$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Ada Ustad Ngefitnah Nabi, dan Kita Diam Saja?

GELORABANGSA - Kita ini sama-sama pendosa. Dalam hidup, tak lepas dari kesalahan. Tapi saya ga pernah kebayang kalau ada orang, yang memili...



GELORABANGSA - Kita ini sama-sama pendosa. Dalam hidup, tak lepas dari kesalahan. Tapi saya ga pernah kebayang kalau ada orang, yang memilih dosa dengan cara memfitnah Nabi Muhammad. Asli merinding.

Haikal Hassan jelas membuat klaim dan fitnah terhadap Nabi Muhammad.

Pertama-tama Haikal cerita soal anaknya yang masih kecil meninggal dunia. Dua orang. Lalu, Haikal bermimpi Nabi Muhammad menggandeng anak-anaknya.
 
Sebagai sesama muslim, saya meragukan mimpi tersebut. Karena ada banyak orang yang kehilangan anaknya, saat masih kecil. Dan itu tidak cukup alasan untuk menjadikannya bermimpi Nabi Muhammad.

Sementara dari faktor sikap serta ucapan, Haikal bukanlah orang yang ‘pantas’ bertemu dengan Nabi.

Jadi dari sisi alasan dan faktor atau penyebab Nabi mau mendatangi Haikal Hassan dalam mimpi, sebenarnya tidak ada sama sekali. Dalam rangka apa Nabi datang ke mimpi Haikal? Atas dasar apa?

Tapi katakanlah Haikal benar-benar memimpikan Nabi. 

Katakanlah itu benar. Tetap saja tidak bisa dijadikan alasan atau klaim, bahwa 6 laskar FPI yang mati ditembak polisi itu juga bersama Nabi Muhammad.

Maka ketika Haikal menyebut satu persatu nama laskar FPI yang mati, dan dibilang sedang bersama Nabi, ini jelas penghinaan luar biasa. Ngefitnah Nabi!

Jujur saya ga habis pikir. Ngeri.

Tapi setelah dipikir-pikir, mungkin memang begitulah gaya hidup orang-orang FPI atau pengikut Rizieq.

Kalau kita ingat, Rizieq selalu mengeluarkan kata-kata kotor. Kerap bertanya soal revolusi, turunkan jokodok dan seterusnya. Lalu diakhiri dengan TAKBIIIIR!

Mana bisa kalimat-kalimat provokasi, dan kotor, malah disambut dengan takbir? Itu sama kayak bersedekah ke PSK dan memakainya. Bisanya sih bisa, tapi ga pada tempatnya.
 
Sampai di sini, mungkin ada yang bertanya-tanya. Kenapa sebagian orang bisa bertindak semena-mena, dan tanpa merasa bersalah? Lebih dari itu, kenapa para pendukung Rizieq, bisa menganggap Rizieq itu tidak pernah bersalah dan hanya dicari-cari kesalahannya?

Di Indonesia ini, nampaknya doktrin soal keturunan Nabi dan manusia suci itu masih sangat kuat dan melekat.

Rizieq yang mengklaim dirinya sebagai cucu Nabi, merasa berhak melakukan apa saja. Sementara pendukungnya, menganggap Rizieq tidak bisa salah.

Fenomena ini juga terjadi di level kiai atau ustad di daerah. Bukankah ada kasus kiai yang mencabuli santriwatinya? Bukankah banyak kasus ustad kawin cerai seenaknya?

Semua penyimpangan dan pelanggaran itu terjadi tanpa ada orang yang berani melawan. Karena sudah terlanjur terdoktrin bahwa kiai, ustad itu suci dan dekat dengan Tuhan. Takut kualat. Takut tidak dapat barokah dan sebagainya. Sehingga kalaupun mau mencabuli, pinjam uang ga dibalikin, dan seterusnya, tetap dibenarkan.

Kasus-kasus yang terungkap ke media dan publik, hanya sebagian kecil saja. Yang masih terjadi dan tetap berlangsung saya yakin ada.

Solusi dari masalah ini adalah berani melawan. Bersikap.

Jangan mau tunduk pada anggapan bahwa Habib harus dihormati, seburuk-buruknya perilaku dan sikapnya. Jangan mau menerima doktrin bahwa Habib adalah keturunan Nabi yang tidak boleh diserang.

Kita harus melawan anggapan dan kesimpulan sesat semacam itu, agar ke depan tidak ada lagi manusia-manusia suci yang bisa bebas melakukan apa saja dan dibenarkan oleh banyak pengikutnya.

Memang tidak mudah. Karena keyakinan atau doktrin yang dikuatkan dengan dalil-dalil agama, tidak bisa dengan mudahnya dibantah.

Dalil soal kewajiban menghormati keturunan Nabi itu ada. Dan selalu digembar-gemborkan oleh para pemuka agama. Sehingga membentuk keyakinan bahwa sesalah-salahnya, sebusuk-busuknya Rizieq, tetap harus dihormati.

Langkah pertama yang harus dilakukan tentu membandingkan Rizieq dengan Nabi. Apakah sifatnya mirip? Sehingga patut untuk dihormati?

Langkah kedua berani berpikir bahwa Rizieq bukanlah Nabi. Sehingga dia tidak harus mendapat perlakuan spesial hanya gara-gara mengklaim sebagai keturunan Nabi.

Langkah selanjutnya adalah berani melihat secara objektif sikap dan sifat Rizieq atau para pemuka agama yang melakukan pelanggaran sosial.

 Artinya, kalau yang dilakukan oleh Rizieq itu dilakukan oleh orang lain, baik dari ucapan kotor atau provokasinya, apakah kita akan terima saja atau lawan dengan koreksi?

Kalau menurut kita itu salah dan layak dikoreksi, maka Rizieq dan pemuka agama lainnya juga boleh dikoreksi. 

Karena apa? Karena mereka hanya manusia biasa dan banyak dosa. Begitulah kura-kura




S:seword(alifurrahman)


Name

Berita,6541,Internasional,283,Nasional,6073,Opini,213,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Ada Ustad Ngefitnah Nabi, dan Kita Diam Saja?
Ada Ustad Ngefitnah Nabi, dan Kita Diam Saja?
https://1.bp.blogspot.com/-F60-nMJ_c6M/X96bjNFUGcI/AAAAAAAAGuI/onGuFbTxcuAzijK755jEHXhmoeXoBye5ACLcBGAsYHQ/w640-h320/e18adykmF8-feature.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-F60-nMJ_c6M/X96bjNFUGcI/AAAAAAAAGuI/onGuFbTxcuAzijK755jEHXhmoeXoBye5ACLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h320/e18adykmF8-feature.jpeg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2020/12/ada-ustad-ngefitnah-nabi-dan-kita-diam.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2020/12/ada-ustad-ngefitnah-nabi-dan-kita-diam.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy