$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Sudah Menyusup ke Hutan Papua? Dijamin Bikin KKB Nyerah dalam 15 Menit, Ini Kehebatan Denjaka TNI AL yang Sering Buat Navy Seals Gentar

GELORABANGSA - Ulah KKB Papua yang kian mengganas, membuat pemerintah pusat menyematkan label teroris untuk kelompok separatis bersenjata d...



GELORABANGSA - Ulah KKB Papua yang kian mengganas, membuat pemerintah pusat menyematkan label teroris untuk kelompok separatis bersenjata di Bumi Cendrawasih itu. 

Dengan adanya label teroris itu, pemerintah meminta TNI-Polri untuk segera menindak tegas KKB Papua yang sudah meresahkan warga, khususnya wilayah pegunungan Tanah Mutiara Hitam.

Dalam jumpa pers di kantornya pada Kamis (29/4/2021), Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengatakan, "Pemerintah sudah meminta kepada Polri, TNI, BIN, dan aparat-aparat terkait itu segera melakukan tindakan secara cepat, tegas, dan terukur."

Pada Sabtu, (1/5/2021) netizen sempat ramai membincangkan keberadaan pasukan khusus TNI AL Detasemen Jala Mangkara (Denjaka).
 
Netizen menyebut Denjaka akan tiba di Papua guna menumpas aksi teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

"Pasukan elite angkatan laut DENJAKA sudah sampai di tanah Papua. Kekuatan 1 Denjaka = 12 orang. Mempunyai kekuatan misterius yang bikin angkatan laut Amerika gemetaran," cuit akun @H4l1mun_D1n61n yang tweetnya sudah dilike 2.8 ribu orang ini.

Ilustrasi pasukan khusus Denjaka TNI AL ( Tribun Jambi)

Isu keterlibatan Denjaka itu disebar salah satu akun di Twitter. Akun tersebut mengisukan bahwa pasukan elite Denjaka telah tiba di Papua.

"Pasukan elit angkatan laut DENJAKA sudah sampai di tanah Papua. Kekuatan 1Denjaka = 12 orang. Mempunyai kekuatan misterius yang bikin angkatan laut Amerika gemetaran," tulisnya.

Informasi itu telah menjadi perbincangan warganet dan menduduki trending topic Twitter.

Menanggapi beredarnya informasi itu, Komandan Korps Marinir Dankoar Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono membantahnya

"Tidak ada," kata Mayjen Suhartono seperti dikutip dari detikcom, Sabtu (1/5/2021).

Mayjen Suhartono menjawab pertanyaan terkait isu pelibatan Denjaka ke Papua untuk menumpas KKB teroris.

Sementara itu, Kadispenal Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono menyebut informasi tersebut sebagai hoax.

Ranpur khusus Denjaka
Ranpur khusus Denjaka ( A Winardi)
Ilustrasi pasukan khusus Denjaka TNI AL ( Tribun Jambi)

Julius menegaskan informasi soal Denjaka tidak pernah disebarkan.

"Nggak ada, kalau Denjaka pasti tidak pernah disampaikan mau ke mana, di mana, nggak ada. Tidak pernah ada informasi, kalau diinformasikan berarti hoax," ujar Julius.

Terlepas dari fakta itu, KKB Papua memang sudah semestinya gentar bila menghadapi pasukan khusus TNI AL Denjaka.

Sebagai pasukan khusus yang dibentuk oleh TNI AL, para personel Denjaka memang merupakan orang-orang pilihan dan terbaik di satuannya.

Para personel Denjaka berasal dari personel terbaik yang semula sudah bertugas di satuan pasukan khusus TNI AL, yakni Komando Pasukan Katak (Kopaska) dan Intai Amfibi Marinir (Taifib).
 
Kemampuan satu personel Denjaka digadang-gadang setara dengan 120 tentara TNI biasa. Tugas utama pasukan elit ini adalah menanggulangi semua aspek terror, terutama yang terjadi di wilayah perairan indonesia.

Eksistensi Denjaka sebagai satuan antiteror aspek laut TNI dimulai sejak diterbitkannya Surat Keputusan KSAL No.Skep/2848/XI/1982 tertanggal 4 November 1982.

Detasemen Jala Mangkara (Denjaka) adalah pasukan khusus milik TNI AL yang memiliki kemampuan mumpuni.

Pasukan Khusus Denjaka yang keberadaan dan penugasannya selalu misterius
Pasukan Khusus Denjaka yang keberadaan dan penugasannya selalu misterius ( http://batam.tribunnews.com)
Ilustrasi pasukan khusus Denjaka TNI AL ( Tribun Jambi)

Wajib Ber-IQ Tinggi

Selain punya ketahanan fisik yang luar biasa, prajurit Denjaka harus benar-benar memiliki IQ tinggi. Bahkan, disebut-sebut, dari ratusan prajurit yang mengikuti seleksi di Kawah Candradimuka, Situbondo, cuma sedikit yang memenuhi kualifikasi.

Pasalnya, Denjaka ini memang bertugas dalam penyusupan di daerah operasi. Maka mereka harus dibekali kemampuan intelijensi yang mumpuni agar bisa mengatasi masalah dengan cepat, baik secara individu maupun secara kelompok.

Saat proses pendidikan pun, calon anggota Denjaka hanya mendapatkan teori di dalam kelas 20 persen. Sisanya, calon prajurit Denjaka akan berlatih langsung di dalam hutan, laut, dan udara.

Bikin kagum pasukan AS

Dalam berbagai atraksi di luar negeri, Denjaka kerap membuat kagum pasukan-pasukan khusus lainnya termasuk Navy SEAL dari Amerika Serikat (AS).

Para anggota Navy SEAL yang secara rutin melakukan latihan bersama Denjaka selalu dibuat geleng-geleng kepala mengingat latihan Denjaka tergolong ekstrem dan berbahaya.

Misalnya saja para personel Denjaka biasa melakukan latihan menembak sasaran dalam jarak dekat dan saling berhadap-hadapan menggunakan peluru tajam, melakukan demo penerjunan dari udara untuk membebaskan teroris dengan cara terjun di atas atap gedung atau kapal kecil yang sedang melaju di tengah laut, dan lain-lain.

Denjaka.
Denjaka. ( http://www.tnial.mil.id)
Ilustrasi pasukan khusus Denjaka TNI AL ( Tribun Jambi)

Terlatih di laut

Pasukan ini juga terlatih berenang di laut dengan jarak jauh dan menyelam ke dasar laut.

Di awal pembentukannya, Pasusla beranggotakan 70 prajurit pilihan yang berasal dari Satuan Pasukan Katak (Kopaska) dan Batalion Intai Amfibi Marinir (Yontaifib).

Surat keputusan itu berisi, pembentukan Pasukan Khusus Angkatan Laut (Pasusla) yang bertugas menanggulangi bermacam bentuk ancaman keamanan yang terjadi pada aneka wahana transportasi laut sipil, kapal perang TNI AL, maupun instansi penting yang berada di tepi pantai atau di tengah laut.

Pucuk kendali pembinaan menjadi tanggung jawab Panglima Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) dengan koordinasi bersama Komandan Korps Marinir.

Sementara wewenang penugasan ada di tangan KSAL.

Pasusla memperoleh legalisasi lewat surat keputusan Panglima ABRI tahun 1984.

Sejak itu Pasusla menjadi satuan antiteror yang pembinaannya khusus di bawah Komandan Korps Marinir.

Secara resmi nama "Detasemen Jala Mangkara" mulai dipakai sejak keluarnya Surat Keputusan KSAL No.Kep/42/VII/1997 tertanggal 31 Juli 1997.

Namun hingga kini justru tanggal 4 November yang ditetapkan sebagai hari jadi satuan elite yang bermarkas komando merangkap pusat pendidikannya berada di Bhumi Marinir Cilandak, Jakarta Selatan.

Pasukan khusus Denjaka
Pasukan khusus Denjaka ( )
Ilustrasi pasukan khusus Denjaka TNI AL ( Tribun Jambi)

Dilatih menjadi antiteror

Denjaka memiliki fasilitas latihan yang lengkap di Bhumi Marinie, karena terdapat bangunan yang bisa mensimulasikan lautan, kapal perang, kapal selam, hutan belantara, rawa-rawa, bangunan untuk latihan perang antiteror, dan lainya.

Pada dasarnya, materi pendidikan antiteror dan antisabotase yang diterima calon anggota Denjaka tak banyak beda dengan yang disuguhkan pada unit-unit antiteror lainnya di jajaran TNI.

Selain penguasaan ilmu bertempur, Denjaka juga dibekali ilmu kejiwaan dan analisa situasi khusus. Sebelum melancarkan serangan, biasanya diajukan tim pendahulu yang bertindak sebagai negosiator dengan teroris.

Di samping agar tahu apa yang dituntut, dari negosiasi dapat juga diukur waktu yang cukup lama agar unit serbu sempat menyiapkan diri sebaik mungkin.

Hanya saja ruang lingkup operasi lebih banyak berkutat di laut.

Selain metode pencapaian sasaran lewat teknik lintas udara (combat free fall) juga ditekankan penguasaan metode bawah air (combat diving) dan lintas atas air senyap.

Baik dengan berenang (combat swimming) maupun memakai perahu karet.

Hal ini wajar mengingat pada praktiknya satuan Denjaka sedang menggabungkan ketiga macam teknik perlintasan guna mencapai sasaran yang dituju.

Ilustrasi pasukan khusus Denjaka TNI AL ( Tribun Jambi)

Alhasil, satuan elite ini bakal mengadakan program latihannya di tempat yang bermatra lautan.

Misalnya kapal penumpang yang tengah berlayar, anjungan minyak lepas pantai, atau pulau terpencil di tengah laut.

Selain penguasaan ilmu bertempur, Denjaka juga dibekali ilmu kejiwaan dan analisa situasi khusus.

Sebelum melancarkan serangan, biasanya diajukan tim pendahulu yang bertindak sebagai negosiator dengan teroris.

Di samping agar tahu apa yang dituntut, dari negosiasi dapat juga diukur waktu yang cukup lama agar unit serbu sempat menyiapkan diri sebaik mungkin.

Tak hanya itu, para negosiator juga bertugas "membaca" kemampuan, kekuatan, tipu muslihat, sekaligus kelemahan teroris.

Bila upaya negosiasi berujung pada kebuntuan, unit serbu segera dikerahkan. Terbagi dalam tiga tim, yakni tim atas air, bawah air, dan lintas udara.

Masing-masing tim beranggotakan selusin prajurit dengan spesialisasi beragam. Mulai dari penjinakan bahan peledak, medis, komunikasi elektronik dan teknologi informasi.

Ada banyak sandi yang dipakai dalam operasi Denjaka. Isyarat operasi bisa disandikan dengan "KILAT", penundaan dengan "MENDUNG", dilanjutkan dengan "CERAH".

Ilustrasi pasukan khusus Denjaka TNI AL ( Tribun Jambi)

Waktu yang dibutuhkan oleh ketiga tim serbu Denjaka sejak masuk ke lokasi sasaran, menggelar serangan dadakan hingga evakuasi personel biasanya tak lebih dari 15 menit.

Persenjataan mumpuni

Layaknya satuan antiteror, tim serbu mengandalkan persenjataan yang cukup mumpuni dalam pertarungan jarak dekat.

Beragam pistol otomatis, granat asap, granat kejut, hingga senapan mesin ringan, masuk dalam inventaris. Misalnya, pistol otomatis SiG Sauer P-226/P-228 kaliber 9mm, pistol mitraliur Uzi kaliber 9mm, senapan otomatis MP5 dengan beragam variannya dan senapan tembak runduk SG-550 kaliber 5,56mm.

Tim serbu juga memanfaatkan sejumlah peralatan pendukung.

Daftarnya cukup standar yakni, perahu karet bermotor, peralatan selam lengkap, peralatan para lengkap, komunikasi elektronik, senter kedap air, navigasi GPS serta pengendus malam NVG.

Tak hanya operasi antiteror dan antisabotase, Denjaka dapat pula dilibatkan dalam operasi rahasia "jenis lain" berdasarkan perintah langsung Panglima TNI.

Hingga kini, keberadaan satuan ini terkesan dirahasiakan. Bahkan penugasannya pun acap kali tak diakui ataupun tercatat resmi oleh Markas Besar TNI.

(*)

 

S: Tribunnews


Name

Berita,6634,Internasional,310,Nasional,6165,Opini,254,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Sudah Menyusup ke Hutan Papua? Dijamin Bikin KKB Nyerah dalam 15 Menit, Ini Kehebatan Denjaka TNI AL yang Sering Buat Navy Seals Gentar
Sudah Menyusup ke Hutan Papua? Dijamin Bikin KKB Nyerah dalam 15 Menit, Ini Kehebatan Denjaka TNI AL yang Sering Buat Navy Seals Gentar
https://1.bp.blogspot.com/-3QZLjJJnFxs/YI6OazjD9pI/AAAAAAAANHw/ck2GFyk9dd8p12V5fpWSXS0C7rvMEG5UQCLcBGAsYHQ/w640-h408/Screenshot_2021-05-02-18-34-06-52.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-3QZLjJJnFxs/YI6OazjD9pI/AAAAAAAANHw/ck2GFyk9dd8p12V5fpWSXS0C7rvMEG5UQCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h408/Screenshot_2021-05-02-18-34-06-52.jpg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2021/05/sudah-menyusup-ke-hutan-papua-dijamin.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2021/05/sudah-menyusup-ke-hutan-papua-dijamin.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy