$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Adu Prestasi 5 Gubernur DKI Jakarta, Siapa yang Terbaik? No 5 Ngelawak Aja

GELORABANGSA - Tercatat ada 16 nama yang pernah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta hingga saat ini. Masing-masing nama itu juga menorehk...



GELORABANGSA - Tercatat ada 16 nama yang pernah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta hingga saat ini. Masing-masing nama itu juga menorehkan prestasi masing-masing.

Soewirjo tercatat sebagai penguasa pertama Jakarta. Tetapi istilah Gubernur DKI Jakarta baru pertama diberlakukan semasa Soemarno Sosroatmodjo.

Namun dalam tulisan ini hanya akan mengulas lima Gubernur terakhir yang mejabat.

Dimulai dari Sutiyoso atau Gubenur ke-12 DKI Jakarta hingga Anies Baswedan.

Sejak era kemerdekaan, Gubernur DKI Jakarta ditunjuk langsung olah Presiden.

Baru pada September 1977, gubernur dipilih melalui DPRD DKI Jakarta.

Sementara era baru pemilihan langsung terjadi pada 2007, dimana menjadi kali pertama gubernur dipilih melalui pemilihan umum.

Berikut prestasi yang dicatatkan 5 Gubernur DKI Jakarta:

1. Sutiyoso (6 Oktober 1997-7 Oktober 2007)
Sutiyoso menggebrak dengan menjadi pioner sistem angkutan massal bus TransJakarta yang saat itu dikenal sebagai Busway pada 15 Januari 2004.

Setelah sukses dengan Koridor I, diikuti dengan pembangunan koridor II sampai VII.

5 Gubernur DKI Jakarta
Ia juga mencetuskan mengembangkan sisten transportasi kota modern juga segera melibatkan subway dan monorel.

Sosok yang akrab disapa Bang Yos ini juga memberlakukan larangan merokok di tempat umum mulai 4 Februari 2006.

Bang Yos juga menerapkan pemberlakuan PP Nomor 43 Tahun 1993 terutama Pasal 51 ayat 1 tentang peraturan kendaraan bermotor melaju di sebelah kiri.

Penertiban pengendara motor harus di jalur kiri diberlakukan sejak 8 Januari 2007 di ruas Jalan Gatot Subroto hingga kawasan Cawang, Jalan DI Panjaitan, Jalan MT Haryono, Jalan S Parman, Jalan Perintis Kemerdekaan, dan Jalan Letjen Suprapto.

Selain di kawasan itu, pemberlakukan sepeda motor melaju di sebelah kiri juga ditetapkan di Jalan Margoda (Depok), Jalan Sudirman (Tangerang), dan Jalan Ahmad Yani (Bekasi).

Pada 2 Maret 2007, Bang Yos membuka pusat layanan pesan singkat (SMS) untuk menampung berbagai keluhan warga Jakarta.

SMS Center dikelola Biro Humas dan Protokol Pemprov DKI dijadikan bahan bagi gubernur dalam memperbaiki layanan publik dan kinerja aparat pemerintah di bawahnya.

Pusat layanan bersifat satu arah, sehingga pesan singkat yang dikirimkan seorang warga tidak akan dibalas. Nomor pusat layanan itu adalah 0811-983899.

Bang Yos yang menjadi satu-satunya gubernur yang mengalami lima kali pergantian presiden ini juga pernah menutup lokalisasi Kramattunggan seluar 14 hektar yang sudah berdiri sejak 1970-an.

2. Fauzi Bowo (7 Oktober 2007-7 Oktober 2012)
Gubernur yang akrab disapa Foke ini ini semasa jabatannya, fokus pada sejumlah program untuk mengatasi kemacetan lalu lintas dan banjir di Jakara.

Terdapat lima program utama Foke terkait hal itu. Antara lain rangkaian pembangunan sistem transportasi massal cepat (MRT).

Juga proyek Jakarta Emergency Dredging Initiative (JEDI) dalam Penanggulangan Banjir Jakarta.

Akan tetapi, program itu tidak terlaksana.

Namun, Foke mampu merealisasikan Jalan Layang Non Tol (JLNT) Casblanca dan (Kampung Melayu-Tanah Abang) dan JLNT Antasari-Blok M.

JLNT Casablanca sepanjang 2,3 kilometer itu memiliki jalur berkelok dan menghabiskan biaya sekitar Rp840 Miliar.

Jalan layang ini mampu menampung 7.200 kendaraan per/jam dan mengurai kemacetan hingga 40 persen setiap harinya.

Selanjutnya, Jaringan kereta api lingkar luar Jakarta, pembangunan jalan layang Bandengan dan Tubagus Angke, serta optimalisasi bus transjakarta.

Peresmian KRL Ciliwung Blue Line sebagai kereta yang mengelilingi stasiun-stasiun kecil dalam kota tahun 2007.

Tiga kelurahan (Untung Jawa, Pari, Tidung) di Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan mulai menikmati listrik sejak pemasangan kabel bawah laut PLN tahun 2008.

Kabel ini dibentangkan sepanjang 42 kilometer dengan voltase tegangan 20 kV dan daya 5 megawatt.

Peluncuran sistem transaksi elektronik dalam e-government untuk menekan korupsi dalam pelelangan dan pelaksanaan proyek-proyek pemerintah.

Penyediaan jalur sepeda dari Taman Ayodya hingga Blok M sejauh 1,5 kilometer.

Memperbanyak jadwal hari bebas kendaraan bermotor yang awalnya hanya digelar pada minggu kedua dan keempat menjadi empat kali dalam sebulan sejak tahun 2012.

3. Jokowi (15 Oktober 2012-16 Oktober 2014)
Di awal menjabat, Jokowi mendahulukan program bantuan sosial melalui Kartu Jakarta Sehat dan Kartu Jakarta Pintar.

Pembangunan JLNT tahap kedua pun dilakukan oleh Jokowi hingga tuntas pada 2013.

Jokowi juga mencanangkan pembangunan proyek MRT untuk mengurai kemacetan.

Proyek MRT Jakarta dimulai dengan pembangunan jalur MRT Fase I sepanjang 16 kilometer dari Terminal Lebak Bulus-Bundaran HI dengan 13 stasiun dan 1 Depo.

Selain itu, Jokowi juga melanjutkan proyek JEDI dengan menormalisasi 13 sungai dan waduk.

Pada 2013 Jokowi juga merelokasi warga dari bantaran sungai dan sejumlah waduk penampungan air.

Di antaranya, warga warga Waduk Pluit, Waduk Ria Rio, dan Kali Pakin.

Mereka direlokasi ke sejumlah rumah susun yang sekaligus menjadi solusi keterbatasan lahan hunia.

Di antaranya Rumah Susun Pinus Elok, Rumah Susun Marunda, Rumah Susun Tambora, dan lainnya.

Dalam merelokasi, Jokowi menggunakan pendekatan humanis seperti makan bersama dan sebagainya.

Selain itu, Jokowi juga berperan dalam mengurangi diskriminasi dan nepotisme dalam jenjang karier Pegawai Negeri Sipil di DKI Jakarta melalui penerapan lelang jabatan.

Belum selesai menjabat di periode pertama, Jokowi memutuskan maju sebagai capres pada Pilpres 2014 dan melenggang menjadi orang nomor satu di Indonesia.

Kepemimpinan Jokowi pun dilanjutkan dengan Ahok yang saat itu didampingi Djarot Saiful Hidayat.

4. Basuki Tjahaja Purnama (19 November 2014-9 Mei 2017)
Gaya kepemimpinan Ahok yang tegas dan keras langsung memicu resistensi dari sejumlah pihak. Salah satunya dalam penertiban warga di bantaran sungai atau waduk.

Hal yang paling dikenal dalam pembangunan di masa kepemimpinan Ahok adalah Simpang Susun Jalan Layang Semanggi, Simpang Susun Semanggi menjadi salah satu infrastruktur ikonik di Jakarta.

Sebab, bangunannya melingkar di jantung kota Jakarta dan adanya lampu warna-warni yang menyala di malam hari.

Hebatnya lagi, infrastruktur ikonik tersebut dibangun tanpa APBD dan tanpa utang.

Jalan layang sepanjang 1,6 kilometer ini mulai dibangun pada 8 April 2016 dengan total biaya Rp345,067 miliar.

Berdasarkan catatan Pemprov DKI, proyek ini dibiayai dari dana kompensasi atas kelebihan koefisien luas bangunan (KLB) dari PT Mitra Panca Persada, anak perusahaan asal Jepang Mori Building Company.

KLB merupakan instrumen penataan ruang yang diatur dalam UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

Simpang Susun Semanggi diresmikan Presiden Jokowi pada 17 Agustus 2017.

Sementara, Ahok tak bisa melanjutkan kepemimpinannya lantaran terjerat kasus penistaan agama.

5. Anies Baswedan (16 Oktober 2017-…)
Era Ahok-Djarot pun tak sampai ke periode kedua lantaran dikalahkan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pilkada 2017.

Namun, Anies dalam perjalanan juga ditinggal Sandiaga Uno yang maju sebagai cawapres mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2019 lalu.

Posisi Sandiaga akhirnya digantikan Ahmad Riza Patria.

Sampai dengan perjalanan kepemimpinannya yang hampir empat tahun, selain membuat terobosan, Anies juga kerap membuat kontroversi.

Misalnya pembangunan jalur sepeda berikut tugu sepeda yang tengah dibangun di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, program naturalisasi untuk mengendalikan banjir, program DP 0 Rupiah untuk mengatasi hunian, dan lainnya.

Kontroversi pertama yang dibuat Anies adalah penggunaan kata ‘pribumi’ dalam pidato usai pelantikan yang membuahkan keresahan dan tuntutan hukum.

Kontroversi juga dibuat Anies usai beberapa hari menjabat dengan menutup Jalan Jatibaru di Tanah Abang untuk digunakan setengahnya mengakomodasi pedagang kaki lima.

Kebijakan ini juga menghasilkan laporan ke polisi.

Anies juga menciptakan kontroversi dengan mengusulkan legalisasi becak. Namun setelah dikecam, Anies berkelit bahwa ucapannya telah dipelintir.

Ia menyatakan bahwa dirinya tidak bermaksud mengizinkan becak masuk kembali ke Jakarta.

Tapi hanya mengatur dan membatasi becak yang sudah ada di jalanan kampung jika memang daerah tersebut membutuhkan.

Kontroversi lainnya dengan menunjuk 73 tenaga TGUPP, jauh lebih banyak dibandingkan periode sebelumnya.

Selain itu banyak tenaga yang dianggap tidak layak karena bukan PNS dan bukan ahli di bidangnya.

Namun Anies bersikeras ia hanya mengikuti aturan dan menyalahkan kenapa TGUPP sebelumnya diperbolehkan, kini dilarang.

Satu megaproyek yang kini tengah dibangun Anies dan ditargetkan rampung pada tahun ini adalah Jakarta International Stadium (JIS) di Jakarta Utara.

Stadion JIS memiliki tribun 3 tingkat dapat menampung 82.000 penonton dan sepenuhnya sesuai standar FIFA serta memiliki standar green building. (int/muf/ruh/pojoksatu)

Lihat artikel asli




S: Pojoksatu



Name

Berita,6588,Internasional,310,Nasional,6119,Opini,247,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Adu Prestasi 5 Gubernur DKI Jakarta, Siapa yang Terbaik? No 5 Ngelawak Aja
Adu Prestasi 5 Gubernur DKI Jakarta, Siapa yang Terbaik? No 5 Ngelawak Aja
https://1.bp.blogspot.com/-hhu9yMubOmA/YL2Jzp2w6BI/AAAAAAAAOho/D2oHV6bXW9A2qsGd3pPjzMsy5lq9Oo0WwCLcBGAsYHQ/w640-h310/Screenshot_2021-06-07-09-49-12-87.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-hhu9yMubOmA/YL2Jzp2w6BI/AAAAAAAAOho/D2oHV6bXW9A2qsGd3pPjzMsy5lq9Oo0WwCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h310/Screenshot_2021-06-07-09-49-12-87.jpg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2021/06/adu-prestasi-5-gubernur-dki-jakarta.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2021/06/adu-prestasi-5-gubernur-dki-jakarta.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy