$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Terawan Visioner, Faheem Younus Telat Setahun, Doksat dan Najwa Bungkam

GELORABANGSA - Terawan ini luar biasa. Dia adalah mantan menteri kesehatan yang sempat dicibir oleh Najwa dengan sangat kurang ajar lewat w...



GELORABANGSA - Terawan ini luar biasa. Dia adalah mantan menteri kesehatan yang sempat dicibir oleh Najwa dengan sangat kurang ajar lewat wawancara kursi kosong. Dia juga pernah dikritik oleh doksat si pemuja Anies Baswedan yang menjajah Jakarta lewat politisasi ayat dan mayat.

Apa yang dikatakan Terawan sejak setahun lebih yang lalu, yakni Maret 2020, akhirnya diakui oleh dunia. Diakui oleh semuanya. Vaksin Nusantara juga diakui dunia, yang sebelumnya dicaci maki oleh pemuja Anies Baswedan, si doksat nggak jelas.

Terawan melibas semua orang yang membencinya, dengan rekam jejak, statement berani dan yang paling luar biasa, dengan kerjanya. Terawan sempat difitnah oleh Anies Baswedan, yang dianggap dihalangi untuk melakukan lock down.
 
Anies Baswedan si gubernur yang menang lewat ayat dan mayat ini membangun narasi di pertengahan 2020 bahwa Kementerian Kesehatan RI menghalang-halangi Anies dalam melakukan lockdown. Jahat banget motivasinya. Bahkan si gubernur terbodoh versi Google mengatakan bahwa dia sudah menebak copet ada di Jakarta sejak Januari 2020.

Ini adalah framing busuk yang dikerjakan oleh Anies Baswedan kepada Terawan. Dan akhirnya banyak para pendukung Anies, pendukung Rizieq dan berbagai macam kadal gurun lainnya menyerang Terawan. Termasuk Najwa Shihab. Mari kita ke Najwa Shihab.

Najwa Shihab ini saat pandemi, merasa diri paling jagoan mengundang banyak orang untuk datang ke acara Mata Najwa. Semua orang yang diundang, biasanya datang karena memang rating acara tersebut masih tinggi, meski sudah menukik menghujam tanah karena dia ternyata bela Novel Baswedan.

Siapapun yang diundang, gengsi kalau tidak datang. Tapi yang unik, Terawan tidak datang. Seharusnya dia bisa datang, dengan harapan bisa meluruskan berbagai tudingan miring soal dirinya. Setidaknya Terawan bisa membela diri di acara Mata Najwa. Tapi dia tidak melakukan itu.

Terawan tetap fokus sebagai menteri, bekerja sebisa mungkin, meski secara organisasi, dia banyak ditolak. Kalau kita mau jeli, Terawan ini memiliki pikiran yang senada dengan Dokter Samuel Simon dan Dokter Indro. Seolah-olah memang mereka kelihatan meremehkan copet.

Padahal apa yang dikatakan Pak Terawan, dokter Samuel dan dokter Indro ini adalah dasar dari virologi kok. Dasar dari bagaimana virus ini punya batasan. Kok malah dibully dan dianggap meremehkan copet?

Tapi sebetulnya dia tidak meremehkan sama sekali. Dia memposisikan copet di posisinya yang tepat. Tidak over fear, tidak under estimate. Statement Terawan soal “Nanti juga sembuh sendiri”, sangat viral sampai sekarang. Namun dalam prosesnya, Terawan sepertinya terlalu visioner.


 
Dia tahu arah copet ini ke mana. Makanya dari awal dia diam-diam saja santai tidak mau lockdown. Bahkan gebrakannya dalam menolak pembelian vaksin untuk saat itu, bisa dikatakan tepat. Najwa Shihab pun akhirnya mengundang Terawan, namun dia kecewa karena undangan tak direspons langsung.

Sebenarnya Terawan saat jadi menteri, sudah mengutus perwakilannya, tapi jiwa Najwa bergejolak, egois mau Terawan yang datang. Akhirnya, dia berlagak seperti orang yang ODGJ, berbicara dengan kursi kosong dan ketawa-ketawa. Dan sekarang, Terawan membuktikan dirinya benar.

Kemudian lanjut ke doksat bernama PR. Orang ini kalau mau diidentifikasikan, begitu haus untuk menjadi menteri. Orang banyak omong di Twitter, sampai kapanpun akan jadi pecundang. Karena hanya bisa koar-koar, menebar ketakutan.

Doksat ini koar-koar mengatakan bahwa Terawan ini adalah menteri yang membuat pandemi ini semakin merajalela. Saya kira, kebencian para doksat kepada Terawan, bisa dikatakan sangat akut. IDI pun ikut-ikutan sensitif. Lock down buat Terawan adalah hal yang haram.

Tidak perlu dilakukan. Bahkan selain statement “nanti juga sembuh sendiri”, dia pernah mengatakan bahwa virus ini adalah self limiting disease, dan juga mengatakan yang sehat tak perlu pakai masker.

Setelah dibully setahun lebih oleh para manusia impor seperti Anies Baswedan, Najwa Shihab dan berbagai dokter bangsat penebar ketakutan lainnya, Terawan akhirnya mendapatkan pengakuan dunia. Selain vaksin ada satu lagi statement yang secara malu-malu diakui dunia.

Faheem Younus pun akhirnya mengatakan bahwa jika ada yang terdiagnosa copet, tidak perlu datang ke spesialis. Kalau usia di bawah 60, tidak konsumsi obat-obatan imunosupresif, tidak perlu ke spesialis atau dapat obat khusus. Isoman 10 hari, rutin minum paracetamol. Lah ini kan Terawan udah ngomong.

S: Ninanoor



Name

Berita,6588,Internasional,310,Nasional,6119,Opini,247,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Terawan Visioner, Faheem Younus Telat Setahun, Doksat dan Najwa Bungkam
Terawan Visioner, Faheem Younus Telat Setahun, Doksat dan Najwa Bungkam
https://1.bp.blogspot.com/-YZSv34Hqu04/YP95_kFCIdI/AAAAAAAAP5Q/o1_2vW7HPjI0MsdLOW6hPccLo1oW1YsBgCLcBGAsYHQ/w640-h386/Screenshot_2021-07-27-10-12-28-81.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-YZSv34Hqu04/YP95_kFCIdI/AAAAAAAAP5Q/o1_2vW7HPjI0MsdLOW6hPccLo1oW1YsBgCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h386/Screenshot_2021-07-27-10-12-28-81.jpg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2021/07/terawan-visioner-faheem-younus-telat.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2021/07/terawan-visioner-faheem-younus-telat.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy