$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Tubuh Kopassus Pratu Suparlan Dihujani Peluru Tapi Nekat Ledakkan 2 Granat, Teman Selamat

GELORABANGSA - Namanya Suparlan dan pangkatnya hanya Pratu (Prajurit Satu). Namun nama Kopassus melegenda karena keberaniannya mengorbankan...



GELORABANGSA - Namanya Suparlan dan pangkatnya hanya Pratu (Prajurit Satu). Namun nama Kopassus melegenda karena keberaniannya mengorbankan nama.

Di Pusdikpassus Batujajar, Jawa Barat ada nama landasan pacu untuk mengabadikan prajurit Kopassus itu.

Kisahnya sungguh heroik, tubuhnya hancur menjadi tameng peluru untuk teman-temannya.

Suparlan mengorbankan dirinya sendiri demi menyelamatkan regu gabungan Kopassus dan Kostrad dari
serangan Fretilin

Kisah bermula ketika 1 unit gabungan berkekuatan 9 orang personel, 4 Kopasus dan 5 Kostrad, dibawah pimpinan Lettu Poniman Dasuki (Brigjen Purn) melakukan patroli di Zona Z pedalaman Timor.

Zona tersebut masih sangat rawan, karena terindikasi menjadi daerah konsentrasi tokoh-tokoh Fretelin, seperti Lobato, Lere dan Xanana.

Selain itu terkonsentrasi 300-an Fretelin dengan persenjataan campuran.

Kebanyakan dari mereka merupakan mantan Tropaz Portugal yang berpengalaman dalam pertempuran di Mozambique.

Awalnya, tim Kopassus Kostrad itu akan menyergap Pos Pengamatan Fretelin.

Setelah melumpuhkan Pos Pengamatan Fretelin, tiba tiba dari berbagai arah muncul pasukan Fretelin dalam jumlah besar.

Kontak senjata terjadi.

Tapi pertempuran menjadi tidak berimbang, karena tim gabungan Kopassus Kostrad kalah jumlah.

Pratu Suparlan, Prajurit Kopassus di Timor Timur
Pratu Suparlan, Prajurit Kopassus di Timor Timur (ist)
Unit gabungan itu terdesak hebat, digunting dari berbagai arah, termasuk dari ketinggian bukit-bukit.

Peluru tembakan menghujani personel Unit Gabungan.

Personel operator Minimi dari Kostrad yang pertama-tama tumbang.

Ia langsung gugur ditempat.

Kemudian disusul 3 orang lainnya di formasi paling belakang yang juga terkena peluru.

Tersisa lima personel terdesak hebat dan bertahan mati-matian.

Kopassus Kostrad kalah jumlah.

Sisa unit gabungan ini mundur setapak demi setapak sehingga menghampiri bibir jurang sambil mencari kemungkinan meloloskan diri dari killing ground.

Saat itu hanya ada satu celah untuk meloloskan diri.

Akan tetapi dibutuhkan waktu yang cepat untuk melintas sebelum pasukan Fretilin menutup celah bukit tersebut.

Komandan Unit memerintahkan sisa unit menuju ke celah tersebut.

Pratu Suparlan yang ada di posisi paling depan, bukannya mendengarkan perintah komandan unit.

Pratu Suparlan malah bergerak mundur tanpa mengindahkan perintah Dan Unitnya.

Ia nekat mencoba menghambat laju musuh,.

"Komandan bawa yang lainnya, saya akan berusaha menghambat!"

Di sinilah Pratu Suparlan menunjukkan sifat kepahlawanannya, antara kehormatannya sebagai laki-laki, prajurit, korps dan negaranya.

Tanpa menghiraukan peringatan Dan Unit agar mundur, Pratu Suparlan membuang senjatanya.

Ia mengambil Minimi milik rekannya yang gugur.

Penuturan saksi mata Fretilin yang tertangkap, Pratu Suparlan berlari kearah datangnya Fretilin dan menyambutnya dengan siraman Minimi.

Jatuh bangun terkena tembakan di tubuhnya, Suparlan mengamuk seperti banteng.

Suparlan mengejar mereka hingga ke semak persembunyian Fretelin.

Tidak terhitung berapa peluru yang sudah bersarang di badannya.

PDL Pratu Suparlan berubah warna menjadi merah karena darah yang membanjiri tubuhnya. Pratu

Suparlan menyerang hingga sampai kehabisan amunisi.

Kondisinya mulai lemas karena kekurangan darah.

Ia mencabut pisau komando dan bertarung satu lawan satu.

Sepertinya Fretilin berniat mempermainkannya dengan tidak membunuhnya secara langsung.

Suparlan bertarung mati-matian sendiri, hanya berbekal pisau komando.

Suparlan sempat merobohkan enam orang Fretilin, sebelum tangannya tidak mampu lagi menggenggam pisau.

Dan Unit dengan sisa pasukannya melihat Pratu Suparlan tidak muncul.

Ia memutuskan untuk kembali mencari Pratu Suparlan dan membantu.

Suparlan sendiri dikelilingi oleh puluhan Fretilin.

Saat itu terlihat bagaikan menunggu malaikat maut yang akan menjemput nyawa Pratu Suparlan.

Rupanya, Suparlan seorang yang cerdik.

Taktik melemahkan dirinya ternyata sangat tepat.

Saat dia terduduk, pasukan Fretilin berkerumun mendekatinya, siap mengeksekusi.

Tepat saat satu tembakan mengenai lehernya, Suparlan oleng, hampir roboh ke tanah.

Dengan sisa-sisa tenaganya, Suparlan mengambil 2 granat dari balik kantong PDL nya.

Ia langsung mencabut pin.

Didahului teriakan "Allahuakhbar...!", ia berlari serta meloncat berjibaku pas di tengah rimbunan Freteilin yang mengepungnya.

Granat meledak disertai gugurnya seorang prajurit pemberani.

Bersama itu juga, sejumlah musuh tewas.

Mengetahui gugurnya Suparlan, sisa 5 personel yang tadi meloloskan diri dan sudah menguasai ketinggian, berbalik menyerang.

Merekamenembaki kerumunan Fretilin dari ketinggian dengan bertubi-tubi.

Dalam kontak senjata sengit itu, kembali 3 personel Baret Merah tumbang.

Saat itu bala bantuan gabungan Kostrad/Brimob tiba.

Tim itu membantu memukul mundur Fretelin dengan cara menjepit.

Riuh rendah tembakan makin menjadi-jadi.

Mayat bergelimpangan di mana-mana, termasuk 7 personel Unit Gabungan tadi.

Dari jumlah asal 9 orang Unit Gabungan Kopassus/Kostrad, yang tersisa tinggal 2 orang, yaitu Dan Unit Lettu Poniman Dasuki dan Pratu Tamsil.

Setelah Fretelin dipukul mundur, pembersihan dan konsolidasi langsung dilakukan.

Bagaimana dengan nasib Suparlan?

Jenazahnya dalam kondisi sangat menyedihkan, hancur tidak berbentuk lagi.

Dari pihak Fretilin ditemukan 43 mayat dan sejumlah yang cedera dan bisa ditawan hidup-hidup.

Saat diinterogasi, anggota Fretelin ini hanya menceritakan bagaimana Pratu Suparlan bertempur sendiri sampai gugur. (Heri Prihartono)

 

S: Tribunnews


Name

Berita,6165,Internasional,283,Nasional,5697,Opini,207,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Tubuh Kopassus Pratu Suparlan Dihujani Peluru Tapi Nekat Ledakkan 2 Granat, Teman Selamat
Tubuh Kopassus Pratu Suparlan Dihujani Peluru Tapi Nekat Ledakkan 2 Granat, Teman Selamat
https://1.bp.blogspot.com/-H_-44PgeclY/YB-yH5xo9oI/AAAAAAAAKAA/p53vMvvpcqI10Jr9hd3J5ed7SzjuuUMowCLcBGAsYHQ/w640-h512/Screenshot_2021-02-07-16-22-47-58.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-H_-44PgeclY/YB-yH5xo9oI/AAAAAAAAKAA/p53vMvvpcqI10Jr9hd3J5ed7SzjuuUMowCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h512/Screenshot_2021-02-07-16-22-47-58.jpg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2021/02/tubuh-kopassus-pratu-suparlan-dihujani.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2021/02/tubuh-kopassus-pratu-suparlan-dihujani.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy