$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Anak-Anak SBY Keroyok Jokowi, Endingnya Ketakutan

GELORABANGSA - Pandemi yang sedang menggila berkah buat Partai Demokrat. Melalui AHY, Ibas adiknya dan para kader secara beruntun serang Jo...



GELORABANGSA - Pandemi yang sedang menggila berkah buat Partai Demokrat. Melalui AHY, Ibas adiknya dan para kader secara beruntun serang Jokowi tanpa ampun.

Melihat ramainya pemberitaan terkait Partai Demokrat, sepertinya tak ada kamus empati dan simpati di anak-anak SBY terhadap kondisi ibu pertiwi saat ini.

Atas nama demokrasi mereka memang berhak mengkritik Jokowi dan jajarannya. Tapi seyogyanya juga harus melihat atas fakta mengingat apa yang dilakukan saat ini pemerintah sedang berusaha mengatasinya
 
Kecuali jika pemerintah sama sekali tidak melakukan upaya-upaya untuk mengatasi kondisi saat ini.

Jadi sungguh naif rasanya apabila anak-anak SBY ini tak paham situasi, seolah "merengek-rengek" di keramaian dan tak kenal malu.

Jika ini sebuah strategi rasanya mereka sangat berani membuat sebuah keputusan. Sebab kritik mereka juga secara serentak dilakukan oleh para kader Partai Demokrat.

Di balik Demokrat ada Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang merupakan bapak dari AHY dan Ibas. Apakah ini juga perintah dari sang Pepo? Besar kemungkinan SBY memiliki andil.

SBY seperti sedang memberi pesan kuat kepada Jokowi dan koalisinya jika ia (SBY) masih memiliki taring atau dengan kata lain ia sedang unjuk gigi. Terlihat paradoks memang sebab selama ini yang kita kenal SBY adalah presiden dengan kata fenomenalnya "Prihatin".

Tapi kali ini yang bersangkutan tidak prihatin tapi justru memanfaatkan situasi yang sedang genting dan butuh konsentrasi penuh.

Pertanyaan AHY seperti "Kapan pandemi akan berakhir?" Atau pernyataan Ibas, "Failed Nation atau negara gagal." Mengindikasikan sebuah rancangan yang epic yang sebelumnya telah mereka bicarakan.

Pertanyaan dan pernyataan Kakak dan Adik ini memiliki unsur saling berhubungan antara satu dengan yang lain (Related). SBY sukses mendidik anak-anak mereka menjadi produk karbitan yang cukup hebat, termasuk pertanyaan dan pernyataan terlihat menyengat meski hanya jadi perantara ide dari bapaknya.

Terbukti sengatan Partai Demokrat membuat partai koalisi Jokowi berang balik menyerang. Tentu ini sebuah indikator jika upaya mereka sukses menarik perhatian. Tak hanya partai koaiisi tapi juga masyarakat.

Mengingat kencangnya arus serangan balik membuat juru bicara DPP Partai Demokrat angkat bicara.

Partai Demokrat geregetan kritik pedasnya kepada pemerintah dinyinyirin barisan parpol koalisi. Partai berlambang Mercy ini menyebut wajar pihaknya memberikan kritik, apalagi pandemi Covid-19 saat ini sudah menggila dan pemerintah perlu berupaya lebih keras lagi.

AHY, mempertanyakan kemampuan pemerintah menyelamatkan rakyatnya dari Covid-19. Sedangkan Ibas, menyebut istilah failed nation alias bangsa yang gagal, akibat tidak mampu menyelamatkan rakyatnya. Kritik pedas ini, langsung dibalas parpol koalisi pemerintah.

Herzaky menjelaskan, partainya menyayangkan sikap pendukung pemerintah ini. Karena bertolak belakang dengan yang disampaikan Presiden Joko Widodo yang menyatakan di negara demokratis itu mengkritik boleh-boleh saja.

“Tapi, para pendukung pemerintah begitu dikritik malah reaktif, berusaha mengalihkan perbincangan dari permasalahan utama, bahkan menyerang pihak-pihak yang memberikan masukan dan kritikan,” katanya.

Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat ini menyayangkan parpol koalisi pemerintah menyerang pribadi Ibas. Dia disebut-sebut jarang ikut rapat dan diminta kritik di Senayan saja. Ibas selama ini juga merupakan Ketua Fraksi Demokrat.

Herzaky menjamin, partainya sudah sering bersuara lantang di parlemen. Termasuk, saat rapat paripurna ke-22 Masa Persidangan V DPR Tahun Sidang 2020-2021 pada Selasa (6/7). Demokrat meminta izin bicara untuk memberikan masukan.

"Tapi, pemimpin sidang Rapat Paripurna sama sekali tidak memberikan kesempatan. Jadi, janganlah bahas-bahas, ayo suarakan di parlemen, di ruang sidang. Tapi begitu mau bicara, jangankan beradu argumen, kesempatan bicara pun tidak diberikan sama sekali,” cetusnya.

Herzaky juga memastikan, partainya begitu konsen membantu rakyat melawan pandemi. Turun ke lapangan, memberikan bantuan langsung. Tapi, katanya, rakyat akan lebih terbantu kalau teman-teman di dalam pemerintahan bekerja lebih optimal, tepat sasaran dan lebih cepat bekerjanya.

Partai Demokrat membantu rakyat langsung. Saya penasaran mencoba mencari beritanya dan hanya menemukan jejak digitalnya 1 lokasi yaitu di Pacitan, Jawa Timur tempat kelahiran SBY itu pun berita baru naik setelah 7 jam dari artikel ini saya tuliskan. Dan bantuan diberikan di kantor Partai Demokrat Pacitan bukan diblapangan seperti dalam keterangan Herzaky. Sumber

Ada dua makna atas simbol pemberian bantuan pada hari Sabtu (10/07) tersebut, pertama anak-anak SBY ketakutan atas gelombang serangan dari masyarakat atas pernyataan mereka. Tak meyangka perlawanan rakyat

Kudua, hanya pencitraan setelah diserang banyak pihak. Bicara pencitraan SBY is the best. Peristiwa Pacitan di atas hanya untuk menggunakan pernyataan mereka sendiri. Dan sama sekali tak ada artinya. Justru bikin partai ini terlihat munafik. Ada jutaan simpatisan, ribuan kder, ratusan kantor DPC tapi hanya 1 tok til.

Demikian, salam




S: Anton cahaya


Name

Berita,6536,Internasional,283,Nasional,6068,Opini,213,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Anak-Anak SBY Keroyok Jokowi, Endingnya Ketakutan
Anak-Anak SBY Keroyok Jokowi, Endingnya Ketakutan
https://1.bp.blogspot.com/-wF07T9cIQh0/YOokbR-uAJI/AAAAAAAAPoM/4CmqeLPbZo0pUf1zwBmhOgJXXzRqZwdawCLcBGAsYHQ/w640-h354/Screenshot_2021-07-11-05-49-41-33.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-wF07T9cIQh0/YOokbR-uAJI/AAAAAAAAPoM/4CmqeLPbZo0pUf1zwBmhOgJXXzRqZwdawCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h354/Screenshot_2021-07-11-05-49-41-33.jpg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2021/07/anak-anak-sby-keroyok-jokowi-endingnya.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2021/07/anak-anak-sby-keroyok-jokowi-endingnya.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy