$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Bukan Moeldoko, SBY Adalah Aktor Utama Kudeta AHY

GELORABANGSA - Moeldoko terlihat sebagai aktor utama kudeta AHY, namun sebenarnya SBY adalah tokoh di balik peristiwa kudeta anaknya sendir...



GELORABANGSA - Moeldoko terlihat sebagai aktor utama kudeta AHY, namun sebenarnya SBY adalah tokoh di balik peristiwa kudeta anaknya sendiri.

Kudeta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dari singgasana Partai Demokrat menjadi perbincangan hangat akhir-akhir ini.

 Moeldoko didapuk sebagai aktor protagonis oleh "sutradara" penyelenggara Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat, di antaranya Marzuki Ali, Hengky Luntungan, Jhoni Allen Marbun, Darmizal, dan sejumlah tokoh-tokoh lain. 

Praktis, semua mata tertuju pada sosok Moeldoko sebagai aktor utama kudeta AHY, padahal situasi kudeta ini diciptakan sendiri oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tanpa ia sadari.

AHY merupakan seorang prajurit yang berprestasi, terbukti pria kelahiran 10 Agustus 1978 tersebut mampu meraih penghargaan Bintang Adi Makayasa sebagai lulusan terbaik Akademi Militer (Akmil) tahun 2000.

 Prestasi akademiknya juga sangat luar biasa, tercatat ia memiliki tiga gelar akademik yang diterimanya dari Nanyang Technological University, Harvard University, dan Webster University.

Setelah lulus dari Akmil, tahun 2001 AHY mengikuti Sekolah Dasar Kecabangan Infanteri dan Kursus Combat Intel, kemudian ia bergabung dengan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad). 

Tahun 2002 AHY yang menjabat sebagai Komandan Peleton di Batalyon Infanteri Lintas Udara 305/Tengkorak ditugaskan di Aceh dalam rangka pemulihan keamanan yang penuh risiko. 

AHY juga pernah ditugaskan dalam operasi perdamaian PBB di Lebanon pada tahun 2006. Jabatan terakhirnya ialah Komandan Batalyon Infanteri Mekanis 203/Arya Kemuning dengan pangkat mayor.

Pencapaian-pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa AHY adalah seorang prajurit yang brilian, alih-alih hanya mengandalkan nama besar ayahnya. 

Namun naasnya, ia harus legowo mengundurkan diri sebagai prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) demi memenuhi keinginan sang ayah, SBY.

 Presiden Republik Indonesia keenam itu sangat menginginkan AHY mengikuti jejaknya sebagai seorang politisi.

Kontestasi pertama bagi AHY di panggung politik adalah Pilkada DKI tahun 2017 di mana ia diusung oleh empat partai politik, yakni Demokrat, PPP, PKB, dan PAN. 

Sayang seribu sayang, putra mahkota Cikeas ini gagal memenangi pertarungan dan bahkan meraih suara terendah di antara kandidat yang lain. 

Alhasil, saat itu perjudian SBY menarik AHY dari militer adalah keputusan yang salah. Tak patah arang, SBY yang terkenal sebagai ahli strategi politik berupaya sekeras mungkin agar putranya memiliki jabatan publik.

Bak gayung bersambut, momentum Pilpres 2019 menjadi panggung kedua bagi AHY. Demokrat yang saat itu tidak memiliki daya tawar untuk menjadi "panglima koalisi" karena perolehan suaranya jauh di bawah Gerindra, maka mau tidak mau diambil keputusan merapat ke kubu Prabowo yang kala itu belum memutuskan siapa cawapresnya.

 Alih-alih mendampingi Prabowo, AHY justru ditikung oleh Sandiaga Uno yang ditengarai oleh salah satu Politisi Partai Demokrat, Andi Arief memberikan mahar kepada Prabowo sekaligus menyebut Prabowo sebagai "jenderal kardus".

Peristiwa "jenderal kardus" tersebut nampaknya ingin segera dilupakan oleh SBY, yang lagi-lagi selalu berupaya "menggendong" AHY dalam mewujudkan ambisinya. Ya, tentu saja ambisi SBY, bukan ambisi AHY. 

Upaya pertama yang dilakukan oleh SBY adalah menjadikan AHY sebagai Ketum Partai Demokrat pada Kongres V di JCC Senayan tahun 2020. Belum genap setahun menjabat, posisi AHY digoyang oleh kader dan mantan kader Demokrat yang meminta bantuan pihak luar dalam upaya pencongkelan AHY dari posisi ketua umum partai.

Moeldoko, yang kini menjabat sebagai Kepala KSP (Kantor Staf Presiden) akhirnya mampu menduduki posisi sebagai Ketua Umum Partai Demokrat versi KLB Deli Serdang. 

SBY dibuat geram hingga muncul pernyataan bahwa ia menyesal telah memberi banyak jabatan/kepercayaan kepada Moeldoko saat masih menjabat sebagai presiden. Pernyataan lain yang tak kalah sensasional adalah, SBY menyebut Moeldoko sebagai pembohong, tidak berjiwa ksatria, hingga pembunuh bertangan dingin.

SBY tentu sangat murka kepada Moeldoko karena manuvernya demi menyingkirkan AHY dari kursi Ketua Umum Partai Demokrat. 

Namun, meski begitu SBY seharusnya sadar bahwa dikudetanya AHY dari kursi Ketua Umum Partai Demokrat sejatinya bukan ulah Moeldoko, namun karena keputusannya sendiri. 

Jika saja pada saat itu SBY tidak menarik AHY dari militer demi ambisi dan obsesinya, sudah pasti kini AHY tetap menjadi seorang prajurit hebat yang berprestasi, bahkan mungkin mampu menjadi seorang Panglima TNI di kemudian hari dan tidak akan pernah mengalami peristiwa kudeta seperti saat ini. 

Jadi, siapa yang salah atas terancamnya karier seorang AHY? SBY atau Moeldoko? Lantas, siapa aktor utama kudeta AHY dari Partai Demokrat? SBY atau Moeldoko?

Lihat artikel asli




S: Kumparan



Name

Berita,6534,Internasional,283,Nasional,6066,Opini,212,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Bukan Moeldoko, SBY Adalah Aktor Utama Kudeta AHY
Bukan Moeldoko, SBY Adalah Aktor Utama Kudeta AHY
https://1.bp.blogspot.com/-WIXVxJD8ts4/YEoMg9-UxrI/AAAAAAAALlc/o4EYk8WsSCwYYH4nSuQa5Bawv6hOPgQPgCLcBGAsYHQ/w640-h532/Screenshot_2021-03-11-19-23-35-95.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-WIXVxJD8ts4/YEoMg9-UxrI/AAAAAAAALlc/o4EYk8WsSCwYYH4nSuQa5Bawv6hOPgQPgCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h532/Screenshot_2021-03-11-19-23-35-95.jpg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2021/03/bukan-moeldoko-sby-adalah-aktor-utama.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2021/03/bukan-moeldoko-sby-adalah-aktor-utama.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy