$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Jokowi Memang Dari Dulu Sering Blusukan, Refly Harun Baru Bangun Ya?

GELORABANGSA - Beberapa hari lalu, Presiden Jokowi melakukan blusukan, pada malam hari, untuk membagikan sembako dan obat pada warga Jakart...



GELORABANGSA - Beberapa hari lalu, Presiden Jokowi melakukan blusukan, pada malam hari, untuk membagikan sembako dan obat pada warga Jakarta dan menjadi perbincangan.

Dia blusukan ke permukiman padat penduduk di Kelurahan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Jokowi datang langsung untuk membagikan bantuan sembako dan paket obat-obatan. Jokowi tiba di sana sekitar pukul 20.52 WIB. Dia menyapa warga di rumah mereka, dan kemudian, dia menyerahkan beberapa kantong bantuan berisi sembako.

Jokowi berkata pemerintah telah menyiapkan 200 ribu ton beras untuk dibagikan ke masyarakat. Selain itu pemerintah juga akan membagikan bantuan berupa obat. Total ada 300 ribu paket obat yang akan diberikan untuk pasien Covid-19.


 
Tentu saja ini menjadi bahan kritikan yang lezat bagi sebagian orang. Salah satunya, lagi-lagi, Refly Harun. Sebenarnya ada banyak yang mengkritik, tapi kali ini kita fokuskan saja ke Refly Harun.

Dia menilai, meskipun saat ini Jokowi sudah duduk di istana, dia mengatakan taraf sang presiden masih sama seperti seorang wali kota. Alasannya, aksi blusukan lebih cocok dilakukan oleh 'pemegang' kekuasaan wilayah tertentu jika ditinjau dari prinsip otonomi daerah.

"Sebenarnya kelas Jokowi itu adalah wali kota, tapi wali kota yang masuk ke Istana. Kenapa begitu? Karena perilakunya masih seperti seorang wali kota. Kalau kita bicara unit-unit pemerintahan, maka kita bisa mengatakan, ya blusukan itu cocok kalau dia wali kota. Karena tentu dia blusukan di satu area di pemerintahannya," katanya.

Hal ini dikarenakan saat gubernur turun ke 'lapangan', dia pasti akan bertabrakan dengan kepala daerah lainnya, seperti wali kota dan bupati, kecuali jika gubernurnya adalah gubernur DKI Jakarta. "Gubernur, tergantung, kalau Gubernur DKI yang blusukan mungkin bisa karena satu daerah itu adalah wilayah pemerintahannya," kata Refly.

"Jadi sebenarnya Presiden RI tidak punya wilayah lagi untuk blusukan. Kalau dia blusukan ke daerah tertentu berarti dia mem-bypass bupati, wali kota, gubernur. Dalam konteks Jakarta, pastilah dia mem-bypass gubernur," kata Refly.


 
Sebenarnya pada saat Presiden Jokowi melakukan blusukan ke rumah warga, pasti sulit untuk tidak membandingkan dengan gubernur yang satu itu. Pertanyaan yang paling banyak ditanyakan adalah, ke mana aja dia.

Yah, kalau kalian banyak baca berita, pasti akan tahu selama ini dia lebih sibuk di mana. Dia lagi dibicarakan karena sibuk mengunjungi makam, lalu dengan kata-kata bak novel, dia mengatakan dulu lahan kosong, tapi sekarang sejauh mata memandang hanya hamparan liang kubur.

Kalau kita bandingkan, masih lebih mending blusukan ke rumah warga dan memberikan bantuan sekaligus semangat. Banyak warga yang terkejut didatangi seorang presiden, mendadak tanpa pemberitahuan, pada malam hari. Diberi bantuan pula. Bukankah itu pemandangan yang lebih menarik dan menginspirasi?

Kalau mereka menganggap mengunjungi makam lebih inspiratif, silakan, itu hak dan pemikiran mereka.

Menurut Refly Harun dengan segala teori nyinyirnya, pasti Jokowi tidak pernah melakukan hal yang benar. Jokowi memang sejak dulu presiden yang beda. Identik dengan blusukan.

 Tiap kali mengunjungi sebuah daerah, pasti akan mendekat ke rakyat, tidak segan bersalaman dan berdekatan dengan mereka. Presiden lain belum tentu bisa seperti dia. Beberapa kali para paspampres harus kewalahan mengawal Jokowi karena sering melakukan sesuatu yang tak terduga.

Rasanya blusukan yang dilakukan Jokowi sudah bukan hal aneh. Memang kadang saya merasa Jokowi tidak perlu melakukan itu. 

Tapi di masa pandemi ini, banyak yang kesusahan. Presiden mungkin ingin agak dekat dengan rakyat agar mereka tahu presiden akan bersama mereka.

Refly Harun harus bertanya pada dirinya sendiri, kemaren-kemaren ke mana aja? Blusukan sudah dari dulu dilakukan Jokowi. 

Baru sekarang sadar dan komentar. Kalau presiden dianggap melangkahi kepala daerah, bagaimana dengan beberapa kepala daerah yang pernah bergerak sendiri, yang tanpa menunggu komando langsung bergerak sendirian?

Harusnya komentari aja tuh gubernur yang kerjanya agak kurang nyambung. 

Kunjungi makam dan membuat komentar, sama sekali tidak penting. Tidak mendesak. Yang dibutuhkan saat ini adalah penanggulangan pandemi dan warga yang harus diurus.

Bagaimana menurut Anda?




S: Seword


Name

Berita,6536,Internasional,283,Nasional,6068,Opini,213,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Jokowi Memang Dari Dulu Sering Blusukan, Refly Harun Baru Bangun Ya?
Jokowi Memang Dari Dulu Sering Blusukan, Refly Harun Baru Bangun Ya?
https://1.bp.blogspot.com/-SG42_gzYos0/YPVtcsQIEkI/AAAAAAAAPz8/STm2GK1q2vsseMDgyncaerf4wg61nloigCLcBGAsYHQ/w640-h280/Screenshot_2021-07-19-19-16-23-20.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-SG42_gzYos0/YPVtcsQIEkI/AAAAAAAAPz8/STm2GK1q2vsseMDgyncaerf4wg61nloigCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h280/Screenshot_2021-07-19-19-16-23-20.jpg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2021/07/jokowi-memang-dari-dulu-sering-blusukan.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2021/07/jokowi-memang-dari-dulu-sering-blusukan.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy