$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Taktik Jitu Jokowi Mencopot Terawan Nampaknya Membuahkan Hasil

GELORABANGSA - Pada tanggal 22 Desember 2020 akhirnya Jokowi menunjuk Budi Gunadi menggantikan dr. Terawan sebagai menteri kesehatan.  Resh...



GELORABANGSA - Pada tanggal 22 Desember 2020 akhirnya Jokowi menunjuk Budi Gunadi menggantikan dr. Terawan sebagai menteri kesehatan.

 Reshuflle menteri kesehatan bukan sesuatu yang mengejutkan sebab tekanan dari masyarakat untuk mencopot Terawan sudah sangat besar. 

Sebab, Terawan dianggap gagal menangani pandemi covid-19 meskipun tidak sedikit yang jauh lebih parah dibanding Indonesia.

Opini yang berkembang di masyarakat, Terawan dicopot karena tak becus menangani pandemi covid-19. Opini ini bisa jadi ada benarnya. 

Terawan sebenarnya orang jenius, namun untuk menangani covid-19, sepertinya posisi dia memang tidak cocok menjabat menteri kesehatan. 

Terawan lebih bertipe ilmuan, bukan politisi. Jabatan menteri lebih cocok untuk dipegang oleh orang yang sedikit paham politik.

Terawan memang lemah dalam komunikasi publik sehingga dia berkali-kali dicemooh oleh publik. Maka dari itu, dia tidak cocok berada di sana. Terawan bisa menjadi sosok luar biasa asalkan berada di posisi yang tepat.
 
Saya kira dicopotnya Terawan dari jabatan menteri kesehatan dan diganti Budi Gunadi adalah taktik Jokowi yang sangat jitu.

 Jokowi ingin Budi Gunadi membenahi persoalan komunikasi publik, dan Terawan fokus mengembangkan vaksin Nusantara.

Taktik ini nampaknya cukup sukses. Meskipun bukan berlatar belakang kesehatan, nampaknta Budi Gunadi sukses mengemban amanah menjadi menteri kesehatan. 

Komunikasi publik beliau cukup baik. Masyarakat pun cukup puas dengan kinerjanya. Kepercayaan publik terhadap kementerian kesehatan membaik.

Terawan nampak tak kecewa dicopot dari jabatannya. Barangkali sudah ada deal-deal antara Jokowi dengan Terawan soal pencopotan ini. 

Skenario pertama, Jokowi ingin memberikan tanggung jawab lain yang sangat penting kepada Terawan, lalu memintanya mengembangkan vaksin Nusantara. Skenario kedua, Terawan yang minta dicopot dari jabatannya karena hendak mengembangkan vaksin Nusantara.

Entah skenario mana yang benar, namun taktik ini bisa dikatakan terbaik. Terawan yang bertipe ilmuan bisa fokus mengembangkan vaksin Nusantara, yang ternyata punya banyak kelebihan dibanding vaksin yang lain. Berikut sedikit fakta menarik tentang vaksin Nusantara:

Dikembangkan oleh Eks Menteri Kesehatan dr. Terawan

Teknologi berasal dari Amerika

Dinamakan vaksin Nusantara karena di Amerika sendiri belum dikembangkan. Pengembangan pertama dilakukan di Indonesia dengan peralatan seluruhnya dari Indonesia.

Uji pendahuluan dan tahap satu sudah selesai dan tidak terlihat satu relawanpun yang terkena efek samping, serta hasil sudah dilaporkan ke BPOM dan WHO

Bertahan seumur hidup, jadi hanya perlu satu kali vaksinasi.

Suntikan hanya sekali dan tidak sakit. Lokasi penyuntikan tidak terlalu dalam, tidak sampai ke otot lengan, melainkan cukup di bagian lemak, dan arah jarum jam tidak harus tegak lurus.

Tidak perlu disimpan di suhu dingin, melainkan cukup di suhu ruang biasa.

Teknologinya benar-benar baru dan beda dari vaksin yang sudah ada, seperti vaksin sinovac yang menggunakan cara lama yaitu dengan memasukkan virus yang sudah dilemahkan ke dalam tubuh, serta vaksin Prifer, AstraZeneca, Johnson & Johnson mengubah protein tertentu yang ada di sekitar DNA.

Sebelum menjalani vaksinasi, orang terlebih dahulu diambil darahnya sebanyak 3 tabung atau 40 CC. Darah tersebut akan dimasukkan ke dalam bag (tas) yang berisi 3 kamar. Kamar pertama untuk pemisahan darah putih dengan darah merah, kamar kedua untuk menampung darah merah, kamar ketiga untuk darah putih. Darah putih tersebut lalu dimasuki antigen. Seminggu kemudian, darah putih yang berisi antigen dimasukkan ke dalam tubuh orang tersebut.

Jika vaksin Nusantara ini sukses, Indonesia menjadi negara ke 7 yang memproduksi vaksin. Dengan keunggulan yang dimiliki vaksin Nusantara, Indonesia bisa menikung negara-negara lain yang sudah menciptakan vaksin terlebih dahulu. Indonesia bisa menjadi negara pertama yang benar-benar bebas dari covid-19. Tidak mustahil banyak negara yang akan berlomba-lomba mengimpor vaksin Nusantara.

Memang masih butuh waktu dan proses untuk benar-benar menyempurnakan vaksin nusantara. Namun sebagai rakyat, sudah seharusnya kita mendukung kerja keras Terawan agar vaksin Nusantara benar-benar sukses besar.

Saya kira Terawan memang sosok jenius. Tidak banyak bicara dan lebih banyak berfikir dan bekerja. Kata Hendropriyoni, jika vaksin nusantara sukses, Terawan layak mendapat Nobel di bidang kesehatan.


S: Seword (ninanoor)


Name

Berita,5664,Internasional,278,Nasional,5203,Opini,204,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Taktik Jitu Jokowi Mencopot Terawan Nampaknya Membuahkan Hasil
Taktik Jitu Jokowi Mencopot Terawan Nampaknya Membuahkan Hasil
https://1.bp.blogspot.com/-cZvhHnym7KY/YDEpEbA-NrI/AAAAAAAAKwI/VfGCUuxknKQIyQGRCk35wHnq0u1di_k0ACLcBGAsYHQ/w640-h640/jC3nkQIXVd-feature.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-cZvhHnym7KY/YDEpEbA-NrI/AAAAAAAAKwI/VfGCUuxknKQIyQGRCk35wHnq0u1di_k0ACLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h640/jC3nkQIXVd-feature.jpeg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2021/02/taktik-jitu-jokowi-mencopot-terawan.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2021/02/taktik-jitu-jokowi-mencopot-terawan.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy