$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

STAN Ditutup karena Isu Radikalisme, Sudirman Said: Jika Benar, ini akan Menjadi Skandal Bernegara

GELORABANGSA - Penutupan sementara Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN menjadi perhatian banyak orang, termasuk Sudirman Said. Manta...



GELORABANGSA - Penutupan sementara Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN menjadi perhatian banyak orang, termasuk Sudirman Said.

Mantan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) periode 2014-2019, Sudirman Said menyayangkan penutupan sementara Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara).

Apalagi jika penutupan itu dikait-kaitkan dengan isu radikalisme.

“Jika benar penutupan STAN karena isu radikalisme, ini akan jadi skandal bernegara. Sejarah akan mencatat kekeliruan pandangan dan kekeliruan langkah ini. Semoga Bu Menteri dan seluruh penentu kebijakan dalam urusan STAN ini sempat memikirkan dalam-dalam,” kata Sudirman Said dikutip PikiranRakyat-Cirebon.com dari RRI.

Ketua Alumni STAN 2014-2016 tersebut mengungkapkan orang yang menuduh radikal harus belajar membedakan antara gairah beragama (kesalehan), usaha menjaga kelurusan hidup, dan pandangan radikal dalam politik. 

Ia menegaskan, yang memberi stempel radikal lebih banyak mereka yang memiliki cara pandang politik.

Berbahaya jika cap radikal disematkan oleh orang yang tidak menjalankan agama dengan baik, apalagi oleh orang yang berbeda agama. 

"Menjadi orang yang saleh, menjalankan agama dengan segala simbolnya, sesungguhnya sama dengan mengamalkan Pancasila, sila Ketuhanan Yang Maha Esa. Kalau rajin mengaji, rajin sembahyang, menampilkan simbol beragama disebut radikal, itu sama artinya dengan mengatakan yang mengamalkan Pancasila adalah radikal,” tegas Sudirman. 

Sudirman yang merupakan salah satu dosen di STAN, mahasiswa STAN banyak yang berafiliasi dengan masjid kampus, dan meneruskan kebiasaan di kantor ketika sudah bekerja.

Banyak di antaranya yang melakukan itu untuk menjaga integritas agar tidak larut dengan praktik korupsi dan suap menyuap.

Sudirman menerangkan bahwa di jaman seperti sekarang menjaga integritas memerlukan keteguhan sikap.

Saat ini banyak sekali pihak yang dicap radikal karena berbicara tentang kebenaran, berbicara idealisme.

“KPK saja distempel radikal. Pertanyaanya, apakah negara mau melegitimasi tuduhan seperti itu. Padahal keteguhan menjaga prinsip itu dianjurkan oleh ajaran Pancasila,” tandas dia

Sudirman berharap, moratorium belum menjadi keputusan final. Karena lulusan STAN terbukti diperlukan banyak Lembaga, baik pemerintahan maupun swasta.

Selain itu STAN adalah simbol harapan bagi anak anak orang biasa yang ingin memperoleh pendidikan bermutu, dan masa depan yang lebih baik.

Banyak sekali anak anak dari kalangan orang biasa bahkan keluarga yang amat miskin naik kelas secara bermartabat karena pendidikan di STAN.

“Dengan seleksi yang amat kompetitif dan proses pendidikan yang ketat, kampus ini menjadi penyeleksi talenta terbaik. Mereka menyebar di organisasi pemerintah yang mengurus keuangan negara. Impact-nya amat besar,” kata Ketua Dewan Penasihat Alumni STAN periode 2016-2019 ini.

Berdasarkan pandangannya, Sudirman menyayangkan jika karena alasan efisiensi anggaran harus menutup STAN. Pasalnya, investasi di pendidikan tidak akan pernah rugi.

“Kita semua simpati dan prihatin dengan tekanan ekonomi akibat wabah Covid 19. Tetapi menurut saya memotong anggaran pendidikan tidak boleh menjadi pilihan,” ujarnya.

Sudirman menawarkan solusi relokasi lulusan STAN sebagai jalan keluar efesiensi yang diinginkan Kemenkeu.

Banyak instansi. BUMN, Kementerian/Lembaga, BUMD, dan Pemerintah Daerah meminta pasokan SDM lulusan STAN.

Sumber: pikiranrakyat


Name

Berita,3628,Internasional,250,Nasional,3195,Opini,204,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: STAN Ditutup karena Isu Radikalisme, Sudirman Said: Jika Benar, ini akan Menjadi Skandal Bernegara
STAN Ditutup karena Isu Radikalisme, Sudirman Said: Jika Benar, ini akan Menjadi Skandal Bernegara
https://1.bp.blogspot.com/-DydqG1Weitg/XwpablFd0cI/AAAAAAAAKSE/o6nLzNdCjBQV6fQfJuJRexXVrdFq50wSgCLcBGAsYHQ/s640/159181976.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-DydqG1Weitg/XwpablFd0cI/AAAAAAAAKSE/o6nLzNdCjBQV6fQfJuJRexXVrdFq50wSgCLcBGAsYHQ/s72-c/159181976.jpg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2020/07/stan-ditutup-karena-isu-radikalisme.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2020/07/stan-ditutup-karena-isu-radikalisme.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy