$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Disorot Ganjar, Kembali Aksi Gibran Parkir Mobdin

GELORABANGSA - Berita tentang putra sulung presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka Wali Kota Solo memang menarik untuk dikulik. Aksi-aksiny...



GELORABANGSA - Berita tentang putra sulung presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka Wali Kota Solo memang menarik untuk dikulik. Aksi-aksinya dalam memimpin dan membenahi Kota Solo kerap menghiasi media massa. Barangkali karena yang bersangkutan memiliki status anak presiden sehingga mendapat sorotan.

Kembali aksi parkir mobil dinas Wali Kota Gibran Rakabuming Raka terjadi. Kali ini di SMK Batik 2 Solo. Karena diketemukan dugaan pelanggaran jika pihak sekolah akan melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) tanpa ijin pemkot. Gibran memberi sinyal akan mengambil mobil dinasnya jika masalah sudah selesai.

Seperti yang langsir oleh awak media. Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka menjelaskan duduk perkara dirinya memarkir mobil di depan SMK Batik 2 Solo. Menurutnya, ada dugaan pihak sekolah akan menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) mulai hari ini, Senin (23/8).


 
Gibran mengatakan ada surat dari SMK Batik 2 yang disebarkan kepada orang tua murid. Surat tersebut berisi pemberitahuan kegiatan PTM terbatas beserta aturannya. "Dari pihak sekolah sudah menyebarkan surat ke orang tua murid. Tanya aja ke kepala sekolah. Apakah sudah izin, apakah sudah ke satgas COVID-19," kata Gibran di Balai Kota Solo, Minggu (22/8).

"Apa pun itu pasti saya tahu, mau sembunyi-sembunyi, pasti saya tahu. Itu sangat membahayakan murid, anak-anak di bawah umur," kata dia. Gibran menegaskan bahwa saat ini Solo masih masuk dalam PPKM Level 4, sehingga kegiatan PTM masih belum diperbolehkan. Dia pun mengaku sudah mengkonfirmasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terkait aturan PTM.

"Adik-adik kita ini kan penerus makanya harus kita lindungi. Jangan asal masuk PTM di tengah situasi darurat. Kemarin saya cek ke dinas provinsi, ke Pak Gubernur, belum boleh (PTM)," ujarnya.

Sedangkan mengenai aksinya memarkir mobil, Gibran enggan bicara banyak. Dia juga belum berencana mengambil mobilnya. Namun dia memastikan ingin masalah tersebut ditangani sampai tuntas.

"Ya nggak apa-apa to (memarkir mobil). Bukan masalah mengambil (mobil) atau tidak diambil. Tapi problemnya selesai apa belum," katanya.


 
Tercatat sebelumnya beberapa waktu yang lalu Gibran Rakabuming Raka juga melakukan aksi yang sama, melakukan aksi parkir mobil dinas. Pertama saat ia memecat Lurah Gajahan yang ketahuan pungli ke warga, karena sesaat Lurah dipecat ada sedikit protes kecil oleh sejumlah warga yang disinyalir simpatisan lurah Gajahan, kemudian yang kedua aksi perusakan makam di Kenteng, Mojo.

Rupanya aksi Gibran ini cukup efektif. Di dua tempat sebelumnya sukses meredam kondisi. Sedang pada aksi yang ketiga ini pihak sekolah SMK Batik 2 juga diketahui membatalkan rencana pembelajaran tatap muka (PTM) yang sedianya akan dilakukan pada Senin (23/8).

Tak ayal aksi Gibran yang memerintahkan sopir pribadi dan ajudannya ini menarik warga sekitar. Aksi parkir mobil dinas Gibran dilakukan pada hari Sabtu (21/8) dan menitipkan pada warga.

Selain menitipkan mobil, sopir dan ajudan Gibran juga sempat membagikan susu kepada anak-anak. Tak lama kemudian, petugas kepolisian dan Satpol PP bergantian mendatangi lokasi. Akhirnya warga sekitar berinisiatif ikut bergantian menjaga mobil dinas Gibran sampai subuh.

Dan yang menarik dari kasus SMK Batik 2 Solo ini juga menuai sorotan dari gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Gubernur menegaskan tidak diperkenankan melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) di masa PPKM bagi wilayah yang level 4. Bahkan Ganjar mengancam akan menutup jika tanpa ijin.

Ganjar menyebut PTM harus melalui izin dinas terkait. Izin itu pun baru akan diberikan untuk sekolah yang mengelar uji coba pembelajaran tatap muka.

"Pertama yang dibolehkan adalah uji coba, dan ketika uji coba itu dilakukan harus dilaporkan kepada kita. Kenapa ini penting? Karena, agar kita bisa melakukan kontrol," terang Ganjar.

Terlepas adanya pro dan kontra di tengah masyarakat atas aksi Gibran di atas tapi yang jelas itulah cara yang saya kita efektif. Gibran rupanya lebih memilih cara yang soft dalam memberikan sinyal kepada pihak-pihak yang dipandang melanggar aturan. Dari pada marah-marah seperti yang dilakukan oleh kebanyakan kepala daerah yang lain dalam menarik perhatian publik.

Cukup dengan memarkirkan mobil dinas sudah lebih dari cukup agar permasalahan segera dituntaskan. Sungguh sebuah cara yang berbeda tapi mengena.

Demikian, salam


S: Anton Cahya


Name

Berita,6588,Internasional,310,Nasional,6119,Opini,247,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Disorot Ganjar, Kembali Aksi Gibran Parkir Mobdin
Disorot Ganjar, Kembali Aksi Gibran Parkir Mobdin
https://1.bp.blogspot.com/-lpvHTPNQtVU/YSOQUbWKbhI/AAAAAAAAQPk/RtVKRJgPXCAe76F2cCce0gaTxfmJoIFrgCLcBGAsYHQ/w640-h360/Screenshot_2021-08-23-19-09-58-16.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-lpvHTPNQtVU/YSOQUbWKbhI/AAAAAAAAQPk/RtVKRJgPXCAe76F2cCce0gaTxfmJoIFrgCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h360/Screenshot_2021-08-23-19-09-58-16.jpg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2021/08/disorot-ganjar-kembali-aksi-gibran.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2021/08/disorot-ganjar-kembali-aksi-gibran.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy