$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Modyarr! Andi Arief "Keceplosan", Perkuat Tuduhan SBY Dalang Demo!

GELORABANGSA - Dalam sejarahnya, tuduhan bahwa SBY punya andil dalam demo-demo anti-pemerintahan Presiden Jokowi bukanlah hal yang baru.  S...



GELORABANGSA - Dalam sejarahnya, tuduhan bahwa SBY punya andil dalam demo-demo anti-pemerintahan Presiden Jokowi bukanlah hal yang baru. 

Sudah tercatat di rekaman media, sejak tahun 2016. Lucunya, langkah SBY sendiri yang menyebabkan tuduhan sebagai dalang demo itu makin kuat.

Mari kembali ke tahun 2016, sekitar bulan November. Waktu itu beredar tagar #SBYProvokator. 

Media sosial dipenuhi dengan tuduhan bahwa SBY adalah orang yang menggerakkan dan mendanai aksi massa pada tanggal 4 November. Atau yang lebih dikenal dengan aksi 411. 

Tuduhan ini muncul setelah SBY mengadakan konferensi pers di Cikeas pada tanggal 2 November 2016. 

Dalam pernyataannya kepada para awak media, SBY menyayangkan adanya informasi intelijen yang menyebutkan bahwa aksi demo 411 digerakkan oleh orang tertentu atau partai tertentu, termasuk Partai Demokrat.

 SBY menyebut tuduhan semacam itu sebagai fitnah yang sangat keji. Bahkan istri SBY, Ibu Ani Yudhoyono pun ikutan membantah tuduhan tersebut lewat akun media sosialnya. 

Ibu Ani menyebut bahwa tidak ada DNA keluarganya untuk berbuat yang tidak-tidak, merujuk pada tuduhan tersebut.

Lucunya, pernyataan SBY tersebut malah jadi pemantik maraknya tuduhan bahwa SBY jadi dalang aksi 411. 

Pengamat politik, Ray Rangkuti waktu itu menjelaskan dengan telak, mengapa SBY kena imbas negatif omongannya sendiri. Ray menyoroti reaksi yang dimunculkan SBY, yang seolah-oleh SBY sendiri memposisikan dirinya sebagai orang yang dianggap berkaitan dengan aksi 4 November. 

Padahal, waktu itu tidak pernah ditemukan bukti nyata adanya tuduhan yang terlontar dari Presiden Jokowi terhadap SBY. Jadi, dia yang heboh sendiri, sehingga lahir lah tuduhan itu. Sumber Sumber
 
Kembali ke masa kini, pada bulan Oktober tahun lalu, Rizal Ramli sempat bercerita pada Karni Ilyas dalam sebuah video Youtube, soal tuduhan terhadap SBY ini. Rizal Ramli mengklaim bahwa 2 minggu menjelang terjadinya aksi 411, sempat ada pertemuan antara dia dengan Presiden Jokowi. Presiden Jokowi awalnya bertanya pada Rizal, yang saat itu menjabat sebagai Menko Bidang Kemaritiman, soal siapa yang ada di belakang aksi 411 dan 212. Menurut Presiden Jokowi, berdasarkan laporan intelijen, aksi yang bakal dipenuhi sekitar 2 hingga 3 juta massa itu ada bandarnya. Presiden Jokowi kemudian menyebut nama SBY dan biaya Rp 100 miliar yang dikeluarkan buat mendanai aksi tersebut Sumber. Entah benar atau tidak cerita Rizal Ramli ini. Tidak ada reaksi dari pihak Presiden Jokowi maupun SBY.

Tuduhan serupa muncul lagi, juga pada bulan Oktober tahun lalu. Waktu itu viral juga tuduhan bahwa Partai Demokrat/SBY menggerakkan dan mendanai aksi demo penolakan UU Ciptaker di berbagai daerah pada tanggal 8 Oktober 2020. Salah satu penyebabnya adalah manuver Partai Demokrat yang disebut menerima UU tersebut pada saat pembahasan, namun malah walk out dari Rapat Paripurna pengesahannya. Tentu saja, baik Partai Demokrat maupun SBY membantah tuduhan itu dan menyebutnya sebagai fitnah Sumber.

Nah, tuduhan yang sama kembali viral dalam beberapa hari ini. Terkait adanya seruan aksi demo Jokowi End Game. Sampai jadi tagar #DemokratBiangRusuh. Para netizen pun ramai membagikan berbagai meme, yang isinya menuduh Partai Demokrat dan SBY sebagai penggerak demo. Bahkan sampai menuduhkan perbuatan makar pada mereka. Ada yang dengan gamblang menampilkan wajah SBY dan para politisi Demokrat. Ada pula dalam bentuk karikatur. Contohnya di bawah ini :

Partai Demokrat mungkin sampai kebingungan bagaimana caranya membantah tuduhan ini. Apakah mau mempolisikan puluhan netizen yang menyebarkan meme tuduhan itu? Jangan-jangan jumlahnya sampai ratusan. Capek dong, buang banyak waktu.

Akhirnya mereka membantahnya dengan cara masing-masing memberikan pernyataan. Misalnya Annisa Pohan dengan mengutip ayat Al Quran yang terkait dengan fitnah. Mengutip tapi salah hehehe… Malah jadi blunder dan ditertawakan para netizen. Gara-garanya, Annisa menuliskan nomor ayat yang salah. Surah Al Baqarah jumlah ayatnya hanya sampai 286. Tapi oleh Annisa, kutipan ayat itu dia tulis berasal dari ayat 291 Sumber. Gara-gara blunder ini, Annisa pun harus menanggung malu, disindir para netizen, disebut me-markup jumlah ayat Al Quran. Dihubungkan dengan ayahnya yang ditangkap karena kasus korupsi.

Politisi Demokrat lain, Cipta Panca Laksana, mencuit di akun medsosnya. Menyebut pembuat meme itu tidak kenal dengan SBY. Menolak tuduhan bahwa SBY yang menggerakkan demo. Juga menyebut tidak ada DNA SBY maupun Partai Demokrat ingin berkuasa dengan cara menggerakkan demo. Bahwa SBY adalah orang yang taat konstitusi Sumber.

Hemmmm, kok mirip ya dengan yang disebut oleh Ibu Ani dulu? Mungkin itu lah pola yang diterapkan Partai Demokrat dalam menjawab tuduhan dalang demo itu. Menyebut-nyebut DNA. Seperti yang juga disebut oleh politisi Demokrat lainnya, Andi Arief. Ada keseragaman, namun disertai dengan kata-kata yang berbeda-beda. Tapi, apa daya. Ternyata pilihan kata yang dipakai oleh Andi Arief malah bikin blunder besar. Maksud hati mau membantah tuduhan dan membela SBY. Apa daya, hasilnya jadi keceplosan dan malah menggembosi pamor SBY.

Apa kata Andi Arief? Katanya, SBY mendukung penanganan covid. Bahwa saat ini SBY menjalankan protokol kesehatan ketat di Cikeas, sambil melukis. Bahwa kalau SBY terus dituduh oleh pemerintah dan para buzzer sebagai orang yang mendalangi gerakan aksi demo rakyat, maka SBY sebagai manusia biasa, bisa saja akan bereaksi. Bahwa rakyat akan turun ke jalan kalau SBY serukan SBY. Andi Arief menutup pernyataannya dengan menyebut bahwa reaksi yang dia sebut itu bukan DNA SBY Sumber.

Maksud Andi Arief ini gimana ya? Mengancam bahwa SBY akan menggerakkan massa? Atau menyatakan bahwa SBY bisa menggerakkan massa rakyat? Seperti dalam seruan aksi demo Jokowi End Game, dan berbagai aksi demo sebelumnya? Sama saja dengan mengakui bahwa SBY bisa jadi adalah benar, sebagai dalang yang menggerakkan dan mendanai aksi demo, seperti yang kerap dituduhkan? Loh, Andi Arief ini sedang membela atau malah menjerumuskan SBY? Jangan-jangan Andi Arief secara tidak sadar sedang keceplosan mengungkap hal yang harusnya tidak diungkap? Mungkin pihak Partai Demokrat perlu mengecek, bagaimana kondisi Andi Arief ketika membuat pernyataan itu ya. Lagi sehat, sadar, atau….? Selalu dari kura-kura!



S: Ninanoor


Name

Berita,6588,Internasional,310,Nasional,6119,Opini,247,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Modyarr! Andi Arief "Keceplosan", Perkuat Tuduhan SBY Dalang Demo!
Modyarr! Andi Arief "Keceplosan", Perkuat Tuduhan SBY Dalang Demo!
https://1.bp.blogspot.com/-qEhXmtMg-q0/YQFCIgeujxI/AAAAAAAAP6g/EdykZUMKqh46viaavX-yeP_ZTILJ4IOzwCLcBGAsYHQ/w640-h338/Screenshot_2021-07-28-18-37-49-69.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-qEhXmtMg-q0/YQFCIgeujxI/AAAAAAAAP6g/EdykZUMKqh46viaavX-yeP_ZTILJ4IOzwCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h338/Screenshot_2021-07-28-18-37-49-69.jpg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2021/07/modyarr-andi-arief-keceplosan-perkuat.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2021/07/modyarr-andi-arief-keceplosan-perkuat.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy