$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Dikawal Jendral Loyal, Jokowi Preteli 'Gedibal' Negeri

GELORABANGSA - Sejujurnya saya tidak dapat bayangkan ketika corona meluluhlantakkan dunia dan juga negara kita Indonesia. Jika saja pemimpi...



GELORABANGSA - Sejujurnya saya tidak dapat bayangkan ketika corona meluluhlantakkan dunia dan juga negara kita Indonesia. Jika saja pemimpin tertinggi di republik ini bukan seorang Jokowi. Ada sebuah bayangan mengerikan dalam benak yang beranak pinak.

Sudah takdir Tuhan, Jokowi pada akhirnya kembali yang pegang kendali atas negeri untuk masa tugas hingga 2024 nanti. Bagi saya ini bagian dari skenario Tuhan

Saya mencatat beberapa fakta (mungkin) tidak banyak orang tahu atau lebih tepatnya tidak mau tahu dan seharusnya setelah tahu berucap syukur atas kondisi negeri yang sebetulnya secara pertahanan ekonomi, kita jauh lebih kuat dibanding negara lain, saat musuh tak terlihat mengintai, menyerang dan mematikan setiap saat tak butuh syarat.


 
Negara mana kiranya yang tidak kalang kabut atas serangan pandemi? Negara-negara yang dulu dipuja-puja agar Indonesia meniru cara mereka dalam mengatasi pandemi pada akhirnya juga kebobolan dan pontang-panting dibuatnya.

Mereka kadang yang bersuara sumbang, tampak pinter tapi keminter nan keblinger itu hanya memandang dari permukaan saja. Padahal setiap negara memiliki sistem negara, demograffi juga culture yang berbeda, tidak dapat diadopsi begitu saja.

Memang orang-orang yang tanpa sadar mendewakan sudut pandang konstektual dan konseptual itu cenderung sempit pola pikirnya. Toh buktinya sekarang 'mereka' juga nangis darah. Menyaksikan rakyatnya meregang nyawa setiap saat. Pemimpin negara mana kiranya yang tak tersayat?

Sebelum saya bicara inti sesuai tema kiranya patut saya sampaikan. Perlu dicatat, selama siklus pandemi sedang tinggi-tingginya serang negara mereka, coba tengok sesaat saja negara mana yang ridak bobol juga pertahanan ekonominya?

Semua pernah mengalami pertumbuhan ekonomi yang turun drastis. Berusaha sekuat tenaga menangkis. Tak sedikit yang pertumbuhan ekonominya menukik tajam, mencapai titik minus, kibarkan bendera putih menangis

Baiklah untuk memperkuat opini, saya akan tunjukkan fakta-faktanya tak perlu dari daratan Eropa atau Amerika cukup negara tetangga saja. Bagaimana mereka pernah di posisi tittik nadir, ekonomi mereka morat-marit. Kita flashback sebentar, berikut contohnya.

Malaysia -17,1%
Singapura -42,9%
Filipina -16,3%
Thailand -12,2%
Indonesia -2,07%
𝗦𝘂𝗺𝗯𝗲𝗿; 𝗸𝗼𝗺𝗽𝗮𝘀 Catatan; Data pertumbuhan ekonomi di titik terendah

Dari fakta di atas kirranya dapat diambil sebuah kesimpulan bahwa racikan tim ekonomi Jokowi terbilang tangguh. Pengalaman matang seorang perempuan nan anggun bernama Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan cukup mumpuni.


 
Dan tentu peran kementerian lain yang bersinergi sehingga ekonomi kita tidak terkoreksi lebih dalam. Jika saja program-program stimulan pemerintah pusat dapat dijalankan dengan baik oleh pemprov dan pemda besar kemungkinan lebih baik.

Apakah fakta yang sungguh nyata itu juga belum mampu membuka mata dan hati kita semua? Negara adi kuasa sekuat Amerika saja harus menerima kenyataan pahit selama pandemi mengalami pertumbuhan ekonomi yang terkoreksi hingga minus. Mereka tak malu sudah menyebut dirinya resesi ekonomi. Sebagai gambaran, pada kuartal II tahun 2020 yang lalu, pertumbuhan ekonomi AS sempat dilaporkan minus 32,9 persen.

Data dan fakta di atas penting saya utarakan agar kita dapat gambaran secara global. Presiden Jokowi tidak main-main dalam mengawal rakyatnya.

Tak dapat dipungkiri selama pandemi berlangsung banyak lawan politiknya yang memanfaatkan situasi, sebetulnya mereka ini recehan dan 'gedibal politik' tapi terlampau 'noise' di tengah konsentrasi tinggi layani rakyat dan usaha keras perbaiki ekonomi.

Saya menyebut mereka recehan karena sebetulnya lawan politik paling tangguh Jokowi adalah Prabowo Subianto sedang yang lain hanya gedibal politik saja, yang sangat mudah untuk dibuat bertekuk lutut.

Setelah Prabowo Subianto dijadikan pembantunya dan masuk ke dalam pemerintahannya praktis tidak ada lagi yang dianggap paling tangguh sebagai lawannya. Sebab Prabowo ini memiliki jaringan kuat tak hanya di akar rumput dalam bentuk simpatisan Gerindra yang militan tapi juga yang kuat para birokrat, pengusaha dan para Jendral purnawirawan yang masih aktif dan loyal. Jokowi sudah pasti mengetahui 'dapur' Prabowo Subianto cs. Dan memetakan sedemikian rupa.

Bacotan para politikus busuk dan para pengamat langganan sekelas TV One juga channel Youtube pribadi mereka yang menuntut mundur Jokowi itu bukan ancaman yang berarti. Tapi bukan berarti lepas dari pengamatan telik sandi. Akan tetapi sementara cukup dihadapi oleh relawan Jokowi dan penggiat sosial media yang cinta NKRI sudah cukup meredam provokasi. Tak dapat dipungkiri timbulkan riak memang di lapangan tapi tak sampai menciptakan gelombang.

Justru yang mendapat perhatian adalah gerakan para mahasiswa yang dijadikan alat oleh lawan politiknya tersebut. Ini cukup mencuri perhatian khusus. Terbukti pernyataan Jokowi di depan awak media menanggapi genitnya BEM UI beberapa waktu yang lalu sebagai isyarat. Anak-anak ini butuh perhatian.

Lihat saja setelah Jokowi secara ekslusif singgung mereka gerakan mereka cenderung reda. Ada memang BEM universitas yang lain menyusul ikut-ikutan mencoba genit dan butuh diperhatikan tapi tak lagi nendang, cukup selayang pandang.

Tapi bukan Jokowi namanya jika tidak smart meredam kondisi. Jika sekelas Prabowo Subianto yang kuat saja dapat bertekuk lutut apalagi yang hanya mengandalkan mulut.

Perlu diketahui di dalam parlemen memiliki dukungan kursi yang tinggi selain itu Jokowi dikelilingi para Jendral aktif dan terkenal loyal. Polri dan TNI adalah kunci. Kepala Polisi Republik Indonesia saat ini Listyo Sigit Prabowo tak lain adalah teman diskusi dan ngopi saat Jokowi masih menjabat Wali Kota Solo. Jendral yang relative masih muda ini orang kepercayaan Jokowi.

Secara psikologis Listyo Sigit bisa dibilang memiliki hutang budi pada Jokowi. Kariernya di kepolisian cukup moncer, selain secara pribadi Jendral Listyo memang memiliki kapasitas dan kemampuan yang sangat baik. Terlebih setelah ia diangkat sebagai ajudan presiden pada tahun 2014, kariernya kian melesat.

Penunjukkan sebagai Kapolri adalah langkah jitu Jokowi, menempatkan bidak 'benteng' dalam mengawal amanah yang diemban sampai aman hingga tahun 2024 nanti.

Kepolisian di situasi saat ini gardan terdepan menghalau dan mempreteli kekuatan-kekuatan yang kerap disusun oleh politikus recehan dan para gedibal politik yang menggunakan mahasiswa, kelompok para pemalas, ormas yang nggragas dan anak-anak yang lepas dan tidak jelas dijadikan alat mengacau negeri.

Selain dari kepolisian, Jokowi juga menempatkan Panglima TNI yang sangat loyal Marsekal TNI Dr. Hadi Tjahjanto, S.I.P., adalah seorang perwira tinggi TNI Angkatan Udara yang menjabat sebagai Panglima TNI sejak tanggal 8 Desember 2017.

Sejak tahun 2017 Panglima TNI telah teruji kesetiannya dan mengawal Jokowi sampai detik ini. Terlebih baik Kasad Jendral TNI Andika Perkasa, Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo dan Kasal Laksamana TNI Yudo Margono kesemuanya adalah 'bidak' terpilih yang memang diinginkan oleh Jokowi.

Jadi para 'pengacau' yang punya niat jahat memanfaatkan situasi harap mengurungkan niat jika tak ingin disikat hingga sekarat.

Ada tempat yang lebih tepat jika ingin berkuasa yaitu di tahun 2024. Maju dan bertanding secara gentle melalui perhelatan pemilu. Bukan justru memanfaatkan situasi yang sedang berat menimpa rakyat dengan provokasi-provokasi murahan tanpa nurani.

Demikian, salam



S: AntoCahaya


Name

Berita,6588,Internasional,310,Nasional,6119,Opini,247,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Dikawal Jendral Loyal, Jokowi Preteli 'Gedibal' Negeri
Dikawal Jendral Loyal, Jokowi Preteli 'Gedibal' Negeri
https://1.bp.blogspot.com/-01kD28CJ2ig/YP_wleZAT-I/AAAAAAAAP5o/wWQHTtoiBnEvX3TgQXdS2omaD776bDW4wCLcBGAsYHQ/w640-h344/Screenshot_2021-07-27-18-38-43-61.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-01kD28CJ2ig/YP_wleZAT-I/AAAAAAAAP5o/wWQHTtoiBnEvX3TgQXdS2omaD776bDW4wCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h344/Screenshot_2021-07-27-18-38-43-61.jpg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2021/07/dikawal-jendral-loyal-jokowi-preteli.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2021/07/dikawal-jendral-loyal-jokowi-preteli.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy