$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Tak Hanya Minta Maaf! Ibu Maki Polisi di Jawa Barat Diancam Pidana 216 KUHP Sama Rizieq Shihab

GELORABANGSA - Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (15/5/2021) siang. Mulutmu, harimaumu. Peribahasa ini sering kali dianggap mempunyai konotasi ne...



GELORABANGSA - Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (15/5/2021) siang.

Mulutmu, harimaumu. Peribahasa ini sering kali dianggap mempunyai konotasi negatif bahwa setiap kata yang kita lontarkan bisa menyakiti orang lain.

Meski begitu, peribahasa ini juga punya makna bahwa setiap kata punya kekuatan yang sangat besar efeknya bagi diri sendiri maupun orang lain.

Efeknya bisa jadi buruk maupun baik.

Sebelumnya, suami istri itu memaki petugas di pos penyekatan Benda, Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Mereka marah ke petugas setelah mobil Honda Mibilio berplat Jakarta miliknya diminta diputar balik karena Larangan Mudik.

Dalam video yang beredar pria berkacamata sempat marah-marah dan berusaha merampas handphone petugas.

Bahkan wanita tersebut juga sempat mengeluarkan kata kasar kepada petugas.

Ia juga mengaku masih bagian dari keluarga polisi.

Kasatlantas Polres Sukabumi, AKP Riki FM membenarkan kejadian tersebut.

"Masyarakat itu tidak terima akan aturan pemerintah tentang diputarbalikkan. Anggota kami sudah benar menjelaskan secara sistematis dan humanis kepada masyarakat itu sendiri, kepada pengendar," ujar AKP Riki AM dikutip dari TribunnewsBogor.com (Grup Media Tribun Timur).
 
"Masyarakat itu tidak nerima sehingga dia mengeluarkan handphone dan anggota dengan sigap mengeluarkan handphone juga," ujarnya.

Tak hanya itu, handphone milik petugas malah hendak direbut mereka.

"Handphone anggota mau diambil dan keluarlah kata-kata kasar," kata Riki.

Ia mengatakan, kendaraan tersebut diputar balik petugas saat hendak masuk ke Sukabumi dari arah Bogor.

"Itu dari arah Bogor menuju ke arah Kabupaten Sukabumi, disekat di Benda namun berusaha masuk ke jalan tikus, jalan tikus kami juga sudah jaga untuk menghalau dan dilanjutkan ke wilayah barat, pelat (nomor) Jakarta, terindikasi pelat B," kata AKP Riki AM.

Atas aksi tersebut, keduanya sontak viral hingga jadi perbincangan di media sosial.

Minta Maaf di Kantor Polisi

Kabar terbaru, keduanya menyampaikan permintaan maaf, Minggu (16/5/2021).

Diketahui keduanya masing-masing beridentitas, Raminto dan Hesti.

Kapolres Sukabumi AKBP M Lukman Syarif mengatakan, Raminto dan Hesti adalah warga Bekasi Selatan. 
 
Mereka datang langsung ke Polres Sukabumi untuk meminta maaf ke kantor Polres Sukabumi.

"Hari ini kita telah kedatangan secara sukarela ibu Hesti. Raminto ke kantor Satreskrim Polres Sukabumi atas kejadian berita viral ibu-ibu memaki petugas kepolisian di pos penyekatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi yang terjadi pada hari Sabtu tanggal 15 Mei 2021 pukul 10.00 WIB," katanya.

"Perlu diketahui bahwa kedatangan ibu Hesti di Polres Sukabumi atas kesadaran pribadi beliau, dari hasil pemeriksaan penyidik, bahwa apa yang telah dilakukan ibu Hesti tersebut sudah masuk dalam unsur melawan hukum," jelasnya.

Ia mengatkan, unsur melawan hukum yang dilakukan pria dan wanita asal Bekasi ini yaitu undang-undang nomor 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit menular, pasal 216 KUHP tentang tidak menuruti perintah yang dilakukan menurut undang-undang.

Ketiga,pasal 315 KUHP tentang penghinaan ringan.


Pasal 216 KUHP juga menjerat mantan ketua Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab.

Berikut bunyi Pasal 216 KUHP:

(1) Barang siapa dengan sengaja tidak menuruti perintah atau permintaan yang dilakukan menurut undang-undang oleh pejabat yang tugasnya mengawasi sesuatu, atau oleh pejabat berdasarkan tugasnya, demikian pula yang diberi kuasa untuk mengusut atau memeriksa tindak pidana; demikian pula barang siapa dengan sengaja mencegah, menghalang-halangi atau menggagalkan tindakan guna menjalankan ketentuan undang-undang yang dilakukan oleh salah seorang pejabat tersebut, diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah.

(2) Disamakan dengan pejabat tersebut di atas, setiap orang yang menurut ketentuan undang-undang terus menerus atau untuk sementara waktu diserahi tugas menjalankan jabatan umum.

(3) Jika pada waktu melakukan kejahatan belum lewat dua tahun sejak adanya pemidanaan yang menjadi tetap karena kejahatan semacam itu juga, maka pidananya dapat ditambah sepertiga.

Menurutnya, dengan Briptu Febio Marcelino yang menjadi korban makian pria dan wanita itu telah memafkan kejadian tersebut.

"Atas perbuatannya ibu Hesti dan bapak Raminto menyadari bahwa tindakan yang sudah dilakukan melanggar ketentuan hukum. Dengan itikad baiknya ibu Hesti meminta maaf kepada petugas kepolisian atasnama Briptu Febio dan kepolisian negara RI," jelasnya.

"Saya Kapolres Sukabumi memberikan apresiasi kepada anggota saya yang melaksanakan tugas dengan baik dan menyayangkan kejadian tersebut, di sinilah kita diuji kesabaran sebagai anggota kepolisian dalam melaksanakan tugas, dan disinilah kita lihat kesadaran masyarakat dalam mematuhi anjuran pemerintah," terangnya.

Sementara itu ibu Raminto mengatakan bahwa dirinya khilaf.

Ia meminta maaf khususnya kepada Briptu Febio Marcelino.

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu, khususnya kepada bapak Briptu Febio Marcelono. Saya sangat meminta maaf sebesar-besarnya atas kekhilafan saya kepada bapak sudah berkata kasar.

Insya Allah jadi pelajaran bagi saya, bapak bisa memaafkan apa yang saya sudah sampaikan ke bapak," ucapnya. (TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar S)

 

S: Tribunnews


Name

Berita,6412,Internasional,283,Nasional,5944,Opini,208,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Tak Hanya Minta Maaf! Ibu Maki Polisi di Jawa Barat Diancam Pidana 216 KUHP Sama Rizieq Shihab
Tak Hanya Minta Maaf! Ibu Maki Polisi di Jawa Barat Diancam Pidana 216 KUHP Sama Rizieq Shihab
https://1.bp.blogspot.com/-UCB5gNm5Ytc/YKJkKaDHXbI/AAAAAAAANqU/4kmdUeIgmr4aYeMUe41eQqoUKTKF9FmpwCLcBGAsYHQ/w640-h370/Screenshot_2021-05-17-19-39-15-67.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-UCB5gNm5Ytc/YKJkKaDHXbI/AAAAAAAANqU/4kmdUeIgmr4aYeMUe41eQqoUKTKF9FmpwCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h370/Screenshot_2021-05-17-19-39-15-67.jpg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2021/05/tak-hanya-minta-maaf-ibu-maki-polisi-di.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2021/05/tak-hanya-minta-maaf-ibu-maki-polisi-di.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy