$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Gila! Kalau tiap sembako disunat Rp10 ribu, total korup Mensos Juliari bisa segini

GELORABANGSA - Sekjen Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Misbah Hasan menyinggung potensi korupsi yang dilakukan Menteri S...



GELORABANGSA - Sekjen Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Misbah Hasan menyinggung potensi korupsi yang dilakukan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara. 

Nama Mensos Juliari sendiri beberapa jam terakhir disebut sebagai tersangka dalam kasus dana bansos covid-19.

FITRA menyebut, potensi fee bansos covid-19 yang disunat Mensos bisa mencapai triliunan rupiah. Angka yang menurut mereka gila dan terhitung fantastis.

Untuk diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Juliari sebagai tersangka korupsi dana bansos covid-19. 

Juliari diduga menerima suap bansos covid-19 untuk wilayah Jabodetabek Tahun 2020.

Dari kasus yang menjeratnya, Juliari diduga mendapat fee Rp10 ribu per paker sembako dari nilai Rp300 ribu, dengan total fee yang sudah diterima sebesar Rp17 miliar.

“Jadi kalau satu paket bansos berharga Rp300 ribu, artinya ada 359,3 juta paket bansos. Kalau tiap paket nilai korupsinya Rp10 ribu, potensi dana bansos yang bisa dikorupsi bisa hingga Rp3,59 triliun. Ini gila,” kata Misbah, Minggu 6 Desember 2020.

Hal ini mengacu total belaja program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) bidang Perlindungan Sosial Rp203,90 triliun. Di mana 53 persennya atau sekira Rp107,80 triliun dipakai untuk Bansos berupa sembako atau logistik (Jabodetabek dan Non Jabodetabek).


Angka ini kata Misbah bisa lebih tinggi lagi, jika harga 1 paket sembako ini lebih dari Rp300 ribu.

“Iya, pasti fee Rp17 miliar kan belum seluruhnya. Makanya perlu ditelusuri lebih jauh oleh KPK. Itu pun asumsi kalau satu paket berharga Rp300 ribu. 

Kalau satu paketnya Rp500 ribu, berarti potensi fee-nya Rp2,1 triliun. Ini hitungan kasar saja,” katanya.

Mensos Juliari tunjuk rekanan
KPK sendiri menetapkan Mensos Juliari tersangka karena diduga terima suap senilai Rp17 miliar dari rekanan pengadaan bansos Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek.

Ketua KPK Firli Bahuri bilang perkara ini diawali adanya pengadaan bansos penanganan Covid-19 berupa paket sembako di Kementerian Sosial RI tahun 2020 dengan nilai sekitar Rp5,9 triliun dengan total 272 kontrak pengadaan dan dilaksanakan dengan dua periode.

“JPB (Juliari P Batubara) selaku Menteri Sosial menunjuk MJS (Matheus Joko Santoso) dan AW (Adi Wahyono) sebagai Pejabat Pembuat Komitmen dalam pelaksanaan proyek tersebut dengan cara penunjukkan langsung para rekanan,” ungkap Firli.

Diduga, disitat Suara, disepakati adanya “fee” dari tiap-tiap paket pekerjaan yang harus disetorkan para rekanan kepada Kementerian Sosial melalui MJS.

“Untuk “fee” tiap paket bansos di sepakati oleh MJS dan AW sebesar Rp10 ribu per paket sembako dari nilai Rp300 ribu per paket bansos,” tambah Firli.

Jokowi murka
Sementara itu, Presiden Jokowi turut merespons terjeratnya Mensos Juliari dalam dugaan kasus korupsi dana bansos corona.

Menurut orang nomor satu di republik ini, dia kesal karena itu merupakan uang rakyat.

“Itu uang rakyat, apalagi ini terkait dengan bansos, bantuan sosial dalam rangka penanganan corona dan pemulihan ekonomi nasional.

 Bansos itu sangat dibutuhkan untuk rakyat,” kata Jokowi, Minggu 6 Desember 2020.

Terkait tindakan Mensos Juliari, Jokowi pun mengaku sudah memberikan peringatan kepada jajaran menteri di kabinetnya untuk tidak nekat melakukan tindakan korupsi.

“Kita hormati proses hukum yang tengah berjalan di KPK dan perlu juga saya sampaikan bahwa saya sudah ingatkan sejak awal kepada para menteri Kabinet Indonesia Maju: Jangan korupsi!” tegasnya.

Presiden juga menegaskan tidak akan melindungi yang terlibat korupsi dan pemerintah akan terus konsisten mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi.

“Saya tidak akan melindungi yang terlibat korupsi dan kita semuanya percaya KPK bekerja secara transparan, secara terbuka, bekerja secara baik, profesional,” ucap Presiden.

Terkait dengan pengganti Menteri Sosial, Presiden Jokowi mengungkapkan dirinya akan menunjuk Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy untuk melaksanakan tugas Menteri Sosial.




S: hopsid


Name

Berita,6235,Internasional,283,Nasional,5767,Opini,207,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Gila! Kalau tiap sembako disunat Rp10 ribu, total korup Mensos Juliari bisa segini
Gila! Kalau tiap sembako disunat Rp10 ribu, total korup Mensos Juliari bisa segini
https://1.bp.blogspot.com/-Eyjq0cNli5I/X8ySejYEt3I/AAAAAAAAGFQ/_5Y356cpjfU08Ocv2gXPRFxvmjtMyb5QACLcBGAsYHQ/w640-h424/Screenshot_2020-12-06-15-09-59-15.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-Eyjq0cNli5I/X8ySejYEt3I/AAAAAAAAGFQ/_5Y356cpjfU08Ocv2gXPRFxvmjtMyb5QACLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h424/Screenshot_2020-12-06-15-09-59-15.jpg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2020/12/gila-kalau-tiap-sembako-disunat-rp10.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2020/12/gila-kalau-tiap-sembako-disunat-rp10.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy