$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Ustad Penyebar Hoax Banyak Mati, Haikal Hasan Belum Tobat

GELORABANGSA - Dana haji sedang dijadikan sasaran hoax. Banyak tokoh dari kelompok kadrun yang menyebarkan narasi bahwa negara sedang tidak...



GELORABANGSA - Dana haji sedang dijadikan sasaran hoax. Banyak tokoh dari kelompok kadrun yang menyebarkan narasi bahwa negara sedang tidak punya uang, tidak mampu membayar biaya haji, makanya haji tahun ini dibatalkan. Ada juga yang menganggap bahwa pemerintah terlalu dekat dengan China sehingga dilarang masuk Arab Saudi.

Hoax nya dari kelompok yang itu-itu saja. Orangnya sama. Rizal Ramli, Haikal Hassan. Berapa kali orang ini menyebarkan hoax? dari Ratna Sarumpaet, suara KPU, lalu sekarang dana haji.

Saya kadang juga heran kenapa orang-orang seperti mereka nampak begitu licin. Begitu aman dan bebas untuk terus menyebarkan hoaxnya atas nama kebebasan berpendapat. Padahal itu sama sekali bukan bagian dari demokrasi yang kita pahami bersama.

Haikal Hasan bagi saya adalah orang yang benar-benar buruk. Dia tanpa malu mengatakan hanya menghibur keluarga laskar FPI, ketika ditanya kenapa berani sekali mengklaim cerita bermimpi bertemu dengan Rasulullah dan menyebut bahwa semua laskar yang mati itu sedang bersama Rasulullah. Itu jelas jawaban yang sangat enteng sekali. Seperti tak punya dosa sama sekali.

Menghibur orang dengan berbohong itu sebenarnya masih bisa dimaklumi. Tapi membawa-bawa nama Rasulullah dalam kebohongannya, jelas itu sebuah perkara yang bahkan iblis pun nampaknya takut untuk melakukan itu.

Maka saya ga heran kalau sekarang dia menyebarkan hoax soal kedekatan pemerintah dengan China yang membuat warga kita tidak bisa berangkat haji. Ya meskipun dengan kalimat tanda tanya, tetap saja itu hoax.

Sebelumnya Haikal Hasan ini juga menyebar hoax soal 13 juta orang gila ikut mencoblos dalam pemilu. Lalu menuduh pemilu curang.

Dan Haikal Hasan seperti biasa, orang ini cukup meminta maaf dan klarifikasi. Pura-pura merasa bersalah, pura-pura lugu dan polos. Licik sekali orang ini.
 
Saya curiga Haikal sudah tahu betul bahwa hoax yang dia sebarkan dan hapus itu sudah terlanjur sampai pada masyarakat dan diyakini. Sudah terlanjur menjadi perbincangan sebagai sebuah kebenaran. Klarifikasi Haikal Hasan tak akan mampu menjangkau semua orang yang sudah terpapar olehnya.

Haikal menghapus tulisannya hanya demi bisa aman dari tuntutan. Hanya agar dianggap tidak bersalah atau sekedar teledor.

Saya tahu, ada banyak orang yang kesal dan kadang ingin sekali menonjok muka Haikal Hasan. Yang nampaknya sekali tinju langsung jatuh. Tapi, ya sabar sabar saja lah.

Toh orang-orang yang selama ini kerap menyebarkan hoax, sudah banyak yang mati. Bukankah ustad-ustad penyebar hoax sudah banyak yang mati? Sebenarnya propaganda hoax sekarang cenderung berkurang. Tidak ada lagi tokoh ulama yang setiap hari ngetwit menyebar hoax dan ujaran kebencian.

Apalagi melihat Haikal Hasan dan Rizal Ramli yang sudah menua. Rasanya tak perlu kita tonjok atau pukul agar mereka sakit. Toh mereka sudah hidup dengan penyakitnya. Jadi tak perlu mengotori tangan kita dengan dosa yang tidak perlu.

Jadi biarkan saja. Kita sabar dan lihat bagaimana orang-orang tua ini mengisi sisa hidupnya dengan hoax terhadap pemerintah. Mungkin mereka terlalu yakin bisa masuk surga, sehingga kini aktif menyebar hoax dan memprovokasi masyarakat.

Karena sebagian orang memang sulit untuk sadar. Atau tidak bisa belajar dari kematian. Masih terus menyebar hoax seolah dirinya bisa hidup selama-lamanya.

Tapi memang, hoax tetap harus diluruskan. Tetap harus dijelaskan. Supaya sebagian orang dapat tercerahkan. Selain itu, khusus dana haji, kita juga perlu jelaskan agar tidak ada yang menyesal dalam tindakannya.

Karena katanya, ada orang yang mengambil dana haji. Entah karena memang butuh atau karena takut dananya diambil pemerintah. Pada intinya sama, konsekuensi dari dana diambil adalah kehilangan nomer antrian. Jadi misal nanti daftar lagi, akan harus antri dari belakang dan menunggu sepuluh tahunan lagi.

Kasihan juga ummat sebelah atau yang di kubu oposisi. Referensinya seburuk Rizal Ramli dan Haikal Hasan. Sehingga jika keputusan mengambil dana karena sudah tidak percaya pada pemerintah, karena haji tahun ini dibatalkan, maka jelas itu keputusan yang merugikan.

Tapi tugas kita juga hanya sebatas pada mengingatkan. Tak perlu menggebu atau mengancam mereka. Biarkan keputusan tetap di tangan mereka. Begitulah kura-





S: Alifurrahman


Name

Berita,6588,Internasional,310,Nasional,6119,Opini,247,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Ustad Penyebar Hoax Banyak Mati, Haikal Hasan Belum Tobat
Ustad Penyebar Hoax Banyak Mati, Haikal Hasan Belum Tobat
https://1.bp.blogspot.com/-HUOedInu4z4/YMC5ShSvTiI/AAAAAAAAOog/uBwXr-07IZsEfI5XxDp6BIq76kj0dP6hQCLcBGAsYHQ/w640-h426/7lIYDpSRoR-feature.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-HUOedInu4z4/YMC5ShSvTiI/AAAAAAAAOog/uBwXr-07IZsEfI5XxDp6BIq76kj0dP6hQCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h426/7lIYDpSRoR-feature.jpeg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2021/06/ustad-penyebar-hoax-banyak-mati-haikal.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2021/06/ustad-penyebar-hoax-banyak-mati-haikal.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy