$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Apesnya Rizieq, Sidang Sepi Pendukung, Jaksa “Nuabok” Balik Dengan Telak!

GELORABANGSA - Kembali hari ini digelar sidang kasus-kasus Rizieq Shihab, secara langsung di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur.  Agenda ...



GELORABANGSA - Kembali hari ini digelar sidang kasus-kasus Rizieq Shihab, secara langsung di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur. 

Agenda sidang hari ini adalah tanggapan jaksa penuntut umum terhadap eksepsi atau nota keberatan terdakwa (Rizieq). 

Dilansir beritasatu.com, Rizieq sudah hadir di sana sejak pagi dengan pengawalan ketat. Sedangkan tim kuasa hukumnya perlu menunggu cukup lama sebelum dipanggil memasuki ruang sidang Sumber.

Poin saya adalah bahwa Rizieq hadir di dalam sidang hari ini. Sama seperti sidang pada hari Jumat (26/3) lalu. 

Tapi, ada yang berbeda terjadi pada sidang kali ini. Kalau sidang Jumat lalu PN Jaktim dipenuhi oleh beberapa pendukung Rizieq yang mendesak mau masuk. 

Bahkan sampai ada emak-emak yang viral nangis-nangis mengeluh sambil nge-vlog. Kali ini suasana sepi. 

Minim pendukung Rizieq, kalau tidak mau disebut sama sekali tidak ada.

 Rentetan foto yang dilansir detik.com dan tempo.co menunjukkan sepinya suasana di PN Jaktim. Yang terlihat hanya aparat kepolisian yang sedang bertugas.

Article (Detik.com)


Article (Tempo.co)

Ini salah satu pertanda apesnya Rizieq hari ini. Saya duga, minimnya para pendukung Rizieq berhubungan dengan pemberitaan soal penangkapan para terduga teroris pasca aksi bom bunuh diri di Makassar.

 Bukan soal ditangkapnya sih. Melainkan beredarnya foto-foto terduga teroris itu yang menunjukkan mereka berada di lokasi sidang Rizieq. 

Yang saya artikan bahwa ada potensi sidang Rizieq menjadi target pemboman berikutnya. 

Para pendukung Rizieq yang awalnya hendak mendatangi lokasi sidang Rizieq menjadi takut. Gimana kalau beneran akan dibom? Mati konyol dong.

 Siapa yang mau? Ini sangat menohok ke arah Rizieq. Bahwa seruan-seruan jihad bela ulama/Rizieq hanyalah seruan kosong.

 Ramenya di medsos saja. Bersahut-sahutan diselingi takbir. Nyatanya mereka lebih menyayangi nyawa masing-masing.

 Ketimbang beneran mau jihad buat imam besar. Duh, sakitnya tuh di sini….

Keapesan Rizieq tidak berhenti di sana saja. Agenda hari ini, jaksa penuntut umum menanggapi eksepsi Rizieq. 

Sebelumnya, dengan agenda Rizieq membacakan eksepsinya itu, seorang pengamat politik bahkan sampai menyebut Rizieq sebagai “singa podium”, menggambarkan keuntungan sidang offline bagi Rizieq Sumber. 

Rizieq bagai kembali ke habitatnya, ceramah sambil memaki dan mengumpat. Jaksa saja dia sebut “pandir”, “dungu” dan menyebar hoaks dan fitnah Sumber
 
Hari ini, gantian jaksa penuntut yang “nuabok” balik Rizieq. Jaksa kok dibilang dungu. Ya dibalas lah dengan telak. Eksepsi Rizieq dipenuhi dengan ayat-ayat Al Quran dan Hadist. Jaksa menyebut itu tidak termasuk dari dalil hukum yang berlaku.

 Ayat Al Quran dan Hadist tidak menjadi padanan dalam penerapan pidana umum di Indonesia. Namun, jaksa terketuk hatinya untuk mengutip salah satu hadist, yakni penegasan Nabi Muhammad bahwa siapa pun yang bersalah, walaupun itu adalah Fatimah putri Rasulullah, maka hukum tetap ditegakkan. Jadi jaksa pun meneladani sabda Rasulullah ini Sumber. Sekalian menyentil Rizieq, wong putri Nabi saja harus dihukum jika bersalah, apalagi Rizieq!

Jaksa juga membalas tuduhan fitnah dari Rizieq. Menurut jaksa, tidak ada satu huruf atau kata pun di dalam dakwaan yang bertuliskan fitnah. Melainkan rangkaian fakta sebagaimana alat bukti yang ada Sumber. Untuk membalas disebut pandir dan dungu, jaksa menilainya sebagai kalimat nonyuridis (tidak berhubungan dengan hukum). Kata-kata itu disampaikan Rizieq hanya mengikuti emosi semata. “Bahasa-bahasa seperti ini digunakan oleh orang-orang yang tidak terdidik dan dikategorikan kualifikasi berpikiran dangkal,” ujar jaksa. Jleb! Jaksa juga mengingatkan Rizieq agar  ”jangan mudah menjustifikasi orang lain, apalagi meremehkan sesama. Sifat demikian menunjukkan akhlak dan moral yang tidak baik,” lanjut jaksa Sumber. Jleb lagi!

Bahkan jaksa menjawab apa yang ditudingkan Rizieq terhadap Menko Polhukam Mahfud MD, bahwa Mahfud lah yang mempersilakan massa menjemputnya. Jaksa menyebut pengumuman Mahfud itu tidak ada relevansinya dengan kerumunan yang ditimbulkan Rizieq. Jaksa menyebut Rizieq sekedar mengkambinghitamkan Mahfud MD saja Sumber. Betul! Cari-cari alasan buat ngeles saja! Sama saja dengan tuduhan dari tim pengacara Rizieq soal kriminalisasi Rizieq sebagai bagian operasi intelijen skala besar. Pernyataan itu disebut jaksa “hanya merupakan luapan emosi serta kegelisahan dari penasehat hukum serta menunjukkan bahwa penasehat hukum kekurangan dalil hukum” Sumber. Jleb! Karena tidak bisa membantah secara dalil hukum, maka disebutlah yang aneh-aneh, macam operasi intelijen itu. Ketahuan sudah kehabisan akal kan?

Nah, bagian akhir tanggapan jaksa yang paling keras “menampar” Rizieq. “…sungguh sangat disayangkan seorang tokoh agama yang mengaku dirinya imam besar dari sebuah organisasi keagamaan yang memiliki visi misi untuk menciptakan akhlakul karimah, dengan program revolusi akhlaknya, akan tetapi dari semua ucapannya sangat bertentangan dengan program revolusi akhlaknya, karena sering merendahkan orang lain, dalam hal ini jaksa penuntut umum yang sering dimaki dan diumpat dengan kata-kata yang kurang pantas dari segi akhlakul karimah,” ujar jaksa. Makjleb! “Apalagi diucapkan di muka persidangan terbuka untuk umum, oleh seorang tokoh agama yang mengaku imam besar dengan kata-kata biadab, tidak beradab, keterbelakangan intelektual, pandir, dan seterusnya,” lanjut jaksa. Makjleb-jleb! Lalu jaksa pun gantian menceramahi Rizieq. Menyebut semua manusia di dunia adalah ciptaan Allah SWT, yang memiliki kesamaan derajat di depan Allah. Yang membedakannya hanyalah ketakwaannya. Sedang yang bisa mengukur ketakwaan manusia itu adalah Allah SWT dengan manusia itu sendiri Sumber. Makjleb-jleb-jleb!

Habis lah Rizieq, dikuliti, dibalas dan diceramahi oleh jaksa penuntut umum. Semua perkataan Rizieq dikembalikan lagi dengan kekuatan super. Bikin pipi panas serasa kena tampar. Menyebut diri imam besar, bicara soal revolusi akhlak, tapi dia sendiri tidak mencerminkan akhlak yang baik. Jaksa bagaikan menyuarakan isi hati kita semua. Puas membaca balasan jaksa itu. Serasa kita sendiri yang meneriakkannya di depan Rizieq. Selalu dari kura-kura!



S: Ninanoor


Name

Berita,6627,Internasional,310,Nasional,6158,Opini,253,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Apesnya Rizieq, Sidang Sepi Pendukung, Jaksa “Nuabok” Balik Dengan Telak!
Apesnya Rizieq, Sidang Sepi Pendukung, Jaksa “Nuabok” Balik Dengan Telak!
https://1.bp.blogspot.com/-uq_pKMY9gKs/YGMdi9oEmzI/AAAAAAAAMT4/pgJI2UYv_q4IVMcQOjW6xoHlwNMN3EVrQCLcBGAsYHQ/w640-h0/IMG_20210330_194337.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-uq_pKMY9gKs/YGMdi9oEmzI/AAAAAAAAMT4/pgJI2UYv_q4IVMcQOjW6xoHlwNMN3EVrQCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h0/IMG_20210330_194337.jpg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2021/03/apesnya-rizieq-sidang-sepi-pendukung.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2021/03/apesnya-rizieq-sidang-sepi-pendukung.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy