz Firanda mengatakan dirinya tidak pernah mendengar cerita Nabi Muhammad mendoakan orang tuanya. Ia juga menyebut nabi bukan anak berbakti karena tidak mendoakan ayah ataupun ibunya.


 
"Bahwasannya nabi tidak pernah, saya tidak pernah mendapati doa nabi mohon ampun buat ayah ibunya. Ada atau tidak? Padahal sebagai anak yang berbakti, dia harus sering mendoakan kedua orang tuanya. Tapi saya tidak pernah menemukan nabi berdoa," kata ustaz Firanda.

Video ceramah kontroversial ustaz Firanda itu sendiri langsung mendapatkan atensi warganet. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 42 ribu kali, di-retweet 300 kali dan mendapatkan 400 tanda suka.

Warganet juga membanjiri kolom komentar dengan beragam kecaman. Mereka mengecam pernyataan ustaz Firanda itu sampai memberikan kritikan pedas karena dinilai telah menghina Nabi Muhammad SAW.

"Kan sudah disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW 15 abad yang lalu, di akhir zaman 'setengah ulama' jadi jahil dan memecah belah. Si 'setengah ulama' yang ini betul-betul tidak tahu dan kenal siapa sebenarnya Muhammad SAW. Hasilnya ya seperti video di atas," komentar warganet.

"Emangnya orang tua Nabi melakukan dosa apa sih kok ujug-ujug bisa bilang ada di neraka jahanam?" tanya warganet.

"Ustaz abal-abal," sahut warganet.

"Betapa bangsatnya orang ini, kurang ajar, tak ada hormat. Orang tua Nabi yang Nabi sendiri sangat hormat terhadap orang tuanya. Tapi anak iblis ini, beraninya bicara orang tua Nabi berada di neraka jahanam," kecam warganet.

"Hal-hal begini bagusnya dikaji dalam sebuah perkuliahan, di mana pendengarnya adalah orang-orang kritis dan berpendidikan kepada umat biasa, baiklah diajarkan hidup damai, saling menghargai, kasih sayang antar sesama," saran warganet.

Berita mengenai ceramah menyedihkan ini seperti ini yang seharusnya cepat diusut karena berpotensi menimbulkan kegaduhan. Bahkan terang-terangan menghasut untuk menghina keluarga Nabi. Padahal kita sebagai muslim dianjurkan bersholawat untuk Nabi dan keluarganya. Lantas kitab sesat mana yang dijadikan acuan menyebut orang tua Nabi di neraka?

Bisa bayangkan kalau penceramah model begini dibiarkan terus, jadi apa ke depan psra pengikutnya? Bahkan tak hanya sesajen yang akan dibuang atau menyebut saudara sesama dengan sebutan babi seperti yang dilakukan Hilmi, tapi bisa jadi ada perbuatan brutal karena salah ajaran. Makanya walisongo dulu tak sembarangan menunjuk orang untuk mendalami ilmu agama. Masih ingatkan Syekh Siti Jenar yang dihukum mati lantaran mengajarkan sesuatu yang tak selayaknya pada orang awam.

Makanya hukum di Indonesia harus dipertegas lagi untuk mengatur para pemceramah. Bukan hanya mendasarkan pada UU ITE atau UU penodaan agama. Tapi, bagaiaman mengatur akar permasalahan dari sumber ceramah yang didengar. Segeralah realisasikan sertifikasi penceramah mumpung menteri agamanya orang yang mengerti hukum agama. Jangan sampai model seperti Firanda dan juga Somad yang mengharamkan hari Ibu hingga menghina Nabi dibiarkan terus merusak akidah masyarakat.

Begitulah kura-kura



S:Niha alif


Name

Berita,6681,Internasional,313,Nasional,6212,Opini,260,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Heboh Ustaz Firanda Menista Orang Tua Nabi, Akankah Ditahan Seperti Ferdinand?!
Heboh Ustaz Firanda Menista Orang Tua Nabi, Akankah Ditahan Seperti Ferdinand?!
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhewierpJdMIkYS69YQlHWRo0czRtsewc4Tv_69xvNX1KEP2EX5PVMrSn_d5gfHIYTnZBR6N37rQtpEE2tYnitYDRdwhtLzs6cM7JxilvoQinaHTEiIlZdqOuJTEQM3Qzv8cWT3LUPdL6M_9SzvKlYhNdkNK6NK35f_T95bv3xgb7Nwv_h8OcdmL3ko=w640-h370
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhewierpJdMIkYS69YQlHWRo0czRtsewc4Tv_69xvNX1KEP2EX5PVMrSn_d5gfHIYTnZBR6N37rQtpEE2tYnitYDRdwhtLzs6cM7JxilvoQinaHTEiIlZdqOuJTEQM3Qzv8cWT3LUPdL6M_9SzvKlYhNdkNK6NK35f_T95bv3xgb7Nwv_h8OcdmL3ko=s72-w640-c-h370
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2022/01/heboh-ustaz-firanda-menista-orang-tua.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2022/01/heboh-ustaz-firanda-menista-orang-tua.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy