$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Aneh, Masa BPN Minta Sentul City Stop Somasi Rocky dan Usulkan Musyawarah?

GELORABANGSA - Perseteruan antara Rocky Gerung dengan PT Sentul City terkait sengketa lahan memasuki babak baru namun lucu. Sebenarnya Rock...



GELORABANGSA - Perseteruan antara Rocky Gerung dengan PT Sentul City terkait sengketa lahan memasuki babak baru namun lucu.

Sebenarnya Rocky Gerung sudah mulai terdesak ketika BPN buka suara terkait sengketa lahan tersebut.

Kepala Kantor BPN Kabupaten Bogor mengatakan, lahan yang bersengketa tersebut ternyata bersertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) atas nama PT Sentul City Tbk. HGB milik PT Sentul City Tbk merupakan sertifikat asli. Hal ini sekaligus membantah dugaan yang mengatakan bahwa sertifikat yang dikeluarkan BPN itu palsu.

Rocky Gerung harusnya paham soal ini, karena selama ini, kan dia sering secara tidak langsung mengklaim dirinya pintar dan sering menyebut dungu kalau sedang nyinyir kepada pihak lain. Tapi karena lahan atas nama Sentul City, dan Rocky sudah terlanjur koar-koar ke publik, tentunya dia tidak ingin dipermalukan begitu saja. Intinya publik sudah tahu sebagian kebenaran atas sengketa lahan tersebut. Rocky Gerung sudah terlanjur malu.

Tapi lucunya, BPN Kabupaten Bogor malah meminta PT Sentul City menghentikan somasi terhadap Rocky Gerung dan warga Bojong Koneng terkait masalah lahan. BPN meminta semua pihak mengedepankan musyawarah.

"Intinya agar menjaga kondusifitas daerah, itu agar salah satu pihak dalam hal ini PT Sentul untuk menghentikan somasi dan pembongkaran dan dalam rangka upaya penyelesaian-penyelesaiannya, untuk mengutamakan musyawarah mufakat dan carikan solusinya," kata Kepala BPN Bogor.

"Kami ini secara luas ya, tidak hanya objek itu, tetapi kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan yang dipimpin oleh pemerintah kabupaten, bersama forkopimda untuk membahas permasalahan itu secara umum, dalam satu wilayah, yang kebetulan salah satu objeknya adalah Pak Rocky Gerung. Kita sudah rapat bahkan hasil keputusan rapat sudah dilaksanakan, dari pemkab sudah surati PT Sentul," kata Sepyo.

Kepala Bidang Pertanahan DPKPP Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, menyebut pihaknya telah meminta PT Sentul City maupun warga Bojong Koneng untuk sama-sama menahan diri. Dia berharap tak ada keributan gara-gara masalah lahan.

"Berkaitan dengan pemda, pada intinya dalam penanganan ini kita berkolaborasi dengan baik dengan Kepala BPN terutama kami mengimbau juga kepada PT Sentul City dan masyarakat untuk tetap menjaga kondusifitas di lapangan, agar tidak terjadi bentrok seperti yang sudah terjadi kemarin," kata Eko.


 
Kita tidak perlu fokus terhadap siapa yang salah dan siapa yang benar. Kita pakai logika saja. Apakah masalah sengketa lahan bisa dimusyawarahkan? Ini terkait uang dan aset. Musyarawah sampai kapan pun tidak akan menyelesaikan sengketa ini.

Jadi, agak heran kalau BPN sampai meminta mereka musyawarah. Apa yang mau dimusyawarahkan? Masing-masing pihak mengklaim kepemilikan. Masing-masing ngotot dan tidak akan mengalah. Lahan dibagi dua? Siapa yang mau?

Yang paling tepat adalah buktikan kebenaran kepemilikan lahan tersebut. Di situ kuncinya.

Kalau menurut BPN tadi, lahan tersebut adalah milik Sentul City, bersertifikat HGB.

Analoginya begini, saya punya lahan, punya sertifikat. Lalu lahan saya digarap atau diambil alih pihak lain entah dengan cara apa. Lalu saya menggugat dan mensomasi. Tapi malah disuruh musyawarah. Lucu gak?

Gimana pun, yang pemilik lahan pasti dirugikan. Dan kalau sampai yang mengambil lahan menang, maka ini jadi contoh konyol buat seluruh masyarakat yang sekarang memanfaatkan tanah garapan. Ini adalah peluang emas yang sangat bagus. Cari lahan yang sudah lama tidak diurus, garap, jadikan milik sendiri, lalu kalau disengketakan, tinggal musyawarah win-win solution? Aneh banget kan?

Yang pemilik lahan mungkin bakal merobek aja sertifikat tanahnya. Buat apa lagi itu, kalau ada yang bisa menggarap dan jadi ribut begini? Lebih baik banting setir aja jadi penyerobot lahan orang lain. Bisa kaya mendadak tanpa modal.

Ini sama saja dengan pemilik kendaraan yang memegang BPKB sah tapi disuruh musyawarah dengan pihak lain yang menguasai kendaraan tersebut. Ini adalah pernyataan offside sekaligus blunder parah. Bagaimana kalau lahan pejabat BPN yang digarap warga lain, mau musyawarah gak?

Yang namanya musyawarah ya pasti ujung-ujungnya ganti rugi. Siapa yang mau?

Bagaimana menurut Anda?



S:xhardy


Name

Berita,6627,Internasional,310,Nasional,6158,Opini,253,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Aneh, Masa BPN Minta Sentul City Stop Somasi Rocky dan Usulkan Musyawarah?
Aneh, Masa BPN Minta Sentul City Stop Somasi Rocky dan Usulkan Musyawarah?
https://1.bp.blogspot.com/-fSrYB4ovfwo/YVeLscCpNTI/AAAAAAAAQoU/jeTJ-0BpNmYD-iPabKki6BMkc3W8rBrpACLcBGAsYHQ/w640-h388/IMG_20211002_052753.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-fSrYB4ovfwo/YVeLscCpNTI/AAAAAAAAQoU/jeTJ-0BpNmYD-iPabKki6BMkc3W8rBrpACLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h388/IMG_20211002_052753.jpg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2021/10/aneh-masa-bpn-minta-sentul-city-stop.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2021/10/aneh-masa-bpn-minta-sentul-city-stop.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy