$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Nyaris Dikuburkan, Ternyata Ibu Ini Masih Hidup, Pihak Rumah Sakit Minta Maaf

foto: bantenhits GELORABANGSA - Layaknya di pedesaan bila ada warga yang meninggal maka warga beramai-ramai membantu pengurusan pengub...

foto: bantenhits

GELORABANGSA - Layaknya di pedesaan bila ada warga yang meninggal maka warga beramai-ramai membantu pengurusan penguburan termasuk menggali liang lahar atau kubur serta persiapan lainnya.

Hal ini juga terjadi pada warga Desa Bendowulung, Kecamatan Sanan Kulon, Kabupaten Blitar, Jawa Timur,  ketika Harnanik, seorang Ibu rumah tangga di desa tersebut dikabarkan meninggal.

Tapi, segala persiapan itu dihentikan karena Harnanik ternyata masih hidup.

Rumah sakit keliru mengidentifikasi pasien yang meninggal.

Wakil Direktur Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mardi Waluyo dr Herya Putra mengatakan, pihak rumah sakit telah melakukan evaluasi dan pembinaan internal agar kejadian serupa tak terulang.

"Kepada keluarga kita sudah sampaikan permohonan maaf," ujar Herya.

RS mengaku salah

Herya menjelaskan penyebab rumah sakit salah mengidentifikasi jenazah pasien tersebut.

Awalnya, Harnanik bersama dua pasien lain dirawat di ruang isolasi RSUD Mardi Waluyo.

Di ruangan itu, Harnanik (H) bersama pasien S sama-sama bersatus suspek Covid-19.

Kondisi kesehatan mereka juga sama-sama menurun.

"Swab tanggal 17 (Agustus), hasilnya belum kami terima," kata Herya.

Namun, kondisi kesehatan pasien S menurun drastis pada Minggu (23/8/2020).

Perawat yang bertugas menukar posisi ranjang pasien S dengan H. Tujuannya, agar ranjang pasien S mendapatkan sudut pandang yang lebih baik dari kamera pengawas yang dipasang di ruangan isolasi itu.

Penggunaan kamera pengawas dilakukan untuk membantu pemantauan perkembangan pasien.

Ini karena kondisi dan keterbatasan akses di ruang isolasi.

"Akses ruang isolasi kan terbatas. Perawat juga harus pakai APD level tiga," kata dia.

Namun, pemindahan posisi ranjang itu tak dicatat dalam rekam medis pasien.

Saat pergeseran petugas jaga, perawat yang bertugas tak menyadari pemindahan itu.

Pada Senin, kondisi pasien S memburuk dan dinyatakan meningaal.

Petugas jaga yang baru mengira pasien yang meninggal itu merupakan H.

"Kesalahan kami waktu dipindahkan tempat itu tidak tercatat di rekam medisnya," jelas Herya.

Saat pasien S meninggal, gelang identitas yang biasa dipakai sudah terlepas dan tak berada di tempatnya.

Sehingga, perawat mengidentifikasi identitas pasien berdasarkan susunan ranjang.

"Saat itu juga tidak sempat cek ke bed (tempat tidur) sebelahnya karena keterbatasan akses ruang isolasi," lanjut Herya.

Pihak rumah sakit mengabarkan kabar duka itu kepada keluarga Harnanik.

Keluarga pun datang ke rumah sakit.

Namun, saat diperiksa, ternyata jenazah yang meninggal itu bukan Harnanik.

Keluarga mendapati Harnanik berada di ranjang yang berada di seberang ranjang jenazah pasien S.

"Berseberangan utara dan selatan," ujar Herya.

Saat ini, kata Herya, Harnanik masih dirawat di ruang isolasi rumah sakit itu.

"Kami berusaha semaksimal mungkin. Kondisinya memang tidak begitu baik sejak masuk di ruang isolasi." jelasnya.

Keluarga dan tetangga telah bersiap

Anak Harnanik, Nanung Hermawan mengatakan, ibunya dirawat karena menderita stroke ringan di rumah sakit tersebut sejak 10 hari lalu.

Saat perawatan, Harnanik mengeluh sesak napas.

Tim medis pun memperlakukan Harnanik dengan prosedur Covid-19.

Harnanik dirawat di ruang isolasi.

"Kalau ada sesak napas katanya (rumah sakit) mengarah ke Covid-19," kata Nanung saat dihubungi, Selasa (25/8/2020).

Karena dirawat di ruang isolasi, keluarga tak bisa membesuk dan menjaga Harnanik.

Kebutuhan harian seperti pakaian hanya bisa dititipkan di pos jaga keamanan rumah sakit.

Pada Senin (24/8/2020) pagi, keluarga mendapat kabar kondisi kesehatan Harnanik menurun drastis. Rumah sakit mengabarkan Harnanik meninggal akibat serangan jantung.

"Senin sekitar jam 10 pagi," kata Nanung.

Mendapatkan kabar itu, keluarga menyiapkan keperluan pengurusan jenazah.

Lazimnya kehidupan di desa, para kerabat dan tetangga berbagi tugas.

Beberapa warga mengumumkan kematian Harnanik di mushala.

Warga lain menggali liang lahad untuk peristirahatan terakhir jenazah.

"Di rumah semua sudah siap-siap," ujarnya.

Jenazah dijemput suami

Nanung mengatakan, hal ini terungkap saat bapaknya menjemput jenazah sang ibu.

Setelah meneken seluruh dokumen, bapaknya membacakan doa di depan jenazah.

"Semua (berkas rumah sakit) sudah ditandatangani, juga sudah melakukan doa-doa untuk jenazah," ujar Nanung.

Setelah berdoa, bapaknya yang penasaran membuka kain penutup jenazah.

Ternyata, jenazah itu bukan Harnanik.

"Terus lihat ke ruang isolasi, ternyata ibu saya masih ada di situ," kata Nanung.

Sumber: tribunnews


Name

Berita,4128,Internasional,259,Nasional,3686,Opini,204,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Nyaris Dikuburkan, Ternyata Ibu Ini Masih Hidup, Pihak Rumah Sakit Minta Maaf
Nyaris Dikuburkan, Ternyata Ibu Ini Masih Hidup, Pihak Rumah Sakit Minta Maaf
https://1.bp.blogspot.com/-nWNBsMwYvWk/X0eO3bepWPI/AAAAAAAAMZE/rfe6GUUxXOgr0Jh5VpJMyaiaFa78embFgCLcBGAsYHQ/s640/20200827_184510.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-nWNBsMwYvWk/X0eO3bepWPI/AAAAAAAAMZE/rfe6GUUxXOgr0Jh5VpJMyaiaFa78embFgCLcBGAsYHQ/s72-c/20200827_184510.jpg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2020/08/nyaris-dikuburkan-ternyata-ibu-ini.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2020/08/nyaris-dikuburkan-ternyata-ibu-ini.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy