$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Hahaha, Pledoi Rizieq Kok Bawa-Bawa Tes TWK dan Neo PKI?

GELORABANGSA - Nasib Rizieq mengenai kasus tes swab RS Ummi Bogor akan segera ditentukan. JPU sebelumnya menuntut Rizieq dengan hukuman 6 t...



GELORABANGSA - Nasib Rizieq mengenai kasus tes swab RS Ummi Bogor akan segera ditentukan. JPU sebelumnya menuntut Rizieq dengan hukuman 6 tahun penjara dengan beberapa alasan yang memberatkan.

Sebelum hakim menjatuhkan vonis, Rizieq membacakan pledoi atau nota pembelaan agar dirinya bisa diringankan hukumannya atau bahkan bebas.

Tapi isi pledoinya lagi-lagi ngawur dan halusinasi, karena merembes ke hal yang tidak ada kaitannya, seperti isu komunis dan juga tes TWK, hahaha. Benar-benar kacau nih orang. Sudah putus asa dan mungkin sudah stres tak tahu lagi harus berbuat apa, sehingga isu gado-gado pun diributkan.
 
Rizieq menuding perkara yang menjeratnya bukanlah kasus hukum, melainkan kasus politik. Lah, memangnya dia sendiri tidak bermain politik? Saat pilpres 2019 bela siapa? Jualan surga gak? Saat pilkada 2017 bela siapa? Ada ancaman jenazah tidak disalatkan gak? Sering main politik dan sekarang baru merasa jadi korban politik. Anggap saja karma instan dibayar tunai saat ini.

Awalnya Rizieq menceritakan soal keterlibatannya dalam sejumlah Aksi Bela Islam yang membuat sejumlah kelompok risau. Rizieq menyebut kelompok itu sebagai gerombolan atheis dan komunis.

"Prinsip juang kami tersebut telah membuat kebakaran ubun-ubun para gerombolan atheis dan komunis yang pasca-reformasi 1998 banyak yang menyamar menjadi liberalis dan sekularis sehingga mereka risau, kacau, dan galau, serta marah, murka dan kalap karena selama ini mereka selalu berkampanye secara besar-besaran dengan dana yang tak terbatas mencuci otak rakyat Indonesia dan merusak imannya kepada Tuhan yang Maha Esa dengan slogan 'Ayat Konstitusi di Atas Ayat Suci'," kata Rizieq.

Dari sini saja sudah jelas, apa niat Rizieq si negara ini. Sesuai dengan apa yang sering diucapkannya, NKRI bersyariah, teriak khilafah, atau minimal jadi negara agama. Padahal dari dulu sampai sekarang, Indonesia tidak pernah menjalani ideologi dan konsep seperti itu. Rizieq dan gerombolan munafiknya ingin tampil bak pahlawan dan menuduh balik mereka yang ingin menjaga NKRI dari serangan gerombolan mabuk agama yang ugal-ugalan.

Mereka ibarat parasit, tapi menuduh orang lain parasit. Mereka harusnya disingkirkan, tapi merasa orang lain lah yang harus disingkirkan. Mereka paling benar dengan membawa agama serta menjual surga dengan begitu murahnya untuk memperdayai masyarakat yang gampang dihasut
 
Mereka ini gerombolan perusak dan pengacau negara menuduh yang tidak-tidak dengan menggunakan agama sebagai tameng. Munafik sekali.

Sepanjang 2016-2017 Rizieq mengaku sering menggelar seminar, diskusi, dan tablig akbar dengan membongkar indikasi kebangkitan neo-PKI. Salah satu indikasi itu disebutnya terkait TWK KPK.

"Adanya Test Wawasan Kebangsaan (TWK) di KPK yang pertanyaannya beraroma antiagama antara lain, 'Apakah anda bersedia melepas jilbab demi bangsa dan negara?' Jika anda diminta memilih, anda pilih Al-Qur'an atau Pancasila?' Lalu dengan entengnya di berbagai media massa, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Tjahjo Kumolo menyebut bahwa Test Wawasan Kebangsaan (TWK) sama dengan litsus di Zaman Orde Baru," kata Rizieq.

"Padahal litsus di zaman Orba untuk memastikan bahwa pegawai negeri tidak terkontaminasi ideologi PKI yang anti-Tuhan dan anti-agama, sedang TWK di KPK untuk memastikan ASN siap meninggalkan ajaran agama dengan dalih demi bangsa dan negara. Apakah TWK bentuk balas dendam Neo PKI terhadap umat Islam?" kata Rizieq.

Ini perlu pembaca pahami bahwa Rizieq sebenarnya tak tahu apa-apa soal tes TWK. Dia ditahan. Paling informasi ini dia dapatkan dari kuasa hukumnya. Tapi malah jadi blunder.

Kenapa jadi tes TWK dikaitkan dengan neo PKI? Ini cocoklogi yang sangat ngawur bak sampah. Situ buktikan dulu PKI ada di mana. Selama bertahun-tahun tidak ada satu pun anggota PKI yang ditangkap. Teriak PKI bangkit, bisingnya ngalah-ngalahin suara knalpot rusak. Tapi sampai sekarang tidak ada kabar mereka menangkap anggotanya, menggerebek kantornya, melacak lokasinya. Semua cuma narasi busuk yang disetting. Lumayan lah kalau bisa menjaring orang-orang bodoh yang gampang terhasut.

Hakim harus bijak sikapi pledoi kacau balau model begini. Kalau sampai percaya dengan pledoi amatiran seperti ini, berarti kalian sudah paham apa yang terjadi.




S:Khardy
Bagaimana menurut Anda


Name

Berita,6588,Internasional,310,Nasional,6119,Opini,247,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Hahaha, Pledoi Rizieq Kok Bawa-Bawa Tes TWK dan Neo PKI?
Hahaha, Pledoi Rizieq Kok Bawa-Bawa Tes TWK dan Neo PKI?
https://1.bp.blogspot.com/-WCJwNTJQsbw/YMIRo8efRyI/AAAAAAAAOqY/HG5Ijzo4UI0fpQvp8nEEfwvja-2hjcp9wCLcBGAsYHQ/w640-h344/TcUihrKdIM-feature.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-WCJwNTJQsbw/YMIRo8efRyI/AAAAAAAAOqY/HG5Ijzo4UI0fpQvp8nEEfwvja-2hjcp9wCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h344/TcUihrKdIM-feature.jpeg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2021/06/hahaha-pledoi-rizieq-kok-bawa-bawa-tes.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2021/06/hahaha-pledoi-rizieq-kok-bawa-bawa-tes.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy