$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Setelah Kasus @pawletariat, Penghina Presiden Jokowi Lainnya Ternyata Relawan AHY

G ELORABANGSA - Di saat Presiden Jokowi mengenakan pakaian daerah apalagi dalam acara resmi menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia s...



GELORABANGSA - Di saat Presiden Jokowi mengenakan pakaian daerah apalagi dalam acara resmi menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia saat ini, seharusnya kita bangga karena Presiden Jokowi ingin melestarikan budaya kita. Bahkan masyarakat Badui bangga karena pakaian adat mereka dipakai oleh Presiden Jokowi.

Jika warga Badui saja bangga dengan Presiden Jokowi, eh ada seorang warga yang malah memanfaatkan momen tersebut untuk nyinyir. Aneh tapi nyata bukan?
 
Nynyiran tersebut dilakukan oleh seseorang bernama Mohammad Bernie Kurniawan yang merupakan pemilik akun twitter @pawletariat yang melakukan cuitan bernada rasis seperti berikut ini:

Setelah screen shot cuitannya viral, akunnya sempat hilang dan sekarang muncul dengan membuat cuitan meminta maaf kepada Presiden Joko Widodo dan masyarakat adat Baduy atas cuitannya yang merendahkan!

Jadi sekarang sudah ngaku bahwa cuitannya merendahkan Presiden Indonesia yang sah (Jokowi) dan merendahkan suku Badui?

Enak banget ya! Sudah melakukan penghinaan kepada Presiden dan suku Badui lalu se-enak udelnya saja minta maaf. Penulis yang bukan suku Badui saja merasa marah diperlakukan demikian, gimana perasaan saudara kami yang suku Badui direndahkan seperti itu?

Dalam cuitanya yang lain, dia mengatakan bahwa cuitannya tidak ada kaitannya dengan kawan-kawan di tempat kerjanya. Takut dipecat?

Dan akhirnya, tanggal 17 Agustus kemarin, dia secara resmi mengundurkan diri dari media Tirto.id seperti terlihat berikut ini”

Pihak Tirto juga sudah membuat pernyataan resmi mereka terkait cuitan karyawan mereka yang bernada rasis tersebut. Berikut inti pernyataan Tirto.id: Sumber

“Redaksi Tirto.id menyadari perihal kasus jurnalis kami yang melakukan ujaran rasis kepada masyarakat Baduy dan menyinggung Presiden RI. Rasisme adalah bentuk kebencian dan kami tidak menoleransinya.”

“Ketika M. Bernie mencuit tentang Presiden RI dan masyarakat Baduy, benar bahwa ia masih berstatus sebagai karyawan Tirto.id. Terhitung sejak hari ini, ia sudah tidak lagi berstatus sebagai karyawan Tirto.id. Segala isi dan maksud cuitan M. Bernie adalah murni tanggung jawabnya sebagai pribadi.”

Jadi fix dia adalah karyawan Tirto saat dia melakuan cuitan bernada rasis, makanya tidak heran jika netizen (termasuk penuis) juga geram sehingga kompak memberikan bintang 1 untuk Tirto di playstore.

Dia masih muda tapi sudah berani merendahkan orang tua (Presiden Jokowi) yang dipilih oleh mayoritas rakyat Indonesia sebanyak 2 kali dan dia juga sudah berani merendahkan suku Badui (rasis).

Orang seperti ini tidak boleh hanya dimaafkan dengan modal materai 10 ribu perak karena pasti tidak akan menimbulkan efek jera. Jika kasus ini hanya selesai dengen selembar materai, pasti akan muncul Bernie yang lain yang meremehkan kasus seperti ini karena bisa diselesaikan hanya dengan kata maaf.

Yang mirisnya, saat penulis menyelesaikan tulisan ini, akun twitternya malah hilang kembali!

Article

Ini maksudnya apa?

Melakukan cuitan penghinaan kepada Presiden Jokowi dan suku Badui, setelah viral, akunnya hilang, lalu muncul lagi sambil cuitan minta maaf dan tidak ada hubungan dengan media tirto.id tapi sekarang malah hilang lagi?

Kayaknya percuma saja jika akunnya sudah hilang, toh rakyat Indonesia juga sudah tahu bahwa pemilik akun tersebut bernama asli Mohammad Bernie Kurniawan yang merupakan (mantan) karyawan Tirto jadi kalau mau dilacak ya tinggal minta saja informasi detailnya ke media tersebut.

Seorang pengamat budaya Baduy, Uday Suhada juga marah dengan cuitan @pawletariat yang mengomentari penggunaan pakaian adat baduy oleh Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dalam sidang tahunan MPRI RI pada 16 Agustus 2021 kemarin.

Menurutnya, cuitan tersebut dinilai telah menghina Jokowi dan juga merendahkan masyarakat adat Badui

“Cuitan itu merupakan bentuk penghinaan terhadap masyarakat adat Kanekes (Baduy). Kalimatnya sangat merendahkan," kata Ubay. Sumber

Beliau juga meminta kepada Barnie untuk datang ke wilayah adat Baduy, untuk meminta maaf secara langsung.

"Saya menuntut saudara Mohammad Barnie untuk segera menyampaikan permohonan maaf secara langsung dan terbuka serta pernyataan tak akan lagi menghina warga Kanekes," katanya. Sumber

Muannas Alaidid, Ketua Umum Cyber Indonesia juga meminta pemilik akun @pawletariat yang dianggap telah melecehkan suku Badui itu segera diproses hukum.

“Ini tanggapan pribadi bukan produk pers meski dia wartawan, tangkap saja dengan Pasal 28 ayat 2 ITE. @DivHumas_Polri," kata Muannas. Sumber

Ternyata tidak hanya akun twitter @pawletariat melakukan cuitan merendahkan Presiden Indonesia dan suku Badui, salah satu pihak oposisi dari “klan” Cikeas juga membuat cuitan yang “merendahkan” Presiden Jokowi seperti terlihat dalam cuitannya yang beralamat di https://twitter.com/EnggalPamukty/status/1427093195716919297

Article

Jika kita buka lebih jelas cuitan di atas, memperlihatkan suku Badui dan foto Presiden Jokowi.

Article

Apakah Enggal Pamukty yang merupakan pemilik akun twitter @EnggalPamukty ingin mengatakan Presiden Jokowi sebagai badut?

Gimana etika seorang Enggal Pamukty yang begitu mudahnya “merendahkan” Presiden Indonesia yang sah saat ini (Presiden Jokowi).

Ternyata Enggal Pamukty ini adalah seorang bagian dari oposisi yang memang tidak suka dengan pemerintahan yang sah saat ini.

Ada yang masih ingat siapa Enggal Pamukty ini?

 
Dia pernah menggugat Presiden Jokowi gara-gara Covid-19 (Corona) lalu minta ganti rugi Rp 10 miliar rupiah!

Article

Aneh tapi nyata, bukannya malah mendukung pemerintah untuk sama-sama membahu melawan wabah corona, eh malah mengambil kesempatan dalam kesempitan untuk kepentingan pribadi dengan menggugat Presiden sebesar 10 miliar rupiah!

Penulis sudah pernah menelusuri jejak digital Enggal Pamukty ini lebih dalam dalam beberapa tulisan sebelumnya…

Dia memiliki 2 akun twitter yaitu @EnggalPM (akun lamanya) dan @EnggalPMT

Article

Dalam akun linkedin yang beralamat di https://id.linkedin.com/in/enggal-pamukty-08b39145

Dia mencantumkan pernah bekerja di Trans TV dan hal ini sesuai dengan fotonya bersama rekanya di Trans TV seperti dalam cuitan dalam akun twitter lamanya:

Article

Dia memang sudah lama ”nyinyir” terhadap Presiden Jokowi, ini contohnya:

Article

Bahkan dia “dipuji” oleh tokoh oposisi Rizal Ramli yang mengatakan: Ini pemuda wani pisan? Punya dua nyawa euii

Article Bahkan dalam cuitan lainnya, Rizal Ramli juga memuji Enggal ganteng pakai jas dan dasi dan seorang yang pemberani:

Article

Cie-cie kesannya tokoh oposisi senior Rizal Ramli “tidak kenal” dengan Enggal lalu memujinya sebagai pemuda pemberani, padahal faktanya dalam akun twitternya yang lama, Rizal Ramli ini “meng-endorse” usaha emas yang dijalankan oleh Enggal! Wkwkwkwkw

Article

Lalu, kenapa Enggal Pamukty ini membuat cuitan untuk merapatkan barisan dengan hastag #WeAllStandWithSaidDidu

Apakah Enggal Pamukty ini kenal dengan tokoh senior oposisi lainnya yang bernama Said Didu?

Ya iyalah, masa ya iya dong…

Said Didu, Rocky Gerung, Enggal Pamukty dan lainnya adalah satu kumpulan grup yang menamakan diri mereka manusia merdeka dan Said Didu ini adalah Ketua Umumnya!

Bahkan Enggal Pamukty ini memanggil Said Didu sebagai imam besar manusia merdeka:

Article Article

Dia juga menyebutkan Rocky Gerung sebagai “khotib”! wkwkwkw

Article

Ada juga foto Enggal Pamukty dengan Tommy Soeharto yang merupakan anak dari Soeharto, seorang diktator terkorup sedunia abad ke-20 Sumber

Article

Wah, ada foto Enggal Pamukty bersama dengan Hinca Panjaitan salah satu petinggi partai Demokrat:

Article

Sssssttt, jangan bilang siapa pun ya, ini rahasaia banget jika ternyata Enggal Pamukty ini pernah foto dengan menggunakan jas pasangan Agus-Sylvie (Demokrat) dalam akun path-nya! Wkwwkwkwk

Article

Jadi tidak heran jika Enggal Pamukty ini merasa hebat sehingga bebas melakukan cuitan Badui dan Badut seperti di atas.

Jika Mohammad Bernie Kurniawan pemilik akun twitter @pawletariat sudah minta maaf, bagaimana dengan cuitan Enggal Pamukty dalam akun twitternya di atas?

Apakah orang seperti ini bebas tanpa proses hukum?

Apakah SBY dan AHY merasa “bangga” memiliki simpatisan seperti Enggal Pamukty yang membuat cuitan yang membandingkan foto suku Badui dan Presiden Jokowi sambil menambahkan kata Badui dan Badut?

Prihatin…

Wassalam,

Nafys Seword




Name

Berita,6588,Internasional,310,Nasional,6119,Opini,247,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Setelah Kasus @pawletariat, Penghina Presiden Jokowi Lainnya Ternyata Relawan AHY
Setelah Kasus @pawletariat, Penghina Presiden Jokowi Lainnya Ternyata Relawan AHY
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEjqUvayxipnly5U4KiMCVfCxs7keN8y7u-RUwtHxaKao4EqpQlT0B6W3P4n0MfI0KbePBdpI6TzdGgti9csOJstYVvfw3fHm3FHfgr5OF1HhTtxfbpJBfIlYi9VK9g74B5LSd5PyZH5rX20n9SElRwve697fT2QaOcbONIGFRFrwrSSBMVS3a_qEUN4=w640-h306
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEjqUvayxipnly5U4KiMCVfCxs7keN8y7u-RUwtHxaKao4EqpQlT0B6W3P4n0MfI0KbePBdpI6TzdGgti9csOJstYVvfw3fHm3FHfgr5OF1HhTtxfbpJBfIlYi9VK9g74B5LSd5PyZH5rX20n9SElRwve697fT2QaOcbONIGFRFrwrSSBMVS3a_qEUN4=s72-w640-c-h306
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2021/08/setelah-kasus-pawletariat-penghina.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2021/08/setelah-kasus-pawletariat-penghina.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy