$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Menanggapi Dokumen Tindak Lanjut Hasil Tes TWK, 51 Akan Diberhentikan 1 November?

GELORABANGSA - Dokumen Berita Acara Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Hasil Asesmen TWK Dalam Rangka Pengalihan Pegawai KPK Menjadi Aparatur S...



GELORABANGSA - Dokumen Berita Acara Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Hasil Asesmen TWK Dalam Rangka Pengalihan Pegawai KPK Menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) bocor ke publik setelah media memberitakannya.

Ketua KPK Firli Bahuri tidak membenarkan juga tidak menampik dokumen tersebut.

Ada lima poin dalam dokumen tersebut, di mana salah satunya adalah pemberhentian 51 pegawai yang tidak lulus tes TWK pada 1 November 2021. 51 orang ini adalah bagian dari 75 pegawai tak lulus TWK yang dianggap sudah tidak bisa dibina lagi.
 
Dalam dokumen yang diterima salah satu media, ada lima poin kesepakatan dalam pertemuan tersebut.

Pertama, pegawai KPK yang dinyatakan memenuhi syarat menjadi ASN (yang jumlahnya 1.271) akan dilantik sebagai PNS pada 1 Juni 2021. Ini sudah dilakukan.

Kedua, Sebanyak 1.271 orang tersebut akan mengikuti orientasi dalam rangka pembekalan sebagai PNS. Pembekalan tersebut diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN).

Ketiga, dari 75 pegawai yang tidak memenuhi syarat menjadi ASN, 24 orang akan mengikuti pendidikan pelatihan bela negara dan wawasan kebangsaan. Mereka diwajibkan menandatangani kesediaan mengikuti pendidikan pelatihan. Sementara itu, 51 orang diberhentikan dengan hormat sebagai pegawai KPK sampai dengan 1 November 2021.

Keempat, pendidikan bela negara dan wawasan kebangsaan akan dilaksanakan selambat-lambatnya Juli 2021.
 
Kelima, peserta yang sudah selesai mengikuti pendidikan bela negara dan wawasan kebangsaan dan dinyatakan lulus akan diangkat menjadi PNS. Bagi yang tidak lulus diberhentikan dengan hormat sesuai ketentuan peraturan perundangan yang berlaku.

Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh kelima pimpinan KPK, ada juga MenpanRB Tjahjo Kumolo, Menkumham Yasona Laoly, Kepala BKN Haria Bima, Ketua KASN Agus Pramusinto, dan Ketua LAN Adi Surtanto yang menandatangani dokumen tersebut.

Lihat poin kelima, ini menarik dan sesuai dugaan saya. Peserta yang dibina, akan dites ulang. Kalau gagal? Maka tidak ada kesempatan lain lagi. Mereka akan diberhentikan dengan hormat, meski belum jelas mekanisme secara hormat seperti apa yang akan dilakukan.

Bisa jadi ini yang membuat mereka tetap protes saat dibina ulang. Dibina ulang saja rasanya sangat memalukan. Apalagi berkali-kali menganggap diri berintegritas dan berjasa bagi KPK. Dan kalau masih gagal, malunya berlipat ganda. Wibawa, martabat dan percaya diri langsung runtuh seketika itu juga. Ibarat siswa tak lulus nilai minimum, lalu ikut ujian remedial, eh gagal lagi. Menyakitkan memang, tapi ya mau gimana lagi.

Soal pemberhentian 51 pegawai, ini memang tidak terelakkan lagi. 51 orang ini katanya tidak bisa ikut pembinaan lagi. Sudah merah sekali. Hanya ada dua pilihan, tetap dipertahankan atau diberhentikan. Kalau dipertahankan, sama saja melenceng dari prinsip sebuah tes. Ngapain pakai tes kalau ujung-ujungnya yang gagal tetap dipertahankan? Memberhentikan mereka adalah pilihan pahit tapi tetap harus dijalankan. Kalau tidak ingin berhentikan mereka, harusnya tak perlu tes TWK sejak awal. Simpel. Jadi sebaiknya tidak perlu ada lagi polemik seperti ini. Lolos dan gagal tes itu hal biasa. Mereka sudah temui jalan buntu. Hanya bisa ucapkan semoga sukses di bidang dan karir di tempat lain.

Bagaimana dengan 24 pegawai yang berhak ikut pembinaan ulang? Masih belum ada kepastian apakah semuanya memilih dibina ulang atau menolak, atau mengulur waktu dengan cara membuat narasi baru. Mungkin sebagian bersedia, mungkin sebagian lagi tidak bersedia dan memilih melakukan perlawanan lanjutan.

Bagi yang protes dan terkesan tidak mau ikut, tandanya tidak bersedia menerima pintu peluang kedua. Artinya jelas, ngapain KPK pertahankan mereka lagi. Toh, mereka dengan terang-terangan memilih untuk sulit diatur. Mereka terkesan ingin mau enaknya sendiri, maka jalan terbaik adalah merelakan mereka pergi.

Toh, warga Indonesia ada dua ratusan juta jiwa. Tidak sulit mencari pengganti seperti mereka. Banyak yang bersedia mendaftar dan pastinya di atas langit masih ada banyak langit. Tidak perlu terlalu fokus pada sebagian kecil orang yang merasa seolah sudah paling hebat di antara semua orang. Lagipula mempertahankan mereka yang sering bikin gaduh malah membuat situasi dan lingkungan kerja tidak kondusif





S: Tribunnews


Name

Berita,6588,Internasional,310,Nasional,6119,Opini,247,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Menanggapi Dokumen Tindak Lanjut Hasil Tes TWK, 51 Akan Diberhentikan 1 November?
Menanggapi Dokumen Tindak Lanjut Hasil Tes TWK, 51 Akan Diberhentikan 1 November?
https://1.bp.blogspot.com/-ddBP1a7C21Q/YMC8wwYkrDI/AAAAAAAAOoo/eqPm-gFFFcIXwGUFJ9SujJRqITx0wr7vACLcBGAsYHQ/w640-h352/k5uBuflJLC-feature.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-ddBP1a7C21Q/YMC8wwYkrDI/AAAAAAAAOoo/eqPm-gFFFcIXwGUFJ9SujJRqITx0wr7vACLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h352/k5uBuflJLC-feature.jpeg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2021/06/menanggapi-dokumen-tindak-lanjut-hasil.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2021/06/menanggapi-dokumen-tindak-lanjut-hasil.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy