$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Rizieq Terus Dicecar Habis, Buya Yahya Bak Pahlawan Membela

GELORABANGSA - Setelah pulang dari Arab Saudi, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI)  Rizieq Shihab mesih menjadi polemik di publik. Mulai d...



GELORABANGSA - Setelah pulang dari Arab Saudi, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI)  Rizieq Shihab mesih menjadi polemik di publik.

Mulai dari timbulkan kerumunan hingga penurunan baliho,  Rizieq Shihab jadi sasaran penolakan dan penghinaan dari berbagai pihak.

Buya Yahya mencoba mengomentari isu Rizieq Shihab dengan jernih dalam salah satu kajiannya.

Tanggapannya berawal dari pertanyaan seorang santri. Santri itu mengatakan kalau ada yang tidak senang dengan kepulangan  Rizieq Shihab.

Bukan cuma tidak senang, tak sedikit pula yang merendahkan, meremehkan, bahkan mencaci maki perjuangan Imam Besar FPI tersebut sebagaimana dikabarkan PikiranRakyat-Cirebon.com dalam artikel "Banyak Penolakan dan Penghinaan pada  Rizieq, Buya Yahya: Ada Apa Dibalik Ini Semua".

"Kami akan menjawab pertama kami bukan orang FPI, harus tahu itu," kata Buya Yahya.

"Saya bukan anggota FPI kemudian setelah itu, yuk kita pandang segala permasalahan dengan akal yang jernih dan hati yang tenang," ucapnya.

Buya Yahya pun mengungkapkan hal yang pertama adalah kedatangan  Rizieq disambut oleh orang sebanyak itu adalah kemauan umat.

"Bukan rekayasa dan bukan dibayar mereka. Ayo! Anda posisi seperti saya, adil. 

Anda tidak di FPI dan tidak jadi musuh FPI. Anda berada di tengah-tengah. Ayo?" ujar Pengasuh Pesantern Al-Bahjah itu.

Kedatangan umat segitu banyak, lanjut dia, bukan di rekayasa, bukan pula di bayar.

Bahkan, semua yang datang menjemput  Rizieq Shihab ada sebagian orang yang meninggalKan kerjaannya dengan sukarela.

"Makanya, ada apa di balik ini semuanya." imbuh Buya Yahya.

Buya Yahya mengungkapkan bahwa itu adalah sebuah kerinduan kepada  Rizieq Shihab, dan orang yang hadir adalah orang yang rela berjuang.

Selanjutnya, ada yang melontarkan sebuah ungkapan bahwa kedatangan beliau adalah membuat sebuah kerusakan, keramaian, dan sebagainya.

"Anda harus jujur, apakah  Rizieq minta sesuatu kepada pemerintah, apakah  Rizieq minta sebuah pulau. Tidak sama sekali." ujar Buya Yahya

Menurut dia, permintaan  Rizieq Shihab sama sekali tidak merugikan negara, tidak merugikan Bangsa Indonesia.

Seharusnya, jika memang  Rizieq Shihab membuat kerusakan, maka cobalah pemerintah menanyakan apa maunya dia.

"Mungkin beliau hanya minta, apa sih dulu permintaannya," tutur Buya Yahya.

"Permintaan  Rizieq adalah bagaimana ada orang yang mencoba mengucapkan kalimat yang merendahkan umat Islam dengan merendahkan Alquran. Ayo diadili!" ujar Buya Yahya menjelaskan.

"Apakah permintaan semacam ini salah?" tanya dia.

Habib Rizieq hanya meminta sebuah keadilan, dan yang di minta adalah sebuah hal yang baik bukan hal yang buruk.

Oleh karena itu, kata Buya Yahya, janganlah langsung menilai orang dengan buru-buru, tanpa berfikir jernih dan tenang.

Jadi, apa yang diminta dan yang tuntut oleh  Rizieq adalah permintaan yang baik, suatu permintaan yang adil dan bukan sebuah permintaan yang tidak baik juga merugikan.

Penolakan ini sangat disesalkan sekali oleh Buya Yahya karena seorang yang meminta kebaikan untuk umat, orang banyak, malah dihina dan ditolak.

"Kepada Bapak Presiden atau siapapun yang akan menjadi Presiden, ini adalah risalah cinta kami Pak Presiden," ucapnya.

"Ya, kalau mendengar Alhamdulillah, jika tidak mendengar Allah perdengarkan ke hati walaupun telinganya tidak mendengar," kata dia melanjutkan.

"Atau calon Presiden ketahuilah bahwa jabatan kepresidenan sangat terbatas, apa artinya satu kali naik dua kali naik ujung-ujungnya adalah kesengsaraan di Akhirat nanti," ujarnya menegaskan.

"Maka mumpung Allah beri kesempatan naik ke surga tertinggi, perhatikan keimanan tersebut dan jadikan pangkat ini dijaga," kata dia menutup desakan kepada pemerintah.

Lebih lanjut, Buya Yahya berharap  Rizieq Shihab dapat konsisten dengan misi kebaikan, dan Pak Presiden dapat menjadi lebih baik.

Lantaran, tidak ada permusuhan antara Presiden atau calon Presiden mendatang dengan imam Muslim, apa lagi  Rizieq.

"Hentikan budaya adu domba antara Habaib dengan Habaib, jangan buat berita dengan mengadu domba," ujarnya tegas.*** 







S :Pikiran Rakyat Cirebon




Name

Berita,5346,Internasional,278,Nasional,4885,Opini,204,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Rizieq Terus Dicecar Habis, Buya Yahya Bak Pahlawan Membela
Rizieq Terus Dicecar Habis, Buya Yahya Bak Pahlawan Membela
https://1.bp.blogspot.com/-sYT-7ZlqGiI/X72V5v51QEI/AAAAAAAAFRQ/K1gylVOTYjQRu1q9htCb7mk9LHHaU7mqACLcBGAsYHQ/w640-h342/Screenshot_2020-11-25-06-15-50-73.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-sYT-7ZlqGiI/X72V5v51QEI/AAAAAAAAFRQ/K1gylVOTYjQRu1q9htCb7mk9LHHaU7mqACLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h342/Screenshot_2020-11-25-06-15-50-73.jpg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2020/11/rizieq-terus-dicecar-habis-buya-yahya.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2020/11/rizieq-terus-dicecar-habis-buya-yahya.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy