$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Beredar kabar Usai Diperiksa Langsung Ditahan, Anies Baswedan Diam Saat Ditanya Soal Rencana Pemanggilan KPK

GELORABANGSA - Beredar Kabar Usai dilakukan pemeriksaan terhadap[ Anies Baswedan KPK akan langsung menahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswe...



GELORABANGSA - Beredar Kabar Usai dilakukan pemeriksaan terhadap[ Anies Baswedan KPK akan langsung menahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Isu itu santer terdengar di berbagai kalangan media, menindak lanjuti isu tersebut Realitarakyat.com meminta konfirmasi ke ketua KPK.

Firli Bahuri Mengatakan KPK membuka peluang memanggil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada pekan ini untuk dimintai keterangan dalam kasus korupsi pengadaan lahan Munjul, Jakarta Timur tahun 2019 yang berujung rasuah.

“Namun soal isu langsung penahanan, kami penegak hukum, tidak ada kata – kata isu, semua berjalan sesuai mekanisme dan aturan huku, Beri waktu KPK untuk bekerja, pada saatnya KPK akan menyampaikan kepada publik secepatnya, mungkin minggu ini atau minggu depan. Semua sangat bergantung pada proses yang berlangsung. Tapi KPK terus melakukan yang terbaik,” kata Ketua KPK Firli Bahuri dikonfirmasi, Senin (26/7/2021).

Bahkan Jenderal bintang tiga itu pun belum dapat merinci kapan pemanggilan pasti untuk Anies Baswedan.

Firli hanya memastikan lembaganya terus bekerja untuk menyelesaikan perkara terhadap para tersangka yang sudah ditetapkan.

Firli pun menegaskan KPK bekerja tentunya berpegang pada prinsip kecukupan bukti yang cukup.

“KPK tidak pernah ragu dan pandang bulu untuk menyelesaikan perkara korupsi, siapapun dan apapun status jabatan seseorang,” imbuhnya.

Dalam kasus ini, lembaga antirasuah telah menetapkan beberapa tersangka. Mereka yakni, eks Direktur Utama PT. Perumda Pembangunan Jaya, Yoory Corneles; Direktur PT. Adonara Propertindo Tommy Ardian; Wakil Komisaris PT. Adonarq Propertindo Anja Rutunewe; Korporasi PT. Adonara Propertindo; dan Direktur PT. Aldira Berkah Abadi Makmur (PT. ABAM) Rudy Hartono Iskandar (RHI).

KPK menduga PT Perumda Jaya dalam pembelian tanah Munjul diduga dilakukan secara melawan hukum. Dimana, tidak melakukan kajian kelayakan terhadap objek tanah.

Apalagi, tersangka Yoory telah melakukan kesepakatan diawal antara Anja dengan Perumda Jaya. Dimana, sebelum proses negosiasi dilakukan.

Dalam proses itu, KPK menilai dalam kasus korupsi tanah Munjul telah merugikan keuangan negara mencapai miliaran rupiah.

“Atas perbuatan para tersangka tersebut, diduga telah mengakibatkan kerugian keuangan negara setidak-tidaknya sebesar sejumlah Rp 152,5 Miliar,” ucap Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, beberapa waktu lalu.

Atas perbuatannya, Yoory dan tersangka lainnya disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana.

Ditempat terpisah, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat dimintai tanggapan soal Beredarnya isu KPK akan Panggil dan Usai dilakukan periksaan Langsung Ditahan , Anies Baswedan enggan berkomentar sepatah katapun.

Anies dilontarkan pertanyaan ini usai memantau pelaksanaan vaksinasi di SDN 05, Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat. Setelah kegiatan itu, ia menemui awak media yang ingin melakukan wawancara.

Awalnya Anies ditanya seputar kegiatan vaksinasi dan kondisi penanganan pandemi Covid-19 di ibu kota yang disebutnya mulai membaik. Namun ketika pertanyaan terakhir ditanya soal rencana pemanggilan KPK, ia hanya mengacungkan jari jempol.

Mantan Mendikbud itu meminta untuk awak media menyudahi sesi tanya jawab. Setelah itu ia langsung perlahan berjalan beranjak pergi dari lokasi.

“Sudah, cukup ya,” singkatnya di lokasi, Selasa (27/7/2021).(Ilm)

Lihat artikel asli




S:Realita rakyat



Name

Berita,6588,Internasional,310,Nasional,6119,Opini,247,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Beredar kabar Usai Diperiksa Langsung Ditahan, Anies Baswedan Diam Saat Ditanya Soal Rencana Pemanggilan KPK
Beredar kabar Usai Diperiksa Langsung Ditahan, Anies Baswedan Diam Saat Ditanya Soal Rencana Pemanggilan KPK
https://1.bp.blogspot.com/-4P6WrkRXzjE/YQAFFgcXtKI/AAAAAAAAP5w/zNFzM4WYAm05A-P4s8WCZ5Gm-KXnja2_ACLcBGAsYHQ/w640-h338/Screenshot_2021-07-27-20-05-22-34.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-4P6WrkRXzjE/YQAFFgcXtKI/AAAAAAAAP5w/zNFzM4WYAm05A-P4s8WCZ5Gm-KXnja2_ACLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h338/Screenshot_2021-07-27-20-05-22-34.jpg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2021/07/beredar-kabar-usai-diperiksa-langsung.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2021/07/beredar-kabar-usai-diperiksa-langsung.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy