$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Bongkar Skenario PDIP, yang Tak Silau Elektabilitas Ganjar Pranowo

GELORABANGSA - Sejujurnya kita sebagai masyarakat awam bertanya-tanya dalam hatii. Bukankah salah satu turning point organisasi besar semac...



GELORABANGSA - Sejujurnya kita sebagai masyarakat awam bertanya-tanya dalam hatii. Bukankah salah satu turning point organisasi besar semacam partai itu adalah melahirkan para kader yang berkualitas, cerdas dan bernas.

Terlebih kader partai yang sudah menunjukkan prestasi yang berkelas dan kerja keras. Dengan bendera partai sebagai tempat kendaraan mereka mencapai tujuan bersama.

Saya meyakini banyak partai yang dihuni oleh orang-orang pintar secara akademik tapi tidak pintar dalam mendidik. Terbukti banyak kader partai yang diberi kesempatan menjadi pejabat publik baik sebagai legislatif maupun eksekutif akan tetapi pada prakteknya tidak memaksimalkan kesempatan yang diberikan.
 
Banyak yang hanya kesannya menghabiskan masa jabatan. Linear, monoton dan stagnan atau dengan kata lain jabatan hanya formalitas saja. Entah apa yang ada di benak mereka.

Menunggu waktu 5 tahun pemilu lalu kembali berusaha mematut-matutkan diri kembali agar duduk di kursi yang sama.

Tapi kabar baiknya ada memang para pejabat yang lahir dengan legacy yang istimewa di hadapan masyarakat. Mereka menonjol di antara yang lainnya. Baik saat duduk di legislatif maupun eksekutif.

Kembali soal partai, coba kita lihat berapa banyak tokoh di partai yang memilik daya magnet yang luar biasa di tengah masyarakat? Dan saya bicara skup nasional bukan yang daerah.

Banyak partai yang kering munculnya tokoh yang dipandang bagus oleh rakyat. Sebetulnya (mungkin) banyak tapi masyarakat melihat yang realita, senantiasa hadir di tengah mereka.

Dan kesempatan itu bisa datang melalui jabatan apapun baik sebagai wakil rakyat atau pejabat. Memiliki peluang, kesempatan dan pengabdian yang sama.

Hanya memang harus diakui saat seseorang menjadi kepala daerah atau pejabat kesempatan itu jauh lebih terbuka. Mengingat sebagai kepala daerah dapat lebih maksimal berbuat dan dekat ke masyarakat.

Sebagai kepala daerah dapat membuat terobosan, ide, gagasan, program serta kebijakan dan gebrakan yang pro rakyat.

Nah, dari cluster kepala daerah di negeri kita ini ada berapa banyak? Dan yang benar-benar muncul ke pentas nasional karena prestasinya berapa?

Biasanya lahirnya seorang pemimpin tidak hanya karena media atau pemberitaan saja. Pemberitaan ada karena berbanding lurus dengan kiprah dari si tokoh tersebut. Jika positif maka akan langgeng dan merasuk ke sanubari banyak rakyat. Sebaliknya jika faktor keterkenalannya karena sikap negatifnya maka rakyat juga bakal mencatat.

Nah, sekarang kita hubungkan dengan judul pada artikel ini. PDIP atau Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan adalah satu diantara partai-partai yang ada di tanah air.

PDIP merupakan partai besar terbukti dua kali pemilu selalu sebagai pemuncak suara. Pemilu di tahun 2014 dan tahun 2019. Dan memiliki kesempatan hattrick di pemilu tahun 2024 dan yang akan datang. Asal tidak mengabaikan kehendak rakyat.


 
PDIP merupakan salah satu partai yang sukses melahirkan para kadernya yang namanya menasional. Baik mereka yang duduk di legislatif maupun di eksekutif.

Setelah era Megawati Soekarno Putri lahirlah Joko Widodo yang menjadi presiden saat ini. Jokowi merangkak dari bawah melalui proses yang panjang dari Wali Kota Solo kemudian Gubernur DKI Jakarta lalu menjadi Presiden hingga 2 periode.

Tokoh-tokoh selain Jokowi di tubuh PDIP tentu ada saat itu, hanya saja yang mencuat dan membuat masyarakat kesemsem hanya Jokowi.

Setelah era Jokowi, PDIP juga sukses melahirkan kader-kader yang cukup hebat di daerah. Misal ada Risma atau Tri Rismaharini mantan Wali Kota Surabaya, Jawa Timur yang saat ini sebagai Menteri Sosial.

Kemudian ada Ganjar Pranowo mantan anggota DPR-RI yang kemudian pulang kampung karena ditunjuk dan maju menjadi Gubernur Jawa Tengah. Menduduki jabatan gubernur hingga 2 periode sampai saat ini.

Ganjar Pranowo terbilang cukup sukses mengambil hati masyarakat. Selain kebijakan, gagasan dan terobosannya yang pro rakyat yang bersangkutan juga smart. Ceruk di sosmed digarap dengan serius.

Kegiatannya yang positif diunggah ke sosial media sehingga kiprahnya kian meluas. Karena ruang sosial media memang tak ada batas. Menyebar tak hanya di Indonesia tapi juga sampai ke WNI di luar negeri.

Aura Ganjar Pranowo dari hari ke hari melenting ke udara, akibatnya tiap survei skornya tinggi di elektabilitas, sebagai salah satu calon presiden di 2024 yang namanya bertengger di level atas.

Tapi sungguh disayangkan PDIP sebagai partai yang melahirkan Ganjar sepertinya tidak senang, jika ada kadernya yang bersinar terang.

Sebaliknya mereka merasa tidak silau dengan elektabilitas dari kadernya sendiri. Elit kadernya beramai-ramai sindir dan serang Ganjar sudah mblandang.

Tentu ini tanda tanya besar bagi masyarakat yang menghendakii Ganjar Pranowo sebagai tokoh yang dapat menggantikan Jokowi, 2 tokoh yang memiliki karakter juga latar belakang yang nyaris sama. Lahir dari keluarga yang tak berpunya.

Terlihat sikap PDIP yang luar biasa jumawa. Mereka seolah tidak takut akan karma.

Bagi saya ini ada 2 kemungkinan agenda besar dari PDIP. Pertama, skenario memunculkan tokoh trah dari Soekarno sebagai pemimpin nasional yang memungkinkan muncul nama Puan Maharani atau Pradana Prabowo. Agar dinasti mereka tetap terjaga. Sehingga sinar Ganjar harus diredupkan.

Kedua, apa yang dilakukan oleh PDIP adalah by design agar mendongkrak nama Ganjar kian berkibar. Ingat dulu Jokowi bukan?

Analoginya sederhana saja, jika Puan yang diplot hanya sebagai calon wakil presiden betapa kebacut. Sebab PDIP memliki selisih suara hingga 10 juta dari partai Gerindra di pemilu 2019.

Dan PDIP berpotensi diitinggalkan suara mengambang, yang selama ini konstituen memilih berdasar figure, terutama dari suara relawan Jokowi yang tersebar seantereo nusantara hingga mancanegara. Sebagai upaya balas dendam karena kalah dengan kepentingan segelintir para elit PDIP sendiri.

Demikian, salam




S:Anton cahaya


Name

Berita,6627,Internasional,310,Nasional,6158,Opini,253,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Bongkar Skenario PDIP, yang Tak Silau Elektabilitas Ganjar Pranowo
Bongkar Skenario PDIP, yang Tak Silau Elektabilitas Ganjar Pranowo
https://1.bp.blogspot.com/-wUDovP1FtXw/YMoQrUtTCEI/AAAAAAAAO6Y/8hIH7kH5L74Eij0xPCXGCSm92SfBnQ_vACLcBGAsYHQ/w640-h620/Screenshot_2021-06-16-21-53-17-09.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-wUDovP1FtXw/YMoQrUtTCEI/AAAAAAAAO6Y/8hIH7kH5L74Eij0xPCXGCSm92SfBnQ_vACLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h620/Screenshot_2021-06-16-21-53-17-09.jpg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2021/06/bongkar-skenario-pdip-yang-tak-silau.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2021/06/bongkar-skenario-pdip-yang-tak-silau.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy