$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Anies Lebih Menjanjikan Dibanding Jokowi

GELORABANGSA - Kelebihan bayar. Adalah istilah yang belakangan jadi sangat sering terdengar di Jakarta. Nominalnya pun fantastis, milyaran ...



GELORABANGSA - Kelebihan bayar. Adalah istilah yang belakangan jadi sangat sering terdengar di Jakarta. Nominalnya pun fantastis, milyaran rupiah. Kalau di total, setau saya, sudah lebih dari ratusan miliar. Itu yang saya tau, belum yang tak terendus media.

Saya kurang tau apakah istilah kelebihan bayar ini sudah pernah terjadi sebelumnya atau tidak. Jika dari pemberitaan, ini jelas fenomena baru.

Bagi saya menjadi menarik karena Pemprov DKI sukses lolos dari banyak kasus korupsi karena istilah kelebihan bayar ini. Jika ketahuan ada markup atau kelebihan, bisa dikembalikan dengan alasan kelebihan bayar. Tapi jika tidak ketahuan, ya ga usah dikembalikan. Langsung masuk kantong pihak-pihak terkait. Begitu logika awam saya.


 
Pertanyaannya, sampai kapan sistem pemerintahan akan terus mengadopsi istilah kelebihan bayar? Lalu aman dari jerat hukuman karena uangnya dikembalikan.

Andai itu berlaku untuk semua kasus korupsi, yang ketahuan itu, lalu mereka bersedia mengembalikan dananya pada pemerintah, apakah itu bisa menyelamatkan mereka dari hukuman? Sejauh ini, menurut pengalaman beberapa kasus, itu tidak bisa.

Bagi orang yang dicurigai korupsi lalu mengembalikan uangnya, tetap akan disidang dan diadili.

Lalu pertanyaannya, kenapa Pemprov DKI dispesialkan? Seolah pejabat Jakarta harus aman dari jerat hukuman. Ini menarik.

Secara politik, jelas ada kepentingan suatu kelompok untuk melindungi Anies Baswedan. Jalannya menuju 2024 masih terbuka lebar. Kalau sampai terlibat kasus, atau dipanggil oleh KPK, itu akan mencoreng kesucian Anies.

Bagi sebagian orang, Anies adalah masa depan sebuah sistem yang paling menguntungkan dan loyal. Kita bisa lihat TGUPP yang jumlahnya mencapai 67 orang. Lalu kemudian dipangkas oleh DPRD menjadi 50 orang. Tetap saja masih banyak sekali.

Anggaran gaji untuk TGUPP mencapai 21 miliar dalam setahun.


 
Pertanyaannya, apa gunanya TGUPP? ya ga ada. Itu hanya tempat penampungan relawan atau pendukung Anies Baswedan agar ke depan tetap loyal.

Di era Ahok sebelumnya, hanya ada 5 orang TGUPP. Jelas tak sebanding dengan era Anies yang 67 orang lalu dipangkas jadi 50 orang.

Penambahan jumlah fantastis anggota TGUPP ini adalah angin segar bagi pendukung Anies. Sehingga wajar kalau mereka sampai sekarang begitu berambisi menjadikan Anies sebagai Presiden di 2024.

Karena bayangkan saja, untuk sekelas Jakarta, Anies sudah berani menambah anggaran-anggaran untuk kepentingan orang-orangnya. Agar dapat tempat, jabatan dan gaji. Apalagi nanti kalau sudah jadi Presiden? Bisa-bisa semua posisi baik di kementerian dan staf nya akan jauh lebih besar dari yang sekarang. Sekali lagi, demi menampung para pendukungnya.

Kita tidak memungkiri bahwa di era Presiden Jokowi, juga ada praktek seperti itu. Beberapa anggota relawan menjadi komisaris atau dewan direksi. Tapi itu jumlahnya sangat kecil sekali. Masih jauh lebih banyak yang profesional atau non relawan. Bahkan yang oposisi pun dapat posisi komisaris.

Nah kalau Anies yang jadi Presiden? Bisa jadi jumlah direksi akan ditambah jauh lebih banyak. Entah 10 kali lipat atau berapa.

Bagi orang-orang yang belum mendukung Anies saat ini, jelas pola penambahan TGUPP dan kelebihan bayar ini menjadi sebuah contoh sistem pemerintahan yang sangat menjanjikan.

Bayangkan nanti semua pihak akan dapat posisi. Tidak seperti sekarang yang harus sikut kanan kiri demi berebut tempat yang sangat terbatas.

Bayangkan nanti anggaran bisa dimark up sesuka hati dengan penuh damai. Tanpa harus ketakutan dijerat korupsi. Karena kalau ketahuan pun ada sistem kelebihan bayar.

Dari dua contoh ini saja, jelas Anies jauh lebih menjanjikan dibanding Jokowi. Tapi ini untuk kepentingan kelompok nya.

Sementara bagi rakyat jelata seperti kita, ya hanya bisa menonton dari kejauhan. Melihat keangkuhan seorang Anies dengan segala tipu daya korupsinya.

Omong kosong partai nasionalis atau agamis. Kalau sudah berhadapan sama uang, mereka bisa sepakat dan lupa dari mana mereka berasal. Bahkan juga bisa lupa bahwa suara yang mereka dapatkan di senayan itu adalah suara rakyat, bukan suara rupiah.

Dan dengan begitu Anies akan mengamankan kekuasaannya tanpa protes dan nada sumbang. Seperti sekarang yang terjadi di Jakarta. DPRD kita tak seheboh seperti saat Ahok berkuasa. Begitulah kura-kura



S:alifurahman


Name

Berita,6588,Internasional,310,Nasional,6119,Opini,247,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Anies Lebih Menjanjikan Dibanding Jokowi
Anies Lebih Menjanjikan Dibanding Jokowi
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEgKpvIUwluP7lTQSKv84-FaHRycBqlCgCE-HTPx1LOuvUL8EzpaYN7f07wrbbQ95Pq3_JAuTjDGl7LKUzvTwgzaPsU-N5e4M9YgGNuxy6OLS1Jfd0py_PTCfptShVm8zjE8NbD5p6ditCwXNSM-keaxKEqbFCbs0FPYbgAOGXen2G9QT_ZBIH3DrO7i=w640-h366
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEgKpvIUwluP7lTQSKv84-FaHRycBqlCgCE-HTPx1LOuvUL8EzpaYN7f07wrbbQ95Pq3_JAuTjDGl7LKUzvTwgzaPsU-N5e4M9YgGNuxy6OLS1Jfd0py_PTCfptShVm8zjE8NbD5p6ditCwXNSM-keaxKEqbFCbs0FPYbgAOGXen2G9QT_ZBIH3DrO7i=s72-w640-c-h366
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2021/08/anies-lebih-menjanjikan-dibanding-jokowi.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2021/08/anies-lebih-menjanjikan-dibanding-jokowi.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy