$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Jalur Sepeda Dibongkar, Anies Tetep Untung

GELORABANGSA - Saya ga kaget kalau ada usulan dari DPR untuk membongkar jalur sepeda di Jakarta. Karena alasan diskriminatif dan terbatas h...



GELORABANGSA - Saya ga kaget kalau ada usulan dari DPR untuk membongkar jalur sepeda di Jakarta. Karena alasan diskriminatif dan terbatas hanya untuk komunitas. Sehingga berpotensi menimbulkan kecemburuan sosial dari tipe kendaraan lain seperti motor dan lainnya.

Ga kaget karena saya juga melihat bahwa jalur sepeda itu tidak berfungsi dengan baik. Memang terlihat keren, bagus, dan mudah untuk dibangun narasi imajinasi kota maju dengan foto-foto orang bersepeda. Tapi itu justru menambah kemacetan.

Secara politik, Anies sedang memanfaatkan momentum. Karena masyarakat kita sempat gemar bersepeda. Dan di semua toko sepeda ludes terjual. Meskipun sekarang tidak lagi atau berkurang. Banyak toko sepeda yang banting harga karena dagangannya tidak laku.
 
Tapi momentum itu betul-betul dimanfaatkan sampai membangun monumen sepeda. Memang Anies ini Gubernur monumen. Copid pun ada monumennya, entah pocong atau peti mati.

Orang seperti Anies tidak berpikir dampak atau efeknya. Karena yang ada dalam benaknya hanya citra dan suara politik. Dengan jalur sepeda itu, dia mau dicitrakan sebagai Gubernur yang gaul, pro pesepeda dan milenial. Mau orang lain tambah macet dan jalanan jadi sempit, biarin aja.

Dan ini bukan yang pertama kalinya.

Dulu Anies pernah bikin kebijakan PKL bisa jualan di jalan raya tanah abang. Di tengah jalan.

Untuk orang yang waras, jelas itu kebijakan aneh. Tanah abang itu sudah macet, malah tambah jalannya diambil untuk PKL. Bahkan sempat ada penutupan.

Tapi lagi-lagi, Anies sedang membangun citra bahwa dirinya peduli dengan PKL. Keberpihakan pada PKL. Jadi meski malah merepotkan banyak orang, dia ga peduli.

Atau seperti atap JPO Sudirman yang dibongkar hanya agar masyarakat bisa selfie. Itupun jelas ga masuk akal.

Seberapa banyak orang yang menggunakan jembatan untuk selfie? Bandingkan dengan seberapa banyak orang yang melintas dan butuh atap agar kalau panas ga kepanasan. Kalau hujan ga kehujanan.
 
Secara fungsi, jembatan tersebut lebih baik ada atapnya. Karena orang di sekitar itu jauh lebih membutuhkan atap.

Lagipula, kebutuhan selfie itu kan biasanya cenderung untuk wisatawan atau orang yang tidak tinggal di dekat jembatan. Kalau bagi orang Jakarta, yang udah tiap hari lewat sana, ngapain selfie? Bosen!

Nah pertanyaannya, seberapa banyak orang atau wisatawan dari luar, yang pengen ke Jakarta hanya demi naik jembatan dan selfie?

Orang ke Jakarta paling ya ke Ancol atau Monas. Istiqlal mungkin atau kota tua. Yang berniat naik jembatan dan pengen selfie itu rasanya ga ada.

Tapi sekali lagi Anies ga peduli dengan analisa dan pertimbangan semacam itu. Pokoknya orang bisa selfie, posting di sosmed masing-masing. Viral.

Saya ga ngerti kenapa ada orang yang mengidolakan Anies. Padahal secara kinerja betul-betul tidak ada. Dan kalaupun ada kerjanya, ga ada gunanya. Cenderung merusak, mengorbankan kepentingan masyarakat banyak dan fungsional sebuah infrastruktur, hanya demi citra politik pribadi.

Apalagi kalau ada partai yang mau mengusung Anies di 2024. Itu kayak ga mikir dampaknya akan seperti apa. Segala kebijakan dilakukan hanya demi sebuah citra, tapi ga peduli dengan dampak sosialnya.

Jadinya hanya bongkar pasang ngabis-ngabisin anggaran. Seperti Monas yang sudah terlanjur diaspal, pohon terlanjur ditebang, hanya demi sebuah event balapan yang akhirnya batal.

Bagi saya Anies bukan hanya ga pantas memimpin Indonesia, bahkan dia juga ga pantas untuk jadi Gubernur Jakarta.

Kesempatan dan waktu yang diberikan sudah cukup lama. Tapi toh akhirnya tak ada bukti atau hasil kerja yang bisa dia lakukan. Paling hanya bangun monumen bambu, monumen baru, sampai monumen pocong dan peti mati. Selebihnya ya ga ada.

Jadi sekali lagi buat partai politik di Indonesia, cobalah melihat Jakarta dengan hati terbuka. Mungkin Anies punya elektabilitas, punya kans untuk menang, tapi apa iya kita mau menyerahkan Jakarta untuk diobrak-abrik hanya untuk kepentingan selfie dan hura-hura di sosial media?

Apa iya kita mau menggunakan politik identitas lagi? Bawa-bawa etnis Arab lagi? Pribumi lagi? Apa ga lelah melihat masyarakat diprovokasi dengan surga dan neraka?

Semoga pertanyaan ini dapat dijawab dengan kongkrit oleh semua partai yang ada. Begitulah kura-kura.




S:Suara


Name

Berita,6536,Internasional,283,Nasional,6068,Opini,213,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Jalur Sepeda Dibongkar, Anies Tetep Untung
Jalur Sepeda Dibongkar, Anies Tetep Untung
https://1.bp.blogspot.com/-NoTqP4ZpoBs/YNCC_Y_735I/AAAAAAAAPFQ/brosYwVb1GQ8SyFhFhTXtN8pQXsGToNSQCLcBGAsYHQ/w640-h370/Screenshot_2021-06-21-19-14-30-37.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-NoTqP4ZpoBs/YNCC_Y_735I/AAAAAAAAPFQ/brosYwVb1GQ8SyFhFhTXtN8pQXsGToNSQCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h370/Screenshot_2021-06-21-19-14-30-37.jpg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2021/06/jalur-sepeda-dibongkar-anies-tetep.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2021/06/jalur-sepeda-dibongkar-anies-tetep.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy