$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Jenderal Polisi Bintang Dua setelah 35 Tahun Mengabdi Bernasib Pilu, Kini Dijebloskan ke Penjara

GELORABANGSA - Jenderal bintang 2 Irjen Napoleon Bonaparte dijebloskan ke penjara setelah menjalani pemeriksaan di Mabes Polri hingga ditet...



GELORABANGSA
- Jenderal bintang 2 Irjen Napoleon Bonaparte dijebloskan ke penjara setelah menjalani pemeriksaan di Mabes Polri hingga ditetapkan tersangka.

Meniti karier sejak lulus SMA dan menjadi alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1988, karier Napoleon Bonaparte di kepolisian runtuh dalam sekejap.
 
Jika kariernya di kepolisian dihitung sejak masuk Akpol pada 1985, maka sudah 35 tahun Napoleon Bonaparte mengabdi hingga menyandang gelar Inspektur Jenderal Polisi.

Jejak puluhan tahun dengan meniti tangga pangkat dari bawah hingga menyandang jabatan mentereng di Kepolisian, Napoleon Bonaparte kini berakhir di penjara.

Irjen Napoleon Bonaparte ditahan atas keterlibatannya dalam kasus Djoko Tjandra.  Sang jenderal ditahan mulai Rabu (14/10/2020).

Mabes Polri akhirnya menahan jenderal bintang dua Irjen Pol Napoleon Bonaparte di Rutan Bareskrim Polri, Jakarta.

Irjen Pol Napoleon ditahan bersama pengusaha bernama Tommy Sumardi.

Mereka berdua statusnya sebagai tersangka korupsi pencabutan red notice atas nama Djoko Tjandra. 

Keputusan penahanan keduanya itu diumumkan oleh Karo Penmas Humas Polri Brigjen Awi Setyono.

Menurut Awi, keduanya ditahan pasca menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan Covid-19.

"Tersangka NB langsung dilakukan swab dan selanjutnya dilakukan upaya paksa berupa dilaksanakan penahanan. Kemudian, saudara TS pukul 12.00 WIB juga demikian. Datang langsung dilakukan swab, dan selanjutnya dilakukan penahanan," kata Awi di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (14/10/2020).

Awi menyampaikan penahanan Irjen Napoleon dan Tommy Sumardi menyusul berkas kedua tersangka akan dilimpahkan tahap kedua ke Kejaksaan RI.

Nantinya, keduanya akan segera disidangkan.

"Keempat tersangka sudah dinyatakan lengkap P-21 atau lengkap sehingga tahap berikutnya adalah penyerahan tanggung jawab tersangka dan barang bukti yang belum terkonfirmasi kapan akan dilakukan penyerahan tahap kedua itu," tukasnya.

Meski berstatus jenderal bintang dua, tak banyak yang diketahui kinerja dari Irjen Napoleon.

Ketua Presidium IPW Neta S Pane mengatakan tidak ada yang mencolok yang ditorehkan dalam karir Napoleon selama meniti karir di polri.

"Saya kira prestasinya datar-datar saja. Tidak ada yang istimewa," kata Neta kepada Tribunnews.com, Minggu, beberapa waktu lalu.

Irjen Napoleon sendiri merupakan personel polri yang terbilang sudah cukup senior di korps Bhayangkara.

Dia merupakan perwira tinggi polri kelahiran 26 November 1965.

Irjen Napoleon juga merupakan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1988.

Karirnya mulai moncer usai menjabat pertama kali sebagai Kapolres Ogan Komering Ulu Polda Sumatera Selatan pada 2006 silam.

Dua tahun setelahnya, karirnya melejit hingga menjabat sebagai wakil direktur Reskrim Polda Sumatera Selatan pada 2008.

Hanya setahun berselang, ia langsung didapuk sebagai direktur Reskrim Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada 2009.

Pada 2011, barulah Irjen Napoleon dipanggil untuk mulai berkarir di Mabes Polri.

Ia memulai menjabat sebagai Kasubdit III Dittipidum Bareskrim Polri.

Setahun setelahnya ia menjabat Kabagbinlat Korwas PPNS Bareskrim Polri pada 2012 dan menjabat sebagai Kabag Bindik Dit Akademik Akpol pada 2015.

Irjen Napoleon memulai karir sebagai bagian dari interpol pada 2016.

Pertama kali ia menjabat sebagai Kabagkonvinter Set NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri hingga menjadi ses NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri pada 2017.

Tiga tahun setelahnya, ia kemudian menjabat sebagai Kadiv Hubinter Polri menggantikan Irjen Pol (Purn) Saiful Maltha pada 3 Februari 2020.

Namun baru lima bulan menjabat, dia dimutasi karena diduga lalai mengawasi bawahannya hingga terbitnya penghapusan red notice Djoko Tjandra.

Dia kini menjabat sebagai Analis Kebijakan Utama Itwasum Polri terhitung sejak 17 Juli 2020.

Sumber: tribunnews


Name

Berita,4376,Internasional,260,Nasional,3933,Opini,204,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Jenderal Polisi Bintang Dua setelah 35 Tahun Mengabdi Bernasib Pilu, Kini Dijebloskan ke Penjara
Jenderal Polisi Bintang Dua setelah 35 Tahun Mengabdi Bernasib Pilu, Kini Dijebloskan ke Penjara
https://1.bp.blogspot.com/-3MQb17AcIvA/X4hP88H8GxI/AAAAAAAAOEs/7aCNfg1AaH0HaEFftW1s_3lqvKdPsesagCLcBGAsYHQ/w640-h408/721477641338.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-3MQb17AcIvA/X4hP88H8GxI/AAAAAAAAOEs/7aCNfg1AaH0HaEFftW1s_3lqvKdPsesagCLcBGAsYHQ/s72-w640-c-h408/721477641338.jpg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2020/10/jenderal-polisi-bintang-dua-setelah-35.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2020/10/jenderal-polisi-bintang-dua-setelah-35.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy