$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Terbongkar! Beberapa Kadrun di KPK Ngaku Dukung Seks Bebas

GELORABANGSA - Ternyata beberapa dari 75 kadal gurun yang gagal tes wawasan kebangsaan akhirnya terbongkar kedoknya dan ngaku buka suara so...



GELORABANGSA - Ternyata beberapa dari 75 kadal gurun yang gagal tes wawasan kebangsaan akhirnya terbongkar kedoknya dan ngaku buka suara soal diri mereka yang mendukung seks bebas dan juga mendukung Taliban. Ngeri!

Pada akhirnya mereka sendiri mengaku bahwa pendukung seks bebas dan Taliban ini yang menyebabkan mereka gagal tes.

 Kita tahu bersama-sama bahwa apa yang menjadi polemik di internal KPK ini sudah sangat parah dan harus sesegera mungkin di intervensi oleh pimpinan KPK.

Kalaupun Asfinawati pernah mengatakan bahwa Firli Bahuri memang ditempatkan di KPK untuk mengguncang KPK secara internal, itu adalah statement yang cenderung memfitnah dan melemahkan posisi Firli dan merugikannya tentunya.

Sehebat apapun para kadal gurun membela 75 kadal gurun yang gagal tes wawasan kebangsaan, mereka pasti akan jatuh juga tidak jauh dari selangkangan. 

Tes wawasan kebangsaan ini adalah sebuah tes komprehensif yang dibuat oleh orang yang tidak sembarangan. Tentara yang buat.

Tes ini menjadi suatu syarat dan sudah diuji di beberapa instansi untuk melihat bagaimana mereka memiliki wawasan soal Indonesia dan juga kearifan lokal negara ini. Pembuatnya juga pasti melakukan continuous improvement.

Membuat soal ini tidak saklek di satu macam soal saja melainkan mereka melakukan perubahan-perubahan untuk bisa mengetahui seberapa kadar kadal gurun mereka. 

Tes ini dibuat sekomprehensif mungkin agar tersaring lah siapa yang mencintai negara ini dan siapa yang mencintai selangkangan.

Kenapa saya katakan selangkangan? Karena di dalam tes wawasan kebangsaan muncul sebuah indikator kadal gurun tersirat lewat wacana Dan studi kasus ataupun permintaan pandangan mereka soal hal-hal yang disahkan oleh ajaran tertentu namun tidak disahkan oleh negara. Bayangkan OTT dibatalkan karena ditawari selangkangan...

Contohnya adalah kumpul kebo dan seks bebas yang sering kali diajarkan oleh para penceramah penceramah yang memang otaknya hanya ada di situ-situ saja. 

Dan saya tidak bisa membayangkan ada 75 orang di dalam ribuan orang KPK yang gagal. Kalau begitu, 75 orang ini bukan jumlah yang sedikit.
 
Mereka sudah jelas-jelas terpapar oleh radikalisme dan juga paham Taliban.

 Dan yang paling lucu kita melihat bahwa ada saudaranya Anies Baswedan yakni sepupunya, juga ikut-ikutan gagal tes wawasan kebangsaan. Saya nggak tahu mekanisme tes wawasan kebangsaan Novel Baswedan seperti apa.

Apakah tes wawasan kebangsaan nya dibaca lisan karena dia tidak bisa membaca tulisan? Saya melihat bagaimanapun juga omah tes wawasan kebangsaan ini adalah tes yang terus sial dan pada akhir yang membongkar pandangan pegawai KPK yang sebenar-benarnya.

Kemanapun mereka berdalih, disana pasti mereka terbongkar radikalisme. Karena radikalisme ini sifatnya mudah diidentifikasi.

 Orang yang terpapar dengan radikalisme biasanya merasa pandangan mereka adalah pandangan yang paling benar dan tidak bisa diganggu gugat sama sekali.

Ini yang saya sebut berakar. Kalau akar radikalisme yang sudah kuat maka buahnya dan batangnya juga pohonnya pasti akan menunjukkan pemikiran alam bawah sadar mereka yang secara tidak sadar dimunculkan di dalam tes tersebut.

 Kita tahu juga bahwa latar belakang dan rekam jejak Novel Baswedan adalah orang yang sepertinya kejam.

Saat ia ditangkap oleh kepolisian karena penganiayaan tersangka sarang burung walet, kita tahu paham radikalisme sudah ada di dalam dirinya. Lucunya, banyak orang masih percaya kepada orang ini. Jadi kalau kita bicara tentang penyiraman air keras ke wajahnya itu motifnya bukan karena dia dibenci oleh para koruptor.

Tapi saya lihat lebih ke arah motif dendam dari keluarga tersangka sarang burung walet. Dan pada akhirnya semua tes wawasan kebangsaan yang sempat menjadi polemik dan digoreng oleh para social justice warrior khususnya Asfinawati, gagal.

Mereka sendiri yang pada akhirnya membongkar bagaimana mereka setuju dengan seks bebas dan setuju dengan aksi terorisme yang dikerjakan oleh kelompok teroris di Taliban. Jadi saya bersyukur bahwa tes wawasan kebangsaan ini pada akhirnya membongkar siapa Novel Baswedan dan kawan-kawan lainnya.

Saya percaya sebuah peribahasa bahwa bagaimanapun mayat itu disimpan, baunya pasti akan muncul suatu saat. Dan dalam hal ini hanya butuh waktu sekitar 1 atau 2 bulan membongkar radikalisme yang ada di tubuh KPK. Menyetujui seks bebas adalah pelanggaran terhadap undang-undang negara republik Indonesia. Kena lu.

Begitulah kena-kena.





S:Manuel


Name

Berita,6417,Internasional,283,Nasional,5949,Opini,208,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Terbongkar! Beberapa Kadrun di KPK Ngaku Dukung Seks Bebas
Terbongkar! Beberapa Kadrun di KPK Ngaku Dukung Seks Bebas
https://1.bp.blogspot.com/-UkCGzMQL4uw/YKu-H9IJG4I/AAAAAAAAN_w/13VXWqAMPgQmdvHfMYHbxXarKsHDR0z0ACLcBGAsYHQ/w640-h334/6BTJO41UdA-feature.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-UkCGzMQL4uw/YKu-H9IJG4I/AAAAAAAAN_w/13VXWqAMPgQmdvHfMYHbxXarKsHDR0z0ACLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h334/6BTJO41UdA-feature.jpeg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2021/05/terbongkar-beberapa-kadrun-di-kpk-ngaku.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2021/05/terbongkar-beberapa-kadrun-di-kpk-ngaku.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy