$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Jangan Mengutuk Israel, Janji Diberkati Tak Bisa Dibatalkan Tuhan

GELORABANGSA - Balak Raja Moab sangat ketakutan terhadap bangsa Israel karena mendengar apa yang Israel lakukan terhadap orang Amori. Dia i...



GELORABANGSA - Balak Raja Moab sangat ketakutan terhadap bangsa Israel karena mendengar apa yang Israel lakukan terhadap orang Amori.

Dia ingin bangsa Israel menjadi terkutuk dengan cara meminta Bileam mengutuk bangsa ini. Dia menjanjikan uang yang sangat banyak agar Bileam mau mengutuk bangsa ini.

Tetapi setiap Bileam diminta memperkatakan kutuk, Dia selalu memperkatakan berkat yang daripada Tuhan.

Tuhan tidak membiarkan Bileam mengutuk bangsa Israel.

Israel adalah umat kesayanganNya. Dia sudah berjanji bahwa Israel akan diberkati, tidak mungkin Dia batalkan berkat-berkat itu.

Bendera Israel di kota Yerusalem, Israel.
Bendera Israel di kota Yerusalem, Israel. (Tribunnews.com)
Ada dua alasan mengapa memberkati Israel adalah baik?

Pertama, itu adalah perintah Tuhan sendiri.

 “Ketahuilah, aku mendapat perintah untuk memberkati, dan apabila Dia memberkati, maka aku tidak dapat membalikkannya” (Bilangan 23:20).

Bila itu perintah dan kita melanggarnya bukan hal yang baik yang akan kita terima tetapi hal yang buruk yang datang. Perintah itu bukan untuk dilanggar tetapi untuk dilakukan. 

Sebab bila kita memberkati Israel, Alkitab katakan, ”Diberkatilah orang yang memberkati engkau, dan terkutuklah orang yang mengutuk engkau!" (Bilangan 24:9).

Kedua, sebab Israel adalah bangsa yang disertai Tuhan. Buktinya apa? “sebab tidak ada mantera yang mempan terhadap Yakub, ataupun tenungan yang mempan terhadap Israel.

Pada waktunya akan dikatakan kepada Yakub, begitu juga kepada Israel, keajaiban yang diperbuat Allah” (Bilangan 23:23).

Israel Bangsa Pilihan dan Kesayangan Tuhan, Janji Pemulihan akan Digenapi

Tahun ini bangsa Israel sudah memasuki tahunnya yang ke -71.

Setiap tahunnya peringatan ini dirayakan secara meriah.

Dalam Alkitab Israel disebut sebagai bangsa pilihan dan kesayangan Allah.

Israel memainkan peran yang sangat besar terhadap sejarah dan nubuatan kedatangan Yesus Kristus.

Hal ini dituliskan dalam Kejadian 3: 15 dan Yesaya 7: 14. Dalam Yeremia 33: 15 dijelaskan bahwa Yesus adalah Tunas keadilan bagi Daud. “Ia (Yesus) akan melaksanakan keadilan dan kebenaran di negeri” (ayat 15b). Dan dia mewakili bangsa Israel.

Timbangan adalah lambang religius yang dipakai untuk menggambarkan Israel.

Bendera Israel berkibar di dekat Masjid Kubah Batu Al Aqsa pada 5 Desember 2017.
Bendera Israel berkibar di dekat Masjid Kubah Batu Al Aqsa pada 5 Desember 2017. (AFP/Thomas Coex)
Ada juga simbol terkait Lupus yang menggambarkan seekor hewan yang dikorbankan serta sebuah mahkota yang merupakan gambaran bahwa Yerusalem adalah mahkota itu (Yesaya 62: 1-3).

Di Mazmur 80: 1-7 juga dituliskan bagaimana bintang terang yang bersinar sebagai bentuk dari kehadiran Allah. Setelah kelahiran Yesus, imam-imam dan orang farisi malah menolakNya.

Saat pertama kali berkunjung ke Israel, Yesus segera memanggil 12 muridNya, orang-orang Yahudi pertama yang membangun gereja mula-mula.

Dalam Zakharia 14: 3-11 disebutkan bahwa Israel akan dipulihkan dan akan berkuasa bersama-sama dengan Kristus melalui kedatangan-Nya yang kedua kalinya.

Setelah kedatangan-Nya, pemerintahan seribu tahun akan ditegakkan.

Yesus sebagai juruslamat akan berdiri di atas Yerusalem dan seluruh bumi akan menyaksikan peristiwa tersebut lewat tanda-tanda dari matahari, bulan dan bintang.

Meskipun tampaknya Allah sudah menetapkan Israel sebagai bangsa pilihanNya. Bukan berarti Dia mengesampingkan bangsa-bangsa dan suku-suku lain di dunia.

Tuhan justru memerintahkan bangsa Israel untuk menghormati orang lain dan negara lain untuk tinggal bersama dengan mereka.

“Tetapi apabila seorang asing telah menetap padamu dan mau merayakan Paskah bagi TUHAN, maka setiap laki-laki yang bersama-sama dengan dia, wajiblah disunat; barulah ia boleh mendekat untuk merayakannya; ia akan dianggap sebagai orang asli. Tetapi tidak seorangpun yang tidak bersunat boleh memakannya.” (Keluaran 12: 48)

Ayat ini menunjukkan keadilan Allah atas semua bangsa.

Tuhan melanjutkan, “Satu hukum saja akan berlaku untuk orang asli dan untuk orang asing yang menetap di tengah-tengah kamu.” (ayat 49) Dia juga menegaskan supaya jangan memperlakukan orang asing atau menindasnya karena bangsa Israel pun sebelumnya adalah orang asing di tanah Mesir (Keluaran 22: 21).

Selain itu, orang-orang non Yahudi pun tetap diperhitungkan Allah setelah peristiwa Hari Pentakosta. Awalnya, pengikut Yesus yang mendirikan gereja mula-mula adalah Yahudi (Kisah Para Rasul 2: 5).

Tapi kisah pencurahan Roh Kudus membuka akses bagi orang-orang non Yahudi untuk memperoleh janji kekal Allah.

“Karena itu ingatlah, bahwa dahulu kamu--sebagai orang-orang bukan Yahudi menurut daging, yang disebut orang-orang tak bersunat oleh mereka yang menamakan dirinya "sunat", yaitu sunat lahiriah yang dikerjakan oleh tangan manusia, bahwa waktu itu kamu tanpa Kristus, tidak termasuk kewargaan Israel dan tidak mendapat bagian dalam ketentuan-ketentuan yang dijanjikan, tanpa pengharapan dan tanpa Allah di dalam dunia. Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu "jauh", sudah menjadi "dekat" oleh darah Kristus.” (Efesus 2: 11-13)

Petrus dan jemaat gereja mula-mula mulai memahami bahwa Allah juga memanggil orang-orang non Yahudi setelah pencurahan Roh Kudus yang terjadi secara ajaib kepada seorang bernama Kornelius dan keluarganya.

Saat Yesus datang kembali ke dunia dan membangun KerajaanNya di bumi, Dia akan memulihkan Israel sebagai bangsa yang paling besar di dunia (Yesaya 11: 12 & 14: 1-2). (*)


S: Tribunnews


Name

Berita,6634,Internasional,310,Nasional,6165,Opini,254,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Jangan Mengutuk Israel, Janji Diberkati Tak Bisa Dibatalkan Tuhan
Jangan Mengutuk Israel, Janji Diberkati Tak Bisa Dibatalkan Tuhan
https://1.bp.blogspot.com/-fx1ZGh__moo/YJ6EyGWt5bI/AAAAAAAANig/SYWRbCI6qOEXEZdqWm7aGh2JQU2R4F9dQCLcBGAsYHQ/w640-h360/Screenshot_2021-05-14-21-08-35-90.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-fx1ZGh__moo/YJ6EyGWt5bI/AAAAAAAANig/SYWRbCI6qOEXEZdqWm7aGh2JQU2R4F9dQCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h360/Screenshot_2021-05-14-21-08-35-90.jpg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2021/05/jangan-mengutuk-israel-janji-diberkati.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2021/05/jangan-mengutuk-israel-janji-diberkati.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy