$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Teddy Gusnaidi Bantah Klarifikasi Dubes Arab Saudi: Seolah-Olah DPR Sebar Hoaks!

GELORABANGSA - Dampak pandemi corona membuat banyak negara terombang ambing dalam membuat kebijakan keluar masuk negara.  Tak hanya Austral...



GELORABANGSA - Dampak pandemi corona membuat banyak negara terombang ambing dalam membuat kebijakan keluar masuk negara. 

Tak hanya Australia saja yang ramai diberitakan menutup perbatasan negaranya, bahkan Arab Saudi juga tidak memberi kejelasan pelaksanaan ibadah haji. 

Saat wakil di DPR dengan tegas menyebut alasan Indonesia belum mendapat kuota lantaran jenis vaksin tidak memenuhi standar yang baru-baru ini ditetapkan Arab Saudi, sedikit banyak memberi pencerahan kenapa Indonesia tidak mendapat kuota.

Namun, sayangnya pernyataan tersebut malah dibantah Dubes Arab. Padahal di dalam negeri sudah ramai beredar hoaks menyebut pemerintah nilep dana haji hingga disebut karma memenjarakan ulama seperti yang diungkap Rizal Ramli dan Haikal Hasan. Bantahan Dubes Arab Saudi ke ketua DPR RI benar-benar seperti melempar kotoran ke muka DPR. Seperti diberitakan kompas.com, sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan telah mendapatkan informasi bahwa Indonesia tidak memperoleh kuota haji tahun 2021.

Tidak adanya alokasi kuota haji bagi Indonesia ini, menurut Sufmi, lantaran vaksinasi Covid-19 yang digunakan Indonesia.
 
Sedangkan Ace Hasan Syadzily menyebut adanya 11 negara yang telah memperoleh kouta haji dari kerajaan Arab Saudi pada tahun 2021, dan Indonesia tidak termasuk dari negara-negara tersebut.

Menanggapi pernyataan DPR, Kedutaan Besar Arab Saudi mengirimkan surat untuk Ketua DPR RI, Puan Maharani, pada Kamis (3/6/2021), terkait ibadah haji 2021.

Surat tersebut berisi tentang klarifikasi mengenai Indonesia yang tidak mendapat kuota haji seperti yang disebut oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily.

Padahal menurut Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Essam bin Abed Al-Thaqafi, otoritas yang berkompeten di Kerajaan Arab Saudi belum mengeluarkan instruksi apa pun terkait pelaksanaan haji 2021, baik untuk jemaah Indonesia maupun jemaah di dunia. 

Kini giliran Teddy Gusnaidi yang menantang pihak Dubes yang membuat klarifikasi seolah-olah DPR telah menyebarkan hoaks. Melalui cuitan di akun Twitternya, Sabtu 5 Juni 2021, Politisi Teddy Gusnaidi ikut merespons kegaduhan surat yang diterbitkan Kedubes Arab Saudi terkait ibadah Haji 2021.

Berikut rangkaian cuitan akun @TeddyGusnaidi:

"1. Indonesia sebaiknya meminta pemerintah arab saudi mengganti duta besarnya, karena melecehkan DPR RI demi menutupi ketidakbecusan arab saudi dalam mengurus urusan haji ini. Arab saudi sampai detik ini tdk bernyali memutuskan soal kuota haji, padahal batas waktunya sudah lewat."
 
"2. Batas waktu menginformasikan soal kuota jemaah haji di tanggal 28 Mei 2021, tapi hingga detik ini belum juga diinformasikan, sehingga ketika nanti diinformasikan, Indonesia dibuat tidak mungkin bisa menyelesaikan semua proses untuk keberangkatan jemaah haji, sudah telat."

"3. Belum lagi secara mendadak, Arab Saudi membuat aturan bahwa yg boleh masuk ke arab saudi hanya negara yang menggunakan vaksin yang vaksinnya belum bisa masuk ke Indonesia. Jadi jikalau kuota haji diberikan jauh-jauh hari, tetap saja jemaah haji Indonesia tidak bisa berangkat."

"4. Jadi karena kepengecutan arab saudi utk meniadakan kegiatan haji tahun 2021, mereka gunakan berbagai cara agar mereka tdk disalahkan. Dari tdk memberikan info kuota hingga melewati batas waktu sampai dgn membuat aturan mendadak soal vaksin. Intinya agar tdk ada kegiatan haji."

"5. Kepengecutan mereka, mereka limpahkan ke Indonesia. Mereka kambing hitamkan Indonesia agar mereka tidak dijadikan sasaran tembak. Dan surat kedubes arab saudi jelas melecehkan DPR RI, seolah2 DPR RI menyebarkan hoax. Padahal setelah lewat batas waktu, artinya kuota tidak ada."

"6. Kenapa mereka tidak menyampaikan bahwa Indonesia tidak bisa dapatkan kuota karena tidak menggunakan vaksin yang mereka inginkan? Kenapa mereka tidak minta maaf karena hingga melewati batas waktu, belum juga berikan kuota? Arab saudi terlalu pengecut untuk melakukan hal itu."

"7. Dubes Arab Saudi mengatakan bhw mrk blm umumkan soal kuota, bgmn bisa indonesia katakan tdk ada kuota? Ini jelas konyol, ibarat kita menawarkan jasa ke sebuah project, tapi sampai project itu mau jalan, kita tdk pernah dihubungi. Kita anggap kita gak dpt, tapi kita disalahkan."

"8. Atau memang ada agenda dari arab saudi untuk membuat gaduh Indonesia dengan melemparkan kesalahan mereka ke DPR yang tentunya merembet ke pemerintah Jokowi? Mereka yang pengecut dan tidak becus bekerja, kenapa kita yang disalahkan? Tentu ini aneh.."

"9. Apalagi mereka tau, akhirnya negara diserang oleh orang2 aneh dgn berbagai isu, dan mereka biarkan hal itu, padahal masalah ini mereka yg ciptakan. Saya kok yakin ada agenda yg tidak baik yg ingin dituju oleh arab saudi terhadap Indonesia. Kita harus waspada..Terima kasih"

Serangkaian cuitan Teddy Gusnaidi ini memang ada benarnya. Tapi kalau mau ambil jalan tengah, tetap saja tidak bisa melimpahkan kesalahan pada pemerintah Indonesia. Apalagi sudah jelas dalam surat klarifikasi pihak kedubes menyebut belum ada informasi soal kuota haji. Tentunya mendekati masa haji yang harus dipersiapkan jauh hari, hal ini bisa diartikan kalau kita tak mendapat kuota. Seharusnya kalau mau klarifikasi, sertakan juga tanggal pasti kapan mereka bisa memberi kepastian keberangkatan.

Karena dari pihak DPR sendiri tentunya tak akan mengeluarkan pernyataan serius jika tak mendapat desakan dari masyarakat luas. Kalau mau menciptakan situasi kondusif, harusnya dilihat juga kondisi bangsa Indonesia, bukan hanya mementingkan citra Arab Saudi sendiri.

 Kalau merasa terpojok bisa langsung mendatangi DPR yang bersangkutan ketimbang mengumbar klarifikasi tak jelas dan membuat seolah DPR membuat hoaks. Kita tak perlu terburu-buru berburuk sangka dengan otoritas Arab Saudi, sebaliknya mereka juga harus mementingkang rakyat umum ketimbang citra bangsanya.

Begitulah kura-kura



S: Tribunnews


Name

Berita,6412,Internasional,283,Nasional,5944,Opini,208,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Teddy Gusnaidi Bantah Klarifikasi Dubes Arab Saudi: Seolah-Olah DPR Sebar Hoaks!
Teddy Gusnaidi Bantah Klarifikasi Dubes Arab Saudi: Seolah-Olah DPR Sebar Hoaks!
https://1.bp.blogspot.com/-RAQTrXjcxbM/YLzORM_9cXI/AAAAAAAAOhY/MW4GZPHcg00hG9PZLKnYxIJEkJ8JRCc4QCLcBGAsYHQ/w640-h640/qq4ABkZh9v-feature.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-RAQTrXjcxbM/YLzORM_9cXI/AAAAAAAAOhY/MW4GZPHcg00hG9PZLKnYxIJEkJ8JRCc4QCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h640/qq4ABkZh9v-feature.jpeg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2021/06/teddy-gusnaidi-bantah-klarifikasi-dubes.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2021/06/teddy-gusnaidi-bantah-klarifikasi-dubes.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy