$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Profil Henry Yosodiningrat, Doktor Hukum yang Kembali Persoalkan Kasus Hukum Rizieq Shihab ke Polisi

GELORABANGSA - Nama Henry Yosodiningrat kembali mencuat hari ini, Rabu (11/11/2020). Doktor hukum sekaligus pengacara sukses ini kembali me...



GELORABANGSA
- Nama Henry Yosodiningrat kembali mencuat hari ini, Rabu (11/11/2020).

Doktor hukum sekaligus pengacara sukses ini kembali mempersoalkan status hukum Habib Rizieq Shihab.

Diketahui, Rizieq Shihab telah kembali ke tanah air setelah kurang lebih 3 tahun ke Arab Saudi diduga untuk menghindari persoalan hukumnya saat itu.

Nah, Henry yang juga pendiri lembaga GRANAT (Gerakan Nasional Anti Narkotika) ini meminta Polda Metro Jaya agar mengusut tuntas kasus Rizieq Shihab yang pernah dia laporkan.

Henry memberikan surat permintaan agar laporan terkait dugaan pencemaran nama baik Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab kepada dirinya bisa dilanjutkan.

"Iya betul siang ini akan datang ke Polda Metro Jaya," kata Henry dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (11/11/2020).

Kasus yang dimaksudkan adalah laporan polisi yang didaftarkan ke Polda Metro Jaya pada 31 Januari 2017 lalu.

Laporan itu diterima dan teregister dengan nomor LP/529/l/2017/PMJ/Dit.Reskrimsus tentang pencemaran nama baik.

Dalam pelaporannya itu, ia melaporkan akun Facebook dan Instagram yang bernama Rizieq Shihab yang telah mencemarkan nama baiknya. 

Akun itu mengunggah tudingan bawah dirinya merupakan politikus berhaluan komunis.

Sosok Henry Yosodiningrat

Henry pernah menjadi anggota DPR RI.

Dia terpilih menjadi Anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan dari Daerah Pemilihan Lampung II periode 2014-2019.

Dikutip dari situs dpr.go.id, pengacara flamboyan ini lahir di Krui, Lampung Barat, pada tanggal 1 April tahun 1954.

Masa kanak-kanak dan SD dijalani Henry secara berpindah yakni sekolah rakyat di Krui, Pugungtampak, SD Negeri 1 Liwa dan di Metro.

Dia alumni SMA Yayasan 17 Agustus Yogyakarta pada Desember 1975.

Tahun 1976, Henry melanjutkan pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dan meraih gelar sarjana hukum tahun 1981.

Henry ikut pula mendirikan Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) yang menegakkan hak-hak politik Partai Demokrasi Indonesia yang diberangus rezim Orba.

Saat mendirikan lembaga GRANAT, Henry kerap memasukkan nilai perjuangan dalam dimensi lain.

Saat di bangku kuliah ia pernah menjadi Redaksi Kepala Majalah Keadilan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta.

Henry (ayah 4 anak dan kakek 3 cucu) berayahkan Haji Abdul Muin Dulaimi gelar Kapitan Dalom Mahkota Raja, generasi XIII dari Sai Batin Marga Pugung Penengahan.

Sang ayah adalah Pejuang dan Veteran Pejuang Kemerdekaan RI. Ibunya, Hj. Hayarani gelar Batin Ayu berasal dari Pulau Pisang (Krui) juga Pejuang dan Veteran Pejuang Kemerdekaan RI.

Sepak terjang Henry Yoso di bidang hukum menggelombang sejak 1980-an sampai sekarang.

Berbagai perkara besar ditangani dengan sukses. Henry memang amat identik dengan dunia hukum yang digelutinya berpuluh tahun.

Sebagai ahli hukum, tahun 2007 Henry menjadi narasumber pemerintah dalam penyusunan uji materi UU Narkotika di Mahkamah Konstitusi (MK) dan sebagai anggota Panitia Penyusunan Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Pelaksanaan UU Perubahan atas UU 22/1997 tentang Narkotik.

Pendapat Henry-lah yang akhirnya dipakai hakim MK untuk tetap memberlakukan hukuman mati.

Padahal, lawan debatnya adalah nama-nama besar di dunia hukum, dalam dan luar negeri, seperti Prof. Dr. J.E. Sahetapy. Dr. Todung Mulya Lubis, Racland Nassidiq dari Imparsial, dan Prof. Philips Alston dari New York University School of Law.

Gelar S2 Henry didapat dari Fakultas Hukum Universitas Trisakti. Sejak 1978 Henry menekuni profesi sebagai Advokad/ Penasehat Hukum.

Dan gelar Doktor Ilmu Hukum juga didapat dari Universitas Trisakti.

Sumber: tribunnews.com


Name

Berita,4785,Internasional,277,Nasional,4325,Opini,204,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Profil Henry Yosodiningrat, Doktor Hukum yang Kembali Persoalkan Kasus Hukum Rizieq Shihab ke Polisi
Profil Henry Yosodiningrat, Doktor Hukum yang Kembali Persoalkan Kasus Hukum Rizieq Shihab ke Polisi
https://1.bp.blogspot.com/-P2_07FQt-kg/X6vseRh_42I/AAAAAAAAO0c/MOkopFqO4eUnMZ-WunZwLiAMbocipy8hQCLcBGAsYHQ/w640-h360/henry-yosodingrat_20160426_115220.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-P2_07FQt-kg/X6vseRh_42I/AAAAAAAAO0c/MOkopFqO4eUnMZ-WunZwLiAMbocipy8hQCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h360/henry-yosodingrat_20160426_115220.jpg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2020/11/profil-henry-yosodiningrat-doktor-hukum.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2020/11/profil-henry-yosodiningrat-doktor-hukum.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy