$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Mantul! Arief Poyuono Bongkar Bobrok Ketua Komnas HAM

GELORABANGSA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau yang biasa disebut Komnas HAM merupakan organisasi yang melakukan kajian, perlindunga...



GELORABANGSA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau yang biasa disebut Komnas HAM merupakan organisasi yang melakukan kajian, perlindungan, penelitian, penyuluhan, investigasi dan mediasi terhadap persoalan-persoalan HAM di negeri ini.

Lembaga ini berdiri pada 1993 silam. Yang kita tahu sendiri pada saat itu presiden Indonesia masih dijabat oleh Soeharto.

Artinya, secara tidak langsung Komnas HAM ini didirikan oleh penguasa Orba tersebut.
 
Jadi kalau ada yang bertanya kenapa pelanggaran HAM di era Orba kurang atau tidak diungkap oleh Komnas HAM. Jawabannya adalah karena yang mendirikan lembaga itu adalah Orba sendiri kok.

Masa jeruk makan jeruk?

Emang iklan Nutrisari?

Nah sekarang Komnas HAM ini lagi sibuk ngurusin hal yang bukan tugasnya, yakni memanggil pimpinan KPK.

Yang mana hal ini terkait ada beberapa pegawai KPK yang tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Memang sebelumnya ada perubahan Undang-undang KPK. Yang mana dalam UU tersebut diamanatkan bahwa pegawai KPK harus dialihstatuskan menjadi ASN.

Nah sebagaimana kita ketahui bersama bahwa untuk bisa jadi ASN itu harus lulus Tes Kompetensi Dasar (TKD) dulu dengan menggunakan sistem CAT (Computer Assisted Test).

Berdasarkan pengalaman penulis sendiri yang pernah ikut tes CPNS dengan menggunakan sistem CAT, setelah selesai mengisi jawaban kita sudah bisa langsung tahu hasilnya seperti apa. Apakah memenuhi passing grade atau tidak?

Nah salah satu materi yang diujikan di TKD ini adalah Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Yang namanya ikut tes sudah barang tentu dong ada yang tersaring. Kalau mau dibuat lulus semua ngapain juga diadakan tes?

Dan para pegawai KPK sebenarnya wawawan kebangsaannya bisa dibilang cukup baik. Dari 1.349 yang mengikuti TWK, hanya 75 doang atau 5 persennya yang dinyatakan tidak lulus.

Bandingkan dengan para CPNS yang ikut tes. Dari 1.000 peserta, bisa jadi yang lulus TWK hanya 20-an saja.

Akan tetapi, lucunya, meskipun tesnya sudah dilakukan secara transparan seperti para calon ASN yang lain, pegawai KPK yang gak lulus ini tetap saja gak terima kalau pengetauan mereka mengenai kebangsaan memang dangkal.

Untuk itu mereka sibuk melakukan playing victim dengan tuduh sana tuduh sini.

Dan tidak ada angin tidak ada hujan tiba-tiba Komisioner KPK dipanggil oleh Komnas HAM.


 
Pertanyaannya, siapa sih Ketua Komnas HAM yang berani-beraninya memanggil pimpinan KPK tersebut?

Kenapa dia berusaha mengganggu lembaga lain yang memang bukan urusannya?

Jawaban dari pertanyaan di atas diungkap oleh mantan Wakil Ketua Gerindra, Arief Poyuono.

Melalui akun twitternya @bumnbersatu Poyuono mengatakan bahwa Ketua Komnas itu terafiliasi dengan ormas terlarang HTI dan pernah jadi Timses mantan Gubernur Sumut, Gatot Gatot Pujo Nugroho (koruptor dan mantan kader PKS).

Untuk lebih jelasnya, berikut pernyataan politisi yang juga aktivis buruh tersebut.

"Komnas HAM itu Ketuanya kan sering ngisi pelatihan dan seminar-seminar HTI dulu. Dan mantan Timses Gatot Pujo Nugroho, Gubernur Sumut. Hingga jadi Komisaris PDAM Sumut. Ya wajar saja akan memanggil pimpinan KPK & BKN terkait laporan Novel Baswedan ke KPK karena tidak lulus TWK. Kira-kira netral gak ya?"

Jadi sudah terlihat kan, siapa dia sebenarnya. Dan ini semakin menegaskan bahwa Taliban di KPK itu memang ada.

Kura-kura begini, sesama sealiran harus saling melindungi.

Kita tahu sendiri Hizbut Tahrir itu seperti apa. Ormas rasa Parpol impor yang ingin mengubah ideologi negara Indonesia menjadi khilafah.

Di samping itu, organisasi ini juga intoleran dan pernah terlibat melakukan kudeta di berbagai negara. Seperti di Irak –Yordania –Mesir –Pakistan dan –Suriah.

Hingga beberapa negara yang penduduknya mayoritas Muslim menjadikan organisasi ini sebagai organisasi terlarang. Berikut diantaranya Yordania, Mesir, Suriah, Pakistan, Uzbekistan, Libya. Termasuk Arab Saudi dan Indonesia.

Artinya apa? Hizbut Tahrir ini adalah kelompok garis keras.

Dan tidak berlebihan juga kalau Ketua Komnas HAM tersebut disebut radikal. Sama radikalnya dengan para Taliban di KPK.

Pasalnya kalau dia gak radikal gak akan mungkin mau ikut acara HTI.

Atau tepatnya orang ini adalah Kadrun.

Hasil kinerjanya pun luar biasa. Luar biasa ngawurnya.

Seharusnya kalau memang benar-benar Komnas HAM alias pahlawan penegak HAM, panggil tuh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua yang telah banyak membunuh rakyat Papua.

Lagian pula, masih banyak kok para aktivis 1998 yang sampai sekarang masih hilang pasca diculik oleh Tim Mawar pada 1998 silam.

Lebih bagus Komnas HAM ngurus itu saja daripada sibuk membela pegawai KPK yang tidak lulus TWK.

Karena, untuk para pegawai KPK yang tidak lulus dan tidak terima ketidaklulusannya itu sudah ada wadahnya sendiri, yakni gugat ke pengadilan.

Beginilah kura-kura kalau suatu lembaga negara dipimpin oleh Kadrun. Kacau




S:Fery fadli


Name

Berita,6588,Internasional,310,Nasional,6119,Opini,247,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Mantul! Arief Poyuono Bongkar Bobrok Ketua Komnas HAM
Mantul! Arief Poyuono Bongkar Bobrok Ketua Komnas HAM
https://1.bp.blogspot.com/-S1UoO1O4YIg/YMN1O0qYXZI/AAAAAAAAOtg/HYUGjRpFYIYp1ZjJQKGDrQGTgs3tklI8ACLcBGAsYHQ/w640-h360/xiiL2aBAmS-feature.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-S1UoO1O4YIg/YMN1O0qYXZI/AAAAAAAAOtg/HYUGjRpFYIYp1ZjJQKGDrQGTgs3tklI8ACLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h360/xiiL2aBAmS-feature.jpeg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2021/06/mantul-arief-poyuono-bongkar-bobrok.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2021/06/mantul-arief-poyuono-bongkar-bobrok.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy