$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Disikat Jokowi, Para Pecundang Pembonceng BEM Koplak Mental Semua...

GELORABANGSA - Jokowi itu buat saya adalah salah satu pemimpin Indonesia yang pantas menyandang gelar Presiden. Saat menyandang tugasnya se...



GELORABANGSA - Jokowi itu buat saya adalah salah satu pemimpin Indonesia yang pantas menyandang gelar Presiden.

Saat menyandang tugasnya sebagai pemimpin negara, walaupun tegas, tapi dia nggak otoriter, nggak kepingin memperkaya diri atau keturunannya dengan memonopoli proyek-proyek negara, dan nggak baperan.

Intinya, perilakunya adalah antitesis dari kelakuan buruk beberapa presiden sebelumnya, yang kelewat otoriter, korup, ataupun baper. Nggak perlu saya sebutlah, pasti kawan pembaca tahu siapa saja yang saya maksud.

Saat dia dihina dengan meme cehan mahasiswa gagal BEM UI yang namanya nggak penting banget saya sebut di sini, dia kalem saja.

Buat dia, itu cuma desah angin yang berlalu. Receh.

Nggak percaya? Lihat saja komentar Jokowi di video ini (Klik gambar di bawah ini).

Article

Begitu tenang, kalem, so business-like.

Dari yang saya tangkap, makna kata-kata Jokowi itu kira-kira begini.

"Kalau ada yang nyinyir sama saya, itu sudah basi.

Dan anak-anak mahasiswa itu nggak perlu dilarang. Kalau mereka mau main politik-politikan, biarin aja.

Saat ini, ada yang lebih penting buat diurusin, yaitu kita fokus sama-sama menghadapi pandemi ini..."

Ouch... Anti-klimaks abis.

Artinya, di mata seorang Jokowi, tingkah caper para BEM yang pingin berpolitik praktis ini receh. Nggak menggigit, nggak nendang, nggak ada rasanya sama sekali.

Karena yang penting buat dia itu sekarang adalah fokus sama penanganan pandemi ini.

Para BEM yang sok caper itu sekarang mungkin lagi gondok. Udah susah-susah, tahunya Jokowinya nggak terlalu menghiraukan. Tadinya ngolok-ngolok Jokowi lips service, sekarang dikasih lips service beneran sama Jokowi.

Niat mau sok keren biar dikagumi sama cewe-cewe kampus gagal total. Batal deh cari banyak pacar buat poligami nanti kalo udah jadi politikus korup di PKS.

Emang enak.

Di mata saya, ulah BEM berbagai universitas ini receh. Gagal menghadirkan sesuatu yang benar-benar esensial.

Mereka itu cuma lagi lomba cari muka biar bisa keliatan eksis, biar bisa dapat julukan agen perubahan.

Saya yakin ini pasti karena mereka nggak puas dengan hidupnya yang gagal baik sebagai mahasiswa maupun sebagai manusia. Makanya mereka mati-matian mencari sesuatu biar namanya tenar.

Jadilah mereka terjebak romantisme 98. Kepingin kayak generasi 98, biar namanya dikenang nantinya. Biar hidupnya nggak gagal-gagal amat karena terus-terusan jadi pecundang.

Article.

Tapi sekarang, apa isu yang mau dimainkan?

Rezim Jokowi nggak dzolim.

Kalaupun kemaren dari para mahasiswa ini ada yang ditangkap pas demo, itu juga karena kegoblokannya sendiri. Siapa suruh sok-sokan nantangin polisi, merusuh, atau vandalisme. Hasilnya, banyak dari masyarakat yang malah nggak simpati, boro-boro mau mendukung mereka. Beda sama gerakan mahasiswa 98 dulu yang didukung banyak rakyat Indonesia.

Udah gitu, mekanisme check & balance antar 3 lembaga kekuasaan eksekutif, legislatif, dan yudikatif juga udah jalan. Jadi nggak ada yang bisa bilang kalau mekanisme hukum negara macet macam di jaman Orba dulu.

Jadinya para mahasiswa gagal ini mati gaya. Mau sok berjuang, nggak ada bahan. Dan akhirnya jadi kayak orang goblok. Sok-sok mau jadi bang jago, tapi ngaco.

Iyalah ngaco. Konteks jaman yang sudah berubah saja mereka nggak ngerti. Boro-boro ngerti apa yang mau diperjuangin.

Kepingin kayak mahasiswa 98 dulu, tapi nggak paham kalau jamannya udah beda banget. Nggak ngerti kalau perjuangan dulu itu beda sama sekarang.

Akibatnya, kenalah mereka dibego-begoin.

Dimanfaatin berbagai pihak sakit hati, macam para menteri pecatan, pecatan KPK, esjewe pengkhianat bangsa, kadrun HTI dan FPI, dan partai oportunis macam PKS dan Bemokarat yang saat ini ngumpul di oposisi.


 
Lalu masuklah mereka dalam perangkap. Habis dikompor-komporin untuk berpolitik praktis, dan ditunggangin buat membawakan isu laknatnya para pembenci pemerintah ini.

Istilahnya, dimajuin di depan ngebawain isu ini. Lantas kalau masyarakat mencaci, mahasiswa-mahasiswa inilah yang kena sialnya duluan. Terus para pembonceng ini nongol belakangan kayak pahlawan kesiangan, sok-sok bijak menetralisir suasana.

Basi.

Mau buktinya?

Pertama, lihatin aja apa isu yang mereka mainkan.

Soal KPK. Ujung-ujungnya paling cuma karena para taliban di dalam sana dibersihin sama Firli.

Belum lagi kita nggak tau berapa banyak dari para pecatan KPK ini yang sengaja pasang badan buat para koruptor Bemokarat. Sehingga kasus-kasus gede macam Petral, BLBI, atau Bank Century nggak kelar-kelar diusut.

Sekalinya para pecatan ini disikat, maka dendamlah para oposan pembenci pemerintah ini. Makanya mahasiswa-mahasiwa bego ini didorong-dorong buat ngebacot soal KPK.

Terus soal pembubaran FPI. Sama juga ceritanya, yaitu karena FPI yang adalah sekutu seperkhilafahan HTI dan PKS ini dijungkalkan sama Jokowi.

Soal UU ITE, ya tau aja sendiri. Dari kemaren, udah banyak dari kadrun, oposisi, esjewe koplak, dan para penghasut ini yang kena tajamnya pedang UU ITE.

Kalau soal UU Omnibus Law Cipta Kerja, masak masih perlu saya terangin? Lihat aja sendiri partai mana yang kemaren cari muka main drama saat pengambilan suara buat pengesahan. Belum lagi esjewe-esjewe yang merepet.

Lagian kalo dipikir, apa sih juntrungannya para mahasiswa gagal ini ngeributin UU Cipta Kerja? Pas lulus juga paling-paling mereka jadi politikus koruptor. Nggak bakal pusing soal nyari kerja.

Kesimpulannya, semua isu ini titipan, dan semua mahasiswa bego ini ditunggangin.

Kedua, perhatikan aja cara para BEM koplak ini ngangkat isu. Modelnya ya macam PKS atau partai Bemokarat.

Nggak heranlah. Toh menyusupnya HTI dan PKS ke kalangan mahasiswa itu bukan rahasia baru. UI itu saja bisa dibilang udah jadi sarangnya kadrun. Belum lagi universitas-universitas negeri lainnya.

Maka, wajar aja kalau gayanya udah niru-niru PKS.

Sok-sok mengkritik, tapi caranya ngaco. Belum apa-apa, udah nuduh atau ngasih cap. Terus sebagai pembenaran, argumennya dicari-cari, alias mengada-ada.

Persis cara kerjanya oposisi macam Amien Rais, Fadli Zon, PKS, dan Bemokarat.

Ketiga, lihat aja foto di bawah ini, yang membuktikan kalau para BEM se-Indonesia ini segerbong sama esjewe-esjewe koplak dan pecatan KPK.

Article

Jadi bukti apalagi yang kau mau dustakan, Ndroo...?

Yang jelas, banyak bukti mengindikasikan kalau para BEM bego ini ditunggangi buat berpolitik praktis oleh para pembenci pemerintah.

Siapa-siapa saja para pembonceng ini? Para pecatan KPK, para esjewe, para kadrun, ormas-ormas terlarang macam HTI dan FPI, dan para politikus oposan.

Identitas mereka semua terlihat jelas dari isu-isu yang mereka mainkan.

Tapinya, sekarang mereka mental semua.

Saya yakin, tadinya mereka sudah menunggu-nunggu Jokowi bersikap baper macam mantan bergitar.

Taunya, Jokowinya nyantai-nyantai aja.

Biarkan aja anak-anak kecil itu main politik-politikan, kata Jokowi. Tapi saat ini, mending kita fokus menghadapi pandemi dulu.

Langsung deh, penantian para kadrun biadab, esjewe laknat, dan gerombolan pemimpi basah khilafah macam PKS dan komplotan HTI-nya buyar semua.

Yang udah nafsu mau menunggangi isu pembungkaman, langsung balik kanan bubar jalan. Selesai semua.

Sekali disikat Jokowi, para pecundang ini mental semua. Mwahahahahahah....

Emang enak



S: Tribunnews


Name

Berita,6627,Internasional,310,Nasional,6158,Opini,253,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Disikat Jokowi, Para Pecundang Pembonceng BEM Koplak Mental Semua...
Disikat Jokowi, Para Pecundang Pembonceng BEM Koplak Mental Semua...
https://1.bp.blogspot.com/-J68Hmu9bFhY/YNsou6Nki2I/AAAAAAAAPSs/9U0n-3ITagoxBF7m0NIuHh3mak_azhp2ACLcBGAsYHQ/w640-h486/Screenshot_2021-06-29-21-04-46-71.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-J68Hmu9bFhY/YNsou6Nki2I/AAAAAAAAPSs/9U0n-3ITagoxBF7m0NIuHh3mak_azhp2ACLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h486/Screenshot_2021-06-29-21-04-46-71.jpg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2021/06/disikat-jokowi-para-pecundang.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2021/06/disikat-jokowi-para-pecundang.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy