$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Ade Armando Sebut Orang di Balik FPI, Ada Nama Keluarga Suharto dan SBY

GELORABANGSA - Ormas Islam Front Pembela Islam (FPI) resmi dibubarkan oleh Pemerintah Indonesia.  Selain dibubarkan, kelompok yang dianggap...



GELORABANGSA - Ormas Islam Front Pembela Islam (FPI) resmi dibubarkan oleh Pemerintah Indonesia.

 Selain dibubarkan, kelompok yang dianggap radikal itu juga menjadi oraganisasi terlarang. 

Tidak itu saja, saat ini Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) masih membekukan atau memblokir rekening FPI beserta anggotanya. Hal itu dilakukan untuk menyelidiki aliran dana ormas besutan Habib Rizieq Shihab. 

Selain itu, PPATK melakukan pemblokiran rekening atas dasar pelaksanaan fungsi analisis dan pemeriksaan laporan informasi transaksi keuangan, dengan indikasi adanya tindak pidana pencucian uang serta tindak pidana lainnya.

Pendalaman aliran transaksi FPI itu membuat dosen Universitas Indonesia, Ade Armando penasaran soal sejumlah nama yang digadang-gadang turut mendanai Ormas yang telah dibubarkan pemerintah tersebut.

Ade Armando menganalisis sejumlah nama yang ramai diperbincangkan publik. Lebih tepatnya soal 'bohir-bohir' di belakangan gerakan FPI.

Dalam video berjudul "Membongkar Aliran Dana FPI, Membongkar Raksasa Anti Indonesia" yang diunggah di kanal YouTube CokroTV, Ade Armando mengurai nama yang diduga masyarakat ada di belakang FPI.

Salah satu nama yang disebut oleh Ade Armando ada di balik FPI adalah Presiden Ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono. Namun, kata dia ada pihak lain yang dituding ikut mendukung FPI yaitu keluarga Cendana.

"(Yang ramai disebut publik) Ada nama keluarga Soeharto, keluarga SBY Cikeas, Dinasti JK. Di luar orang juga menyebut nama-nama seperti Gatot Nurmantyo, Tommy Winata, Reza Chalid, atau bahkan kekuatan-kekuatan internasional," ujar Ade Armando dikutip dari Hops.id -- Jaringan Suara.com.

"Tapi itu hanya spekulatif. Saya termasuk orang yang gak percaya jika SBY ikut danai FPI, karena itu bukan gaya politiknya," sambung dia.

Ade Armando mengaku menjadi salah seorang yang semakin penasaran dengan sosok besar di balik gerakan FPI.

Pasalnya, Ade Armando percaya betul ada kekuatan raksasa dengan pendanaan besar yang menunggangi FPI.

Bagi Ade Armando, FPI hanya sekadar motor utama menggerakan misi-misi yang sudah disusun. Dia tidak percaya apabila dana FPI datang dari memalak restoran atau iuran anggota saja.

Terlebih lagi, poster Habib Rizieq Shihab kata dia sudah disebar di banyak titik negara.

"Omong kosong kalau sekadar kamu muslimin terlibat secara sukarela. Bayangkan, dia punya laskar terlatih, dia punya markas 30 hektare di Megamendung, mereka punya asrama, perkebunan, ruang pertemuan dan pelatihan, sarana olahraga, belum lagi kehidupan boros keluarga Rizieq selama di Arab," ucap Ade Armando.

"Petualangan beberapa tahun di Arab tentu butuh dana besar. Tidak mungkin sumbangan anggota. Dana raksasa itu hanya bisa diberikan dari lumbung raksasa," lanjut dia.

Lebih lanjut, Ade Armando mengatakan, untuk membongkar jaringan di balik FPI, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menginterogasi Habib Rizieq. Petugas diminta menekan Habib Rizieq untuk membuka konspirasi tersebut.

Apabila hal itu tidak bisa dilakukan, menurutnya PPATK dan pihak terkait bisa menggunakan cara lain. Pasalnya, Ade Armando merasa para penyandang dana FPI kini tengah panik.

Apalagi kata Ade Armando, pemblokiran sudah mencapai angka 92 rekening yang berarti pendanaan FPI tidak lagi main-main.

"Itu sengaja disimpan di banyak tempat, artinya ada upaya terencana soal pengaliran dan penggunaan dana itu," tukas Ade Armando.

"Kalau jumlahnya besar itu biasa pakai tas, ransel, dan ini sering kita saksikan kalau koruptor tertangkap tangan oleh KPK. Untuk kelabui aliran dana, makanya mereka pakai cara tunai yang disimpan di koper," terangnya melanjutkan.

Menurut Ade Armando, upaya semacam itu pun bisa jadi dilakukan FPI sehingga jumlah rekeningnya bisa banyak.

"Hal serupa bisa juga terjadi di FPI. Bohir serahkan uang secara cash. Lalu ada oknum tertentu yang bertugas menyimpan dan mengirimkannya ke beberapa rekening FPI. Karena kerumitan itulah kemudian PPATK harus banyak memeriksa rekening-rekening," tandas Ade Armando.


 

S: Suara


Name

Berita,6630,Internasional,310,Nasional,6161,Opini,253,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Ade Armando Sebut Orang di Balik FPI, Ada Nama Keluarga Suharto dan SBY
Ade Armando Sebut Orang di Balik FPI, Ada Nama Keluarga Suharto dan SBY
https://1.bp.blogspot.com/-U5WFby9JYg8/YAqf5OsGKZI/AAAAAAAAJEM/3UJJOrSGYdQbXK3djT_MGNXkEVlySb_EwCLcBGAsYHQ/w640-h376/Screenshot_2021-01-22-16-48-57-09.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-U5WFby9JYg8/YAqf5OsGKZI/AAAAAAAAJEM/3UJJOrSGYdQbXK3djT_MGNXkEVlySb_EwCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h376/Screenshot_2021-01-22-16-48-57-09.jpg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2021/01/ade-armando-sebut-orang-di-balik-fpi.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2021/01/ade-armando-sebut-orang-di-balik-fpi.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy