$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Timor Leste Baru Sadar, Percuma Punya Minyak dan Gas Bumi Tetapi Rakyat Hidup Miskin dan Melarat

Sumber: radamuhu GELORABANGSA - Sejak dulu hingga akhirnya meraih kemerdekaan dari Indonesia melalui jajak pendapat, Timor Leste pantas mem...

Sumber: radamuhu

GELORABANGSA
- Sejak dulu hingga akhirnya meraih kemerdekaan dari Indonesia melalui jajak pendapat, Timor Leste pantas membusung dada.

Negara termuda di dunia itu awalnya menepuk-nepuk dada karena memiliki kekayaan alam melimpah ruah.

Negara yang dulunya bekas propinsi ke-27 Indonesia itu awalnya bangga karena diyakini mampu memanfaatkan kekayaan alamnya untuk meningkatkan kemakmuran masyarakat.

Tapi apa yang terjadi setelah merdeka? Timor Leste yang dulunya maju saat masih menjadi bagian dari negara kesatuan republik Indonesia (NKRI), kini menjelma menjadi negara miskin.

Bahkan seturut pengamatan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), Timor Leste merupakan negara paling miskin terburuk di dunia. Timor Leste hampir disejajarkan negara negara-negara miskin lainnya di Benua Afrika.

Atas pelbagai keterbatasan bahkan kekurangan tersebut,  Timor Leste pun seakan mulai sadar. 

Bahwa  minyak dan gas bumi yang terkandung di dalam perut Bumi Lorosae memang milik negara itu. Tapi pengelolaannya justeru oleh negara lain.

Negara tersebut seakan hanya menikmati ampas semata dari kekayaan alam yang dipunyai itu. 

Di seluruh dunia dan banyak negara, termasuk Timor Leste, minyak dan gas sesungguhnya dapat memberikan kekayaan luar biasa bagi warga negaranya.

Tetapi banyak negara dengan kekayaan minyak berlimpah, justru mengalami kerugian daripada keuntungan.
 
Ini berlaku bagi negara yang tidak memiliki pemerintahan yang mapan, tradisi demokrasi yang usang, dan dasar ekonomi yang rapuh.

Mengutip lembaga penelitian Timor Leste Lao Hamutuk, banyak orang di seluruh dunia, seperti Venezuela hingga Nigeria atau mungkin Timor Leste, sebaiknya tidak pernah menemukan minyak.

Minyak di negara miskin, lebih sering tidak menguntungkan sebagian besar rakyatnya sendiri.

Uang yang dihasilkan hanya akan diembat beberapa orang, dan mengarah pada kebijakan yang salah atau tidak berkelanjutan.

Industri inyak dapat merusak lingkungan, dan seringkali berakhir pada pelanggaran HAM, dan ini terjadi pada banyak cara.

Pejabat publik dan perusahaan, dan dapat menyebabkan penipuan atau penyuapan.

Dari Shah Iran, Sani Abacha Nigeria hingga Saddam Hussein Irak, para diktator telah mengambil alih kekuasaan untuk mendapatkan keuntungan besar minyak.

Mereka menggunakannya untuk keuntungan pribadi, untuk mempertahankan kendali, dan untuk mendanai represi.

Tetapi bahkan di negara-negara kaya dan demokratis, korupsi tersebar luas di industri minyak. 

Minyak sangat berharga sehingga pemerintah berperang untuk mendapatkannya.

Menurut lembaga itu salah satu alasan utama Australia mendukung invasi Indonesia ke Timor Leste adalah untuk mendapatkan akses ke minyak Laut Timor.

Dan di Timur Tengah, keinginan Eropa akan minyak menjadi motivasi utama bagi penjajahan Inggris dan Prancis setelah Perang Dunia I.

Baru-baru ini, salah satu alasan utama invasi pimpinan Amerika Serikat ke Irak setahun yang lalu adalah keinginan Amerika untuk lebih mengontrol pasokan minyak global.

Sementara di Timor Leste, mereka tidak memiliki tradisi keterlibatan publik yang konstruktif dalam pembuatan kebijakan.

Bagi kebanyakan orang, seluruh hubungan mereka dengan pemerintah sebelum 1999 mengalami perlawanan.

Pejabat pemerintah cenderung protektif terhadap informasi dan enggan mempercayai masyarakat sipil.

Misalnya, rancangan undang-undang jarang ditampilkan kepada publik sampai disetujui oleh Dewan Menteri.

Dan ketika pejabat terlibat dengan masyarakat sipil, sosialisasi sering kali menggantikan konsultasi, di mana pemerintah memberi tahu orang-orang apa yang akan dilakukan daripada menanyakan apa yang diinginkan atau dibutuhkan masyarakat.

Pola ini dibuat oleh Indonesia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan akan sulit untuk dihilangkan.

Kemudian pada pemerintahan Timor Leste yang baru, hanya ada sedikit undang-undang dan peraturan yang berlaku, dan baik warga negara maupun pegawai negeri tidak mengetahui hal itu.

Lembaga itu kurang memiliki pemahaman yang kuat tentang apa yang dapat diterima dan apa yang tidak.

Tanpa pegawai negeri yang profesional dan berpengalaman, kemungkinan korupsi atau penerapan hukum yang tidak konsisten akan meluas.

Perlu waktu untuk membangun tradisi kejujuran, transparansi, dan akuntabilitas.

Sumber: tribunnews


Name

Berita,5343,Internasional,278,Nasional,4882,Opini,204,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Timor Leste Baru Sadar, Percuma Punya Minyak dan Gas Bumi Tetapi Rakyat Hidup Miskin dan Melarat
Timor Leste Baru Sadar, Percuma Punya Minyak dan Gas Bumi Tetapi Rakyat Hidup Miskin dan Melarat
https://1.bp.blogspot.com/-y489C2OEz8k/X5wSNEFvKoI/AAAAAAAAOhg/QasLFhwF6ngxrltd2bNIICvpSUfjVlh9wCLcBGAsYHQ/w640-h426/sejarah-Timor-Leste-750x500.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-y489C2OEz8k/X5wSNEFvKoI/AAAAAAAAOhg/QasLFhwF6ngxrltd2bNIICvpSUfjVlh9wCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h426/sejarah-Timor-Leste-750x500.jpeg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2020/10/timor-leste-baru-sadar-percuma-punya.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2020/10/timor-leste-baru-sadar-percuma-punya.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy