$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Rizieq Panik, Anies Juga Panik!

GELORABANGSA - Kolaborasi antara Rizieq Shihab dan Anies Baswedan memang tidak terbantahkan. Walaupun Rizieq ini mantan napi, dan pernah te...



GELORABANGSA - Kolaborasi antara Rizieq Shihab dan Anies Baswedan memang tidak terbantahkan. Walaupun Rizieq ini mantan napi, dan pernah terjerat kasus chat porno, juga tidak mengakui pemerintahan sah hasil Pilpres 2019, tetap saja, Anies sowan ke rumah Rizieq.

 Menyambut kepulangan Rizieq dari Arab Saudi. Ketika Rizieq masih di Arab Saudi saja, Anies terus setia menghadiri acara perayaan milad FPI. Jadi boleh dibilang bahwa hubungan keduanya memang akrab kan.

Boleh dibilang pula bahwa Rizieq dan FPI memang punya peran besar dalam terpilihnya Anies jadi Gubernur DKI Jakarta waktu itu. Bahkan ada analis politik menyebut bahwa Anies terpilih bukan karena kemampuannya atau kepinterannya. Ya sekarang terbukti kan.

 Tentunya Anies tidak berharap karir politiknya mentok sampai di Jakarta saja.

 Sejak dulu publik sudah tahu bahwa ambisi Anies adalah sampai ke puncak kursi RI1. Dan karena dari segi kemampuan bekerja, Anies tidak bisa melebihi Presiden Jokowi, dia pun masih berharap ada peran Rizieq dan gerombolannya dalam memuluskan ambisinya.

Eeeeh, tahu-tahu Rizieq kesandung kasus kerumunan dan tes swab RS Ummi. Salah Anies sendiri, mengapa membiarkan sampai Rizieq bikin kerumunan. 

Coba dari awal dibikin strategi yang tidak bakal kena proses hukum. Kita tidak pernah tahu apa yang mereka bicarakan di balik layar. 

Mungkin mentang-mentang sohibnya, Rizieq merasa seperti Ratna Sarumpaet dulu tuh. Yang ketika mobilnya diderek terus telepon Anies. Jadi sembarangan saja. Dikira Anies bisa pasang badan, ternyata akhirnya Rizieq dijadikan tersangka.
 
Tulisan saya terakhir soal Rizieq sudah memaparkan betapa paniknya Rizieq, karena dituntut 6 tahun penjara oleh jaksa : https://seword.com/politik/telak-dikuliti-jaksa-rizieq-panik-Q3n19iiYwi Nah, bukan hanya Rizieq yang panik, sohibnya sebenarnya sudah panik duluan sih. Tambah panik lagi ketika Rizieq jadi panik. Kepanikan yang menular dan membesar.

 Mungkin tiba-tiba terbayang oleh Anies, bagaimana cara dia bisa nyapres dan menang, tanpa bantuan Rizieq? Oleh sebab itu, kita pun menyaksikan berbagai upaya diambil Anies, yang tampaknya untuk mencari opsi lain selain Rizieq dan gerombolannya.

Anies pun berkunjung ke Jateng dan Jatim. Ikut panen padi di sana, berkunjung ke makam dan menginap di rumah ulama, serta bertemu dengan beberapa kepala daerah, khususnya yang diusung oleh Partai Demokrat. Lalu disusul dengan pertemuannya dengan AHY, Ketum Demokrat. Tentu saja AHY mau diajak ketemuan sama Anies, karena AHY punya kepentingan politik sendiri, dan sekalian mendongkrak namanya. Agar terus disebut dalam jajaran capres 2024.
 
Padahal, situasi pandemi Covid di Jakarta sedang memerlukan perhatian besar. Seperti yang sudah diinstruksikan oleh Presiden Jokowi ke semua kepala daerah. Agar menangani pademi dengan sebaik-baiknya di masing-masing daerah. Waktu itu klaster kantor sedang naik, dan menjelang Lebaran. Akhirnya Anies pun “tertampar” sendiri dengan keramaian di Tanah Abang yang bikin heboh itu. Malu? Enggak lah, udah kebal kayaknya hehehe…

Anies pun terus “berjuang”, mencari opsi lain selain Rizieq. Saking paniknya, dia sudah tidak peduli jika kegiatannya akan bertentangan dengan apa yang dia serukan sebagai Gubernur DKI Jakarta. Yup, pada tanggal 10 Mei 2021, Anies mengeluarkan seruan agar warga Jakarta tidak menggelar open house dan halal bihalal saat Lebaran. "Seperti kegiatan silahturahmi, mendatangi tokoh masyarakat, tokoh agama, teman, dan saudara tetap dianjurkan menggunakan media virtual sampai dengan akhir bulan Syawal. Sehingga, ketika dimulainya perkantoran selepas lebaran, juga diharapkan tidak dimulai dengan halal bi halal untuk memutus mata rantai," kata Anies Sumber. Eeh, pada tanggal 13 Mei, hari pertama Lebaran, dianya malah berkunjung ke rumah Ketum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas) Sumber. Jadi seruan Anies tidak dia taati sendiri! Panik kan?

Hal tidak konsisten serupa juga dilakukan Anies di tempat lain. Menghadiri peringatan 100 tahun kelahiran Soeharto, Anies mengeluarkan pujian setinggi langit. Menyebut Soeharto sebagai pemimpin yang matang, berjasa dan jadi teladan Sumber. Padahal jejak digital menunjukkan bahwa Anies pernah berkoar soal dirinya bikin demo menurunkan Soeharto ketika dia masih kuliah di Amerika Serikat pada tahun 1998 Sumber. Jedeerrr…!

Terakhir adalah kunjungan Anies ke Sumedang, Jawa Barat. Di mana dia sempat mengadakan pertemuan dengan Ridwan Kamil, Gubernur Jabar. Sebuah pertemuan yang dianggap berbau politis oleh berbagai media Sumber. Kegiatan Anies dilanjutkan dengan ikut panen raya padi dengan alasan adanya kerja sama antara BUMD Jakarta dan BUMD Sumedang soal pasokan beras buat DKI Jakarta Sumber. Lalu dilanjut dengan Anies berziarah ke makam Cut Nyak Dien di Sumedang Selatan Sumber. Sementara angka Covid DKI Jakarta sedang meningkat hingga 300% dalam beberapa hari terakhir Sumber. Bahkan keterisian Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran sudah mencapai 80% Sumber. Gubernurnya mana? Lagi pose mengangkat padi di depan awak media, disertai seruan “gubernur rasa presiden” yang kembali bergema di medsos.

Pertemuan antara Anies dan Ridwan Kamil (RK) itu serupa polanya dengan pertemuan Anies dan AHY. Hanya beda partai politik. RK juga sama-sama mencoba peruntungannya untuk tetap berada dalam jajaran capres 2024. Sama lah dengan AHY, cuma AHY kan sudah punya partai sendiri. Dan kesemua pola kegiatan Anies ini serupa dengan pola kepanikan Rizieq. Seperti yang sudah saya bahas di tulisan sebelumnya. Rizieq menyerang banyak pihak, yang entah apa relevansinya dengan kasus hukumnya itu. Nama Ahok, Djoko Tjandra, Airlangga Hartarto hingga Diaz Hendropriyono pun disebut. Gelagapan, kayak orang mau tenggelam. Pola serupa juga dilakukan Anies, semua digapai, Demokrat, AHY, PAN, Zulhas, RK, petani, pengendara sepeda elit, makam ulama di Ponorogo, makam Cut Nyak Dien di Sumedang, dan sebagainya. Namun kerjaan utamanya sebagai gubernur nampak dilupakan begitu saja. Panik? Selalu dari kura-kura.




S:Nuha alif


Name

Berita,6588,Internasional,310,Nasional,6119,Opini,247,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Rizieq Panik, Anies Juga Panik!
Rizieq Panik, Anies Juga Panik!
https://1.bp.blogspot.com/-ipEQY8kZJ6k/YMX2t2Y4foI/AAAAAAAAOwg/tWIiJ97VVJggKFAx3-Yaol7hX2JCUDCVgCLcBGAsYHQ/w640-h444/IMG_20210613_190750.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-ipEQY8kZJ6k/YMX2t2Y4foI/AAAAAAAAOwg/tWIiJ97VVJggKFAx3-Yaol7hX2JCUDCVgCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h444/IMG_20210613_190750.jpg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2021/06/rizieq-panik-anies-juga-panik.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2021/06/rizieq-panik-anies-juga-panik.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy