$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Sakit Hati Akut Atas Nasib R*ziq, Novel Bamukmin Sebut Rezim dan Republik G*la

GELORABANGSA - Masih soal terguncangnya pendukung Rizieq akibat jatuhnya vonis yang cukup lama, yaitu 4 tahun penjara dalam kasus tes swab....



GELORABANGSA - Masih soal terguncangnya pendukung Rizieq akibat jatuhnya vonis yang cukup lama, yaitu 4 tahun penjara dalam kasus tes swab.

Ngamuk sih sudah pasti. Kalau stres, pasti banyak. Kalau gila, nah, ini belum ada datanya, hehehe. Mungkin ada lembaga survei yang mau bikin survei unik ini?

Wasekjem PA 212 juga tak terima dengan vonis tersebut. Dia ngamuk saat mengetahui Rizieq dipenjara selama 4 tahun. Dia bahkan melontarkan hujatan yang keras dengan sebutan republik gila dan rezim gila.

Menurut dia, vonis yang dijatuhkan pada Rizieq merupakan bukti adanya bentuk pembungkaman terhadap ulama di rezim berkuasa saat ini. “Rezim gila, republik gila. Apa salahnya dengan Habib Rizieq ini? Beliau itu justru pejuang. Dia bahkan tidak memanfaatkan pandemi ini untuk cari untung, demi kepentingan kelompok, golongan, tidak seperti menteri maling PDIP,” katanya.

Bagi Novel, Habib Rizieq adalah pejuang. “Asal tahu, ulama yang berjuang sebelum ada TNI Polri untuk rumuskan Pancasila, kok sekarang ulama malah sering jadi pesakitan,” katanya lagi.

Rizieq pejuang apa dulu nih? Pejuang yang mengerikan menurut saya. Yang mulutnya sangat kotor. Hina presiden dengan kata-kata bau sampah. Mendoakan orang lain dengan niat yang busuk, pakai nama Tuhan pula. Menghasut pendukungnya untuk menjadi orang kasar dan tak berotak. Siap mati? Siap perang? Siap jihad? Siap usir? Siap ganyang? Siap pentung? Ujung-ujungnya disemprot air langsung kocar kacir sambil tiarap. Lucu banget lah.

Begitu kena masalah, Rizieq yang duluan lari ke luar negeri mirip pengecut paling hina. Ini bukan model pejuang tapi tukang hasut yang tidak ada nyalinya, hanya mengandalkan kebodohan pendukungnya yang disuruh apa pun mau-mau aja. Pejuang itu berani lantang di barisan paling depan, bukan cuma berani hasut dari belakang dan dia sendiri santai melihat pendukungnya dibantai. Pejuang sebenarnya itu beri contoh, bukan menyuruh-nyuruh.

Benar ulama berperan dalam perjuangan memerdekakan Indonesia. Tapi ulama yang seperti apa? Rizieq itu seperti apa? Sejak kapan Rizieq ikut merumuskan Pancasila? Yang ada malah teriak NKRI Bersyariah dan razia seenak jidat. 

Coba tanya orang, apakah Rizieq layak dan pantas menjadi ulama? Ulama itu mulutnya santun, ceramah menyejukkan bukan maki-maki dengan kata kasar. 

Justru pas banget kalau Rizieq jadi pesakitan. Lihat saja masih banyak yang belum puas, harusnya Rizieq dipenjara selama 10 tahun, kalau bisa selamanya, mengingat dampak buruk yang sudah dia buat untuk negara ini.

Dengan menyebut rezim dan republik gila, kita sudah bisa menilai bagaimana kondisi emosional Novel Bamukmin ini. Maklumi saja, karena dia sedang terguncang dan tak bisa menerima kenyataan.

Tapi, kalau memang tidak senang dengan rezim saat ini, opsi terbaik adalah minggat saja dari negara ini. Tidak ada yang melarang, bahkan banyak orang akan mempersilakan dengan senang hati. Kalau tidak ada uang untuk beli tiket pesawat, rasanya banyak yang mau galang donasi untuk membelikan tiket sekali pergi dan selamanya tak usah balik-balik lagi.

Tak usah malu-malu. Silakan pergi dan tak usah kembali. Ini adalah situasi win-win. Mereka senang karena tidak perlu melihat pemerintah yang mereka anggap zalim dan gila. Kita juga senang karena tak perlu melihat tingkah mereka yang memuakkan dengan gaya selangit seolah surga itu milik mereka sendiri. Sama-sama senang. Silakan pergi ke negara mana pun yang mereka mau, yang sesuai dengan hasrat mereka. Timur Tengah misalnya. Pilih aja negara mana yang mau ditinggali. Tak usah bikin semak di sini dengan tujuan terselubung ingin menyeragamkan perbedaan yang ada di negara ini.

Tak usah caci pemerintah kalau masih secara malu-malu kucing ikut menikmati pembangunan dan fasilitas yang disediakan pemerintah. Jangan munafik kayak beberapa PNS yang terindikasi radikal, tak mau setia pada NKRI, tapi mau terima gaji dari uang rakyat. Jijik.

Dulu, saat Ahok divonis, mereka senang, kan? Mereka puas dengan vonisnya, kan? Sekarang giliran kita yang tertawa, mereka ngamuk. Siapa yang sebenarnya gila?




S: Xhardy


Name

Berita,6536,Internasional,283,Nasional,6068,Opini,213,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Sakit Hati Akut Atas Nasib R*ziq, Novel Bamukmin Sebut Rezim dan Republik G*la
Sakit Hati Akut Atas Nasib R*ziq, Novel Bamukmin Sebut Rezim dan Republik G*la
https://1.bp.blogspot.com/--8u478k4VG4/YNciYH6oQ6I/AAAAAAAAPMo/qVkTSASlpo4p1cN7HgwhKLFQxTLjkbIswCLcBGAsYHQ/w640-h356/Screenshot_2021-06-26-19-46-47-98.jpg
https://1.bp.blogspot.com/--8u478k4VG4/YNciYH6oQ6I/AAAAAAAAPMo/qVkTSASlpo4p1cN7HgwhKLFQxTLjkbIswCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h356/Screenshot_2021-06-26-19-46-47-98.jpg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2021/06/sakit-hati-akut-atas-nasib-rziq-novel.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2021/06/sakit-hati-akut-atas-nasib-rziq-novel.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy