$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Penginjilan Jalanan di Sulut: 'Ada yang Tak Suka, Tapi Banyak yang Bertobat'

GELORABANGSA - Sebuah gerakan kerohanian muncul di Sulut pada masa pendemi Covid 19 ini. Pelakonnya menyebut penginjilan jalanan. At...




GELORABANGSA - Sebuah gerakan kerohanian muncul di Sulut pada masa pendemi Covid 19 ini.

Pelakonnya menyebut penginjilan jalanan. Atau suara akhir zaman.

Seperti namanya, penginjilan berlangsung di jalan - jalan, pasar, terminal, kampung atau ruang terbuka lainnya.

Pelakunya umumnya mantan preman atau penjahat yang sudah tobat.

Penginjilan mereka sangat ekspresif dan khas.

Dibuka dengan pujian penyembahan, kesaksian, penyampaian firman serta altar call.

Pesan yang disampaikan adalah bertobatlah, kembalilah ke jalan yang benar.

Meski mengundang banyak massa, namun gerakan ini tetap mengusung physical distancing.

Warga selalu diminta pakai masker dan jaga jarak.

Penginjilan ini juga saban hari dibagikan di medsos dan ditonton ribuan netizen.

Tiba tiba saja, dunia seperti kembali di awal - awal abad 18 dimana injil dikabarkan lewat seruan di jalanan.

Pelopor penginjilan jalanan tersebut adalah Pendeta Jerry Sanger.

Sanger adalah Ketua Tim Pelayanan Harvester Ministry, Rajawali Team.

Ia mantan preman yang tobat.

Kepada Tribun ia membeber, ide penginjilan itu muncul karena Covid 19.

Musim pagebluk menyebabkan Rumah ibadah ditutup, orang Kristen goncang imannya.

"Umat Kristen tidak bisa beribadah lagi di gedung Gereja dan tempat tertutup. Dengan kondisi ini banyak orang mulai hidup dalam ketakutan dan kegoncangan. Karena itu Tuhan memberikan misi ini untuk membangkitkan lagi rohani yang letih lesu, Supaya ada pengharapan lagi dalam Yesus Kristus," kata dia.

Misi gerakan tersebut adalah seperti yang tertulis dalam Amsal 24:11. "Selamatkan mereka yang sedang terhuyung huyung menuju pada kebinasaan".

Dikatakan Sanger, pihaknya menempuh jalur sah untuk penginjilan tersebut. Izin ke Polda Sulut dikantongi.

"Polda merespon dan memberikan ijin resmi untuk relly Kkr Penginjilan jalanan di Pasar, terminal, pertigaan kampung, pusat kota yang ada di Sulut.

Kami sangat mengikuti protokol kesehatan. Karena kami juga sebelum KKR harus memberikan penjelasan  tentang New Normal itu seperti apa," kata dia.

Sejauh ini, beber dia, sudah 28 tempat se - Sulut yang dijangkau.

Diakuinya tantangan kadang ditemukan oleh pihak pihak yang tak suka kegiatan tersebut.

"Tapi Tuhan selalu nyatakan jalan dan pembelaan yang ajaib, Kesulitan kadang berhadapan di lapangan langsung dengan orang orang berkompeten di lokasi KKR yang tidak menginginkan, Tapi puji Tuhan, karena pihak Polda yang memberikan ijin jadi semua jadi lancar," katanya.

Ia mengklaim banyak jiwa yang berhasil diraih kembali oleh penginjilan tersebut.

Banyak preman yang tobat setelah mengikuti KKR tersebut.

"Kami sering ke kampung kampung yang terlibat tarkam, disana para pemuda kami doakan," kata dia.

Ia bercerita, penginjilan tersebut sudah dirintis sejak 2005.

Berawal dari pelayanan di penjara penjara. Para preman, pembunuh, pengikut setan ia injili.

Setelah bertobat, mereka digogok menjadi laskar Kristus yang berani mengabarkan injil dengan sentuhan kasih.

Awalnya tim melakukan penginjilan di mobil, di desa desa, lantas terjun di jalan pada masa pendemi.

"Karakter Tim Rajawali itu hidup dalam kemurnian, sehati, sepikir dan sepenanggungan. Hidup dalam doa puasa. Anggota tim harus memiliki pertobatan yang matang," kata dia.

Banyak yang diubah. Namun ada pula yang skeptis. Tuduhan pun dijatuhkan.

"Tapi saya tegaskan, ini murni, tidak ada yang danai, tidak ada calon yang danai kami, karena tuntunan Tuhan semua jadi mungkin," kata dia.

Sebut dia, izin penginjilan jalanan sampai Desember.

Selama itu, tim akan terus menginjili tanpa lelah, mengunjungi tempat tempat terbuka, dengan keberanian dan kasih.

"Pandemi Covid 19 ini belum tau kapan berhenti, Maka selama Tuhan masih mempercakan Misi Sorga ini, akan lanjut terus," kata dia.

Sumber: tribunnews


Name

Berita,4203,Internasional,259,Nasional,3761,Opini,204,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Penginjilan Jalanan di Sulut: 'Ada yang Tak Suka, Tapi Banyak yang Bertobat'
Penginjilan Jalanan di Sulut: 'Ada yang Tak Suka, Tapi Banyak yang Bertobat'
https://1.bp.blogspot.com/-EOGIsZUKPZY/XzC1jaV4jdI/AAAAAAAALuU/vZx8oMZpuHoXGTClkI5n60WOeuoSUj7CwCLcBGAsYHQ/s640/sanger-ketua-tim-pelayanan-harvester-ministry.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-EOGIsZUKPZY/XzC1jaV4jdI/AAAAAAAALuU/vZx8oMZpuHoXGTClkI5n60WOeuoSUj7CwCLcBGAsYHQ/s72-c/sanger-ketua-tim-pelayanan-harvester-ministry.jpg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2020/08/penginjilan-jalanan-di-sulut-ada-yang.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2020/08/penginjilan-jalanan-di-sulut-ada-yang.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy