$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Pelaku Pembunuhan di Kota Prabumulih Banjir Dukungan, Ini Alasan Warga dan Netizen

GELORABANGSA - Rivat Eka Putra (43) terus banjir dukungan dan semangat dari warga Prabumulih serta para netizen. Meski telah melakukan aksi...



GELORABANGSA - Rivat Eka Putra (43) terus banjir dukungan dan semangat dari warga Prabumulih serta para netizen.

Meski telah melakukan aksi pembunuhan sadis terhadap selingkuhan istrinya, warga Jalan Kerinci Vina Asri Kelurahan Muaradua Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih itu dinilai banyak pihak sebagai pria sejati dan kesatria membela serta mempertahankan kehormatan rumah tangga.

Di media sosial pemberitaan Rivat selalu dikomentari para netizen dengan dukungan bahkan warga banyak yang berencana membesuk mengantar makanan ke pria tiga anak tersebut.

Netizen berencana menghubungi pengacara kondang Hotman Paris untuk membantu memperjuangkan Rivat agar mendapat keringanan hukuman penjara.

Bahkan ada juga yang membuat hastag bebaskan rivat karena dianggap lelaki yang baik dan membunuh akibat harga diri diinjak-injak.

"Lelaki mana yang mau harga dirinya diinjak-injak/sudah tak dihargai... Membunuh/terbunuh," tulis Fahrur R Tnx mengomentari postingan berita Tribunsumsel.com.

"Semangat Bang, demi harga diri," tulis Dartox Armuda.

Selain itu ada juga netizen yang meminta Rivat dibebaskan saja karena istrinya yang memulai sehingga terjadi aksi pembunuhan.

"Bebaske bae, dio tu dak salah tapi bininyo yang salah," tulis akun Wawan dan Alif.

Tidak hanya di media sosial namun banyak warga juga mengatakan jika Rivat kesehatisnnya pendiam dan merupakan anggota salah satu pengajian agama.

"Dia itu orangnya baik dan pendiam, mungkin karena sudah tidak tahan lagi ya begitu jadinya. Apalagi sudah diperingatkan sampai tiga kali agar tidak selingkuh," kata Ari, satu diantara warga Kelurahan Muaradua ketika dibincangi.

Diana warga lainnya mengaku yang mendukung dan memberi semangat Rivat sangat banyak mulai dari mengantar nasi bungkus, memberi semangat hingga menandai akun serta mengirim pesan langsung meminta bantuan pengacara kondang Hotman Paris.

"Banyak yang menilai Rivat orang baik, tak banyak ulah serta orang pengajian jadi banyak yang simpatik," bebernya.

Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SH SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Rahman mengungkapkan atas perbuatannya itu tersangka akan dijerat pasal 338 dan 351 KUHP. "Pelaku akan dijerat pasal berlapis dengan ancaman 20 tahun kurungan penjara," tegasnya.

Rivat Eka Putra (43 tahun) pelaku pembunuhan terhadap Ario Fernando (34 tahun), diamankan polisi.

Pembunuhan ini terjadi di Diva Family Karaoke Prabumulih, Rabu (25/11/2020).

Rivat menggorok dan menusuk leher Ario karena kesal telah berselingkuh dengan istrinya Yebi Abmi.

"Saya kesal dengan korban dan istri saya karena mereka selingkuh," ungkap pelaku ketika dimintai keterangan oleh petugas kepolisian di Polres Prabumulih, Rabu (25/11/2020).

Menurut Rivat, sang istri dan korban telah berselingkuh sejak enam bulan lalu.

Hubungan gelap ini pernah ketahuan namun Rivat masih memaafkan dengan janji tidak mengulangi lagi.

"Dua bulan lalu sempat ketahuan oleh saya dan sudah saya minta berhenti tapi ternyata masih," katanya seraya mengaku sangat kesal dengan korban dan sang istri.

Pembunuhan itu sendiri dilakukan Rivat usai pulang kerja di salah satu perusahaan di wilayah Kabupaten Muaraenim.

Sementara istri pelaku Yebi Ambi mengakui telah menjalin hubungan asmara dengan korban sejak enam bulan lalu.

"Kami sudah menjalin hubungan selama enam bulan ini," katanya dihadapan polisi.

Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SH SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Rahman membenarkan pembunuhan tersebut diduga akibat cemburu karena hubungan asmara.

"Pelaku cemburu karena merasa istrinya ada hubungan spesial dengan korban," kata Kasatreskrim di TKP kepada wartawan seraya mengatakan pelaku dan saksi saat ini sedang dalam pemeriksan intensif.

Tribunsumsel merangkum sejumlah fakta dari aksi pembunuhan berlatarbelakang dugaan perselingkuhan itu. Berikut enam fakta- fakta dari aksi pembunuhan itu.

1. Ketahui Perselingkuhan dari GPS

Menurut Rivat, sang istri dan korban telah berselingkuh sejak enam bulan lalu.

Pernah ketahuan namun masih dimaafkan serta diminta tidak lagi.

"Dua bulan lalu sempat ketahuan oleh saya dan sudah saya minta berhenti tapi ternyata masih," katanya seraya mengaku sangat kesal dengan korban dan sang istri.


Tak hanya itu Rivat mengaku sempat mendatangi atau menemui korban untuk meminta menjauhi dan jangan mengganggu istri serta keluarganya.

Namun hal itu tak dianggap korban.

"Pernah ku datangi ku minta supaya jauhi istri tapi masih saja," katanya.

Rivat mengaku dirinya mengetahui istri lantaran memasang GPS di motor Vario yang digunakan sang istri.

"Pas kerja lihat GPS motor istri ke karaokean Diva, saya lihat sekitar 30 menit di Diva.

2.Beberapa Kali Pergoki Istri Selingkuh

Ia telah beberapa kali memorgoki istri serta menasihati keduanya tapi tetap tak dianggap.

"Sudah sering diomongi tapi masih, sudah sering ketahuan bohong, pernah pamitan beli pecel lele tapi hampir sejam, beli pulsa ke padat karya setengah jam padahal bukan ke sana. Saya marahi karena saya lihat di GPS bukan ke sana," katanya kepada wartawan.

Sebelum terjadinya pembunuhan ini, Rivat telah sering mengingatkan korban agar menjauhi istrinya tapi tetap tak diindahkan.

"Saya kesal dengan korban dan istri saya karena mereka selingkuh," ungkap pelaku ketika dimintai keterangan oleh petugas kepolisian di Polres Prabumulih, Rabu (25/11/2020).

3.Rivat Tusuk dan Gorok Leher Korban

Aksi Rivat dilakukan secara sadis karena selain menusuk korban sebanyak 4 lubang di bagian dada juga menggorok leher Nando disebuah room karoke.

Diungkapkan Kasat Reskrim AKP Abdul Rahman melalui Kanit Pidum, Ipda AM Panera k dari hasil pemeriksaan diketahui

Kejadian berawal saat itu tersangka mendapati istri sedang bersama dengan korban di room nomor 3 Diva Family Karaoke.

"Tersangka memasang alat GPS untuk melacak istrinya yang diduga telah bermain dengan laki-laki lain dan dari GPS itu didapati ada di Diva bersama cowok lain," ungkap Kanit ketika diwawancarai, Kamis (26/11/2020).

AM Panera menjelaskan, setelah mendapati istri bersama pria lain, tersangka kemudian mengambil pisau di dalam jok motor yang dikendarainya.

"Lalu tersangka masuk room 3 di Diva dan langsung menusuk dada korban sebanyak dua kali, lalu korban tersungkur dan leher korban digorok pelaku," bebernya.

4.Istri Rivat mengakui, meminta maaf dan Cium Kaki

Yebi mengaku menyesal telah berselingkuh. Ia mencium kaki suaminya Rivat beberapa kali dihadapan polisi dan wartawan, Rabu (25/11/2020) Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Pembunuhan Berlatar Perselingkuhan di Prabumulih, Kenalan di Facebook, Bertemu 2 Kali Seminggu, https://sumsel.tribunnews.com/2020/11/25/pembunuhan-berlatar-perselingkuhan-di-prabumulih-kenalan-di-facebook-bertemu-2-kali-seminggu?page=all. Penulis: Edison Editor: Wawan Perdana
Yebi mengaku menyesal telah berselingkuh. Ia mencium kaki suaminya Rivat beberapa kali dihadapan polisi dan wartawan, Rabu (25/11/2020) Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Pembunuhan Berlatar Perselingkuhan di Prabumulih, Kenalan di Facebook, Bertemu 2 Kali Seminggu, https://sumsel.tribunnews.com/2020/11/25/pembunuhan-berlatar-perselingkuhan-di-prabumulih-kenalan-di-facebook-bertemu-2-kali-seminggu?page=all. Penulis: Edison Editor: Wawan Perdana (Tribun Sumsel/Edison)
Istri pelaku yakni Yebi Ambi mengakui telah menjalin hubungan asmara dengan korban sejak lima bulan lalu.

"Kami sudah menjalin hubungan selama lima bulan ini," katanya.

Yebi menuturkan, kenal dengan korban dari media sosial facebook berawal dari saling komen dan kenalan.

"Terus kami pacaran, (selingkuh) karena rasa nyaman," lanjutnya seraya mengaku memiliki anak tiga.

Lebih lanjut Yebi mengakui setiap minggu bertemu korban minimal dua kali.

"Seminggu dua kali, ini ketiga kali ketemuaN," tambahnya.

Di ruang penyidik polres Prabumulih, Yebi mengaku menyesal dan mencium kaki suaminya Rivat beberapa kali dihadapan polisi dan wartawan.

5.Dijerat Pembunuhan Berencana

Penyidik Polres Prabumulih akan menjerat tersangka yang merupakan warga Jalan kerinci Kelurahan Muaradua Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih itu dengan pasal berlapis.

"Tersangka akan dikenakan pasal berlapis yakni pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan," tegas Kapolres Prabumulih, AKBP Siswandi SH SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Rahman dibincangi pada Minggu (29/11/2020).

Disinggung apakah keterangan tersangka yang mengatakan pisau bukan miliknya dan tidak merencanakan membunuh korban merupakan upaya agar lepas dari pasal perencanaan, Kasat Reskrim mengatakan hal itu sah saja.

Namun pihaknya tetap menjerat pasal perencanaan.

"Tersangka kita kenakan pasal berlapis dan pasal berencana melakukan pembunuhan," katanya.

Karena menurut Abdul Rahman, meski berdasarkan pengakuan pelaku pisau ditemukan di dalam jok motor namun upaya pelaku mengetahui ada pisau hingga menggunakannya untuk membunuh Ario Fernando alias Nando (34) merupakan perencanaan.

"Walaupun katanya motor pinjam dan menemukan pisau di jok, namun dia sudah mengetahui ada pisau saat isi minyak dan pisau itu yang dipakai untuk membunuh," tuturnya seraya mengatakan pihaknya belum memintai keterangan pemilik motor.

6.Rivat Sampaikan Penyesalan dan Pemintaan Maaf

Tersangka Rivat Eka Putra (43) yang merupakan pelaku pembunuhan selingkuhan istri yakni Ario Fernando alias Nando (34) di Diva Karaoke Family, mengaku sangat menyesal dan meminta maaf kepada keluarga korban.

Penyesalan dan permohonan maaf itu disampaikan Rivat kepada wartawan ketika diwawancarai saat realise di halaman Mapolres Prabumulih, Senin (30/11/2020).
"Saya sangat menyesal dan meminta maaf kepada keluarga korban," katanya kepada wartawan.

Rivat yang diketahui asli Padang tersebut mengaku khilaf dan menyesali perbuatan telah melakukan pembunuhan tersebut.

"Kepada keluarga korban, aku pribadi minta maaf, aku menyesal," katanya dengan mata berlinang dihadapan Kapolres Prabumulih




S: Tribunnews


Name

Berita,6005,Internasional,278,Nasional,5544,Opini,206,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Pelaku Pembunuhan di Kota Prabumulih Banjir Dukungan, Ini Alasan Warga dan Netizen
Pelaku Pembunuhan di Kota Prabumulih Banjir Dukungan, Ini Alasan Warga dan Netizen
https://1.bp.blogspot.com/-41wt7mQMQto/X8eZUKlXnII/AAAAAAAAF0Q/egCg45Tx40cld4pgPbblQdgTnomlqHYKQCLcBGAsYHQ/w640-h354/Screenshot_2020-12-02-20-38-56-61.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-41wt7mQMQto/X8eZUKlXnII/AAAAAAAAF0Q/egCg45Tx40cld4pgPbblQdgTnomlqHYKQCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h354/Screenshot_2020-12-02-20-38-56-61.jpg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2020/12/pelaku-pembunuhan-di-kota-prabumulih.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2020/12/pelaku-pembunuhan-di-kota-prabumulih.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy