$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Kode Keras” PDIP-NasDem-PKB-PPP Bikin Anies Nyesek!

GELORABANGSA - Sebagai gubernur yang harusnya jadi perpanjangan tangan pemerintah pusat, Anies boleh dibilang kurang ajar. Bukannya bekerja...



GELORABANGSA - Sebagai gubernur yang harusnya jadi perpanjangan tangan pemerintah pusat, Anies boleh dibilang kurang ajar. Bukannya bekerja dengan sebaik-baiknya, dia malah sibuk “mengangkat” dirinya sendiri.

 Ok lah, kalau dia tidak mau serba meniru para gubernur sebelumnya. Namun, apakah Anies selalu berkoordinasi dengan pemerintah pusat? Apakah Anies berkonsultasi dengan pemerintah pusat? Tidak perlu capek menjawabnya. 

Lihat saja di berita-berita media. Sangat jelas Anies lebih mementingkan afiliasinya secara politis ketimbang kerja, kerja, kerja. Itu sangat terlihat menjelang Pilpres 2019.

 Anies tampak seliweran menunjukkan keberpihakannya terhadap lawan politik Jokowi. Ketemu Prabowo, hadir dalam acara Gerindra, memberi panggung buat Amien Rais, tidak lupa setia sama FPI.

Dalam penanganan pandemi pun, Anies sangat jelas memperlihatkan kalau dirinya berbeda dengan pemerintah pusat. 

Tidak peduli bahwa gembar gembornya soal rem darurat membawa dampak mengerikan pada pasar saham. Hasilnya apa? Malah angka covid Jakarta makin tinggi saja. 

Banjir juga masih ada. Anggaran pun tekor, dengan penggunaan yang tak karuan. Akhirnya apa? Anies harus ngutang ke pemerintah pusat, dan salah satu penggunaannya adalah untuk membiayai penanganan banjir! Sumber Sumber Memalukan memang! Bagai menjilat ludah sendiri. 

Pas ada duit sendiri, bukannya dipakai buat banjir tapi malah buat bayar fee Formula E yang hasilnya nggak jelas hingga sekarang. Pas udah tekor, duit habis, mesti ngutang dulu buat keperluan sangat penting seperti penanganan banjir ini. 

Nggak heran kan? Para warga Jakarta sama Anies itu cuek. Dia lewat di jalan umum, tidak ada satu pun warga yang mengelu-elukan dirinya, boro-boro minta foto bareng.

Dalam survei-survei elektabilitas pun, nama Anies kian melorot. Makin kalah populer dengan Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil. 
.
Kita yang awam saja tahu dan paham. Apalagi para partai politik. Mereka yang sudah kenyang asam garam dunia politik tanah air, pasti bisa memperhitungkan dan memprediksi karir politik Anies. 

Apalagi dunia makin ke sini makin terbuka dan transparan. Walaupun para pendukung dan buzzer memuja Anies setinggi langit.

 Walaupun Anies pamer berbagai penghargaan. Tetap saja, elektabilitas Anies makin melorot. Karena begitu ada banjir di Jakarta, semua pemujaan dan penghargaan itu seakan tersapu genangan air. 

Apalagi kalau bicara soal anggaran. Begitu gencar tuntutan kepada Anies soal pengembalian fee Formula E yang Rp 560 miliar itu.
 
Parpol harus hati-hati. Jangan sampai tertular blunder Anies. Berafiliasi dengan Anies itu resikonya jadi makin besar. Bahkan Gerindra pun tidak mau terbawa arus Anies. 

Ada kader Gerindra yang menyuruh Anies mundur, apakah kader itu dipecat? Enggak tuh, cuma dikasih “peringatan”. Toh akhirnya Gerindra termasuk dalam partai yang menolak Revisi UU Pemilu, yang awalnya akan membuat Pilkada digelar di Jakarta tahun 2022. 

Kita paham konsekuensinya terhadap Anies, jika UU Pemilu tidak direvisi maka Anies akan diganti oleh pejabat lain hingga 2024. Anies akan kehilangan panggung politik.
 
Bagaimana dengan partai lain? NasDem yang pada pertengahan 2019 sempat dikabarkan akan mengusung Anies sebagai capres di 2024, ternyata berubah haluan.

 Hampir bertepatan dengan kepulangan Imam Besar FPI Rizieq Shihab pada November 2020, NasDem juga mengumumkan akan menggelar Konvensi Capres 2024. Rencananya akan diadakan pada tahun 2022 Sumber. 

Artinya, Anies harus bersaing dengan kandidat lain. Dan akhirnya seminggu lalu NasDem pun menegaskan bahwa mereka tidak lagi mendukung Revisi UU Pemilu. Jederrr! Bagaikan sambaran petir buat Anies.

Nah, kita sampai ke bagian yang cukup kocak saya kira. Entah disengaja atau tidak, PDIP, PKB dan PPP memberi pernyataan yang kode-kodenya hampir serupa. Dimulai dari PDIP. Pernyataannya sempat bikin para netizen gaduh, awalnya. 

Namun sesudah mulai banyak yang “menerjemahkan” kode-kode itu, publik pun jadi ikutan ngakak. Yakni ketika Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan, Gembong Warsono menyebut dalam politik bisa saja PDIP akan mencalonkan Anies di Pilkada DKI Jakarta Sumber. 

Pernyataan ini awalnya mengejutkan publik. PDIP kok gitu ya? Akhirnya publik pun ngakak, ketika memahaminya dengan pengertian bahwa Anies “tidak level buat nyapres”. Levelnya hanya buat jadi gubernur saja.

Kemudian pada berita-berita hari ini, saya juga ngakak melihat pernyataan PKB dan PPP. PKB menyatakan tengah mengkaji untuk mengusung Agnes Monica dan Raffi Ahmad dalam Pilgub DKI Jakarta nanti. Sementara PPP menyatakan akan mempertimbangkan Baim Wong Sumber.

 Loh kok artis semua? Kalau artis nyaleg, itu sudah biasa lah. Jadi gubernur di DKI Jakarta yang notabene masih sebagai Ibu Kota Negara? Serius nih? Terus terang saya ngakak, dan saya kira PKB dan PPP ini sedang melucu. 

Dalam arti, bahwa artis-artis yang disebutkan itu dianggap populer, dermawan, ramah dan santun, sehingga sudah cukup lah kualitasnya buat mengalahkan Anies. Hahaha…! Anies yang mantan menteri, mantan rektor, yang punya gelar PhD, yang dianggap jenius oleh para pemujanya, yang barusan diberi gelar pahlawan oleh TUMI.

 Namun, bagi PKB dan PPP, cukup artis saja bisa kok mengalahkan Anies. Dianggap apa Anies ini? Hahaha… Gimana ini rasanya jadi Anies sekarang? Nyesek pasti! Selalu dari kura-kura!




S: Seword ( ninanoor)


Name

Berita,5684,Internasional,278,Nasional,5223,Opini,204,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Kode Keras” PDIP-NasDem-PKB-PPP Bikin Anies Nyesek!
Kode Keras” PDIP-NasDem-PKB-PPP Bikin Anies Nyesek!
https://1.bp.blogspot.com/-mKtcLakVzpE/YCfuisTUp4I/AAAAAAAAKWs/aAqxleqpDIcTr4FhRTaFkyfHB33-sJSBwCLcBGAsYHQ/w640-h466/O6J6uspA8v-feature.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-mKtcLakVzpE/YCfuisTUp4I/AAAAAAAAKWs/aAqxleqpDIcTr4FhRTaFkyfHB33-sJSBwCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h466/O6J6uspA8v-feature.jpeg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2021/02/kode-keras-pdip-nasdem-pkb-ppp-bikin.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2021/02/kode-keras-pdip-nasdem-pkb-ppp-bikin.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy