$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Ibadah Haji Resmi Hanya Untuk Warga Lokal, Tukang Goreng di Sini Akhirnya Tiarap

GELORABANGSA - Akhirnya polemik ibadah haji selesai dan menemui titik terang. Pemerintah Arab Saudi resmi menutup akses ibadah haji untuk w...



GELORABANGSA - Akhirnya polemik ibadah haji selesai dan menemui titik terang.

Pemerintah Arab Saudi resmi menutup akses ibadah haji untuk warga negara asing karena kondisi pandemi Covid-19 yang hingga saat ini masih belum terkendali dan munculnya mutasi virus baru serta gelombang Covid-19 baru di sejumlah negara.

Dubes RI di Saudi Agus Maftuh Abegebriel menyebut ibadah haji tahun 2021 ini hanya diperuntukkan untuk jemaah warga Arab Saudi dan ekspatriat yang tinggal di wilayah Arab Saudi.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi lewat akun Twitternya mengatakan bahwa jumlah total peserta haji tahun ini hanya 60 ribu orang. Kementerian juga mengatakan syarat ibadah haji kali ini adalah warga Arab Saudi yang sudah menerima suntikan dosis vaksin covid-19 secara lengkap. Bagi warga Arab Saudi yang baru menerima suntikan dosis pertama dengan jangka waktu 14 hari, tetap diperbolehkan beribadah.

Jadi, mari kita tanyakan kepada mereka yang selama ini bikin ulah dengan membuat narasi yang sok pencitraan. Apakah masih mau goreng-menggoreng isu ini? Ada juga yang sok pahlawan dengan menunggangi polemik ini dan seolah menyudutkan pemerintah. Mereka salahkan pemerintah yang terkesan lamban dan kurang kuat dalam melobi pemerintah Arab Saudi.

Nyatanya semuanya terbukti. Ibadah haji tertutup untuk jemaah internasional. Ada uang pun, percuma. Tetap tidak bisa pergi tahun ini.

Coba kita tanyakan pada mereka yang sebelumnya sok gaya koar-koar tak jelas, terutama yang dari partai PKS yang terkenal tukang nyinyir. Apa komentarnya sekarang? Masih mau ribut lagi? Lihat tuh faktanya. Jangan sok prihatin dengan mengatasnamakan rakyat. Kalau hebat, silakan protes ke Kedubes Arab Saudi. Bila perlu pergi ke Arab Saudi untuk melobi langsung. Jangan kerjanya bikin kisruh situasi dengan omongan dan narasi tak jelas.

Siapa lagi ya yang ribut-ribut soal ini? Oh iya, salah satunya ustaz yang itu. Yang ngomong suka cari sensasi. Mungkin dia sekarang juga tak berani bersuara lagi.
 
Apalagi para kadrun yang maha benar dengan segala bacotannya. Sekarang mereka pasti tiarap dan tak berani adu bacot lagi. Memang begitulah mereka. Otak tak dipakai, nalar tak didahulukan. Emosi dinomorsatukan. Yang penting bikin rusuh dulu. Pemerintah diframing seolah melarang ibadah haji. Begitu fakta keluar, mereka langsung terdiam untuk beberapa saat dan tiarap sembunyikan muka temboknya.

Bagi yang punya nalar, pasti berpikir dan yakin pemerintah tidak mungkin berniat apalagi sengaja menghalangi orang yang ingin ibadah haji. Pemerintah pasti melakukan yang terbaik serta memutuskan yang terbaik, sekaligus menghubungi langsung kerajaan Arab Saudi. Pemerintah Indonesia tak mungkin gegabah membuat keputusan terkait dengan haji, karena ini menyangkut agama. Pemerintah tak mungkin dengan sengaja ingin membuat kekacauan.

Yang benar adalah, para oposisi, barisan sakit hati, para kadrun yang baik dengan sengaja maupun bermuka dua memperkeruh situasi agar masyarakat terpancing emosinya. Justru merekalah biang keributan selama ini. Bukan hanya isu haji, tapi juga isu-isu lainnya yang sempat panas.

Coba lihat kembali alasan pemerintah Arab Saudi menutup akses ibadah haji. Covid-19 masih belum terkendali, ada mutasi virus baru di beberapa negara. Ada gelombang kedua yang cukup mengkhawatirkan. India contohnya.

Bukankah ini sejalan dengan pemerintah Indonesia? Pemerintah sebelumnya memutuskan membatalkan ibadah haji, salah satunya karena pandemi. Jadi salahnya di mana? Bagi orang sakit hati, pembenci pemerintah, para munafik dan kadrun tak punya otak, pemerintah salah apa pun yang terjadi.

Tujuan mereka bukan membela rakyat atau jemaah. Itu cuma kedok saja. Tujuannya tetap saja menyudutkan pemerintah, sekalian cari muka dan simpati biar dapat dukungan. Tujuan mereka selalu mirip, bikin ribut dan kisruh. Mumpung terkait agama, mudah sekali memanaskan situasi.

Akhir kata, semua ini selesai. Tak ada jalan lain untuk ibadah haji tahun ini. Semoga tahun depan pandemi sudah terkendali, dan ibadah haji dibuka. Pandemi ini memang membuat kita semua kesulitan.

Buat yang ingin menggoreng, maaf, bahan gorengan sudah habis. Tidak ada yang bisa digoreng lagi.

Bagaimana menurut Anda?




S: Xhardy


Name

Berita,6588,Internasional,310,Nasional,6119,Opini,247,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Ibadah Haji Resmi Hanya Untuk Warga Lokal, Tukang Goreng di Sini Akhirnya Tiarap
Ibadah Haji Resmi Hanya Untuk Warga Lokal, Tukang Goreng di Sini Akhirnya Tiarap
https://1.bp.blogspot.com/-O2oH8Pd9hpY/YMX3bl4SPfI/AAAAAAAAOwo/QtIkZnneafciik42n_hyqUw5NUF3fLrWwCLcBGAsYHQ/w640-h378/CftOtjUhXq-feature.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-O2oH8Pd9hpY/YMX3bl4SPfI/AAAAAAAAOwo/QtIkZnneafciik42n_hyqUw5NUF3fLrWwCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h378/CftOtjUhXq-feature.jpeg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2021/06/ibadah-haji-resmi-hanya-untuk-warga.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2021/06/ibadah-haji-resmi-hanya-untuk-warga.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy