$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Politisi PDIP: Anies Tahu Tidak Mungkin Hentikan Reklamasi, Tetapi Dia Pengen Jadi Gubernur Makanya Dia Berjanji

foto: idtoday GELORABANGSA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendapat kritikan dari publik terkait kebijakannya yang menerbitkan i...

foto: idtoday

GELORABANGSA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendapat kritikan dari publik terkait kebijakannya yang menerbitkan izin reklamasi di kawasan Ancol.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menilai ramainya kritikan publik itu wajar datang bahkan dari pendukung Anies sendiri.

Pasalnya, saat Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu berjanji menolak reklamasi.

Namun, kini dia malah mengizinkan pembuatan daratan imitasi seluas 155 hektare itu di Ancol.

"Reklamasi, kenapa sih jadi ramai? Persoalannya, pertama sempat dihentikan oleh Pak Anies, beliau yang menghentikan, beliau mengizinkan kembali,"kata Gembong saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta Rabu (8/7/2020).

Anggota DPRD DKI Jakarta itu mengatakan, sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta pun Anies sudah tahu kalau reklamasi di teluk Jakarta tak bisa dihentikan hanya saja karena dia ingin menjadi Gubernur maka isu reklamasi dikemas menjadi bahan jualan saat kampanye Pilkada DKI 2017 lalu.

"Pak Anies tahu bahwa itu tidak mungkin dihentikan. Tapi dia pengen jadi gubernur, jadi dia berjanji,"pungkasnya.

Dikeluarkannya izin reklamasi kawasan Ancol ini oleh sejumlah kelompok dinilai cacat hukum. Sebab izin yang tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) 237 tahun 2020 tidak berlandaskan pada Peraturan Daerah Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sebab rancangan aturan ini bahkan sudah dicabut Anies pada 2018 lalu.

Adapun pijakan hukum yang dipakai dalam Kepgub itu hanya berdasarkan pada Undang-undang  29 tahun 2007 tentang Keistimewaan  DKI, dan Undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemda  serta UU nomor 30 tahun 2014 tentang administrasi pemerintahan

"RDTR-nya nanti kita bahas,"pungkas Gembong.

Sementara itu Ketua Bapemperda Pantas Nainggolan mengatakan sejak Raperda itu dicabut Anies, DPRD DKI Jakarta hingga saat ini belum membas aturan itu.

Raperda ini dicabut Anies Baswedan pada 2018 lalu.

Setahun setelah menjabat menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Pencabutan Raperda itu direvisi untuk memuluskan janji kampanye Anies yang getol menentang reklamasi pada Kampanye Pilkada DKI 2017.

"Kita sampai sekarang masih belum. Artinya, memang masuk di Propemperda. Tapi belum dibahas sama sekali oleh Bapemperda," kata Pantas Nainggolan saat dikonfirmasi Rabu (8/7/2020).

Pantas Nainggolan mengatakan, kalau nanti dalam pembahasan raperda itu ternyata reklamasi Ancol tidak disinggung maka proses membangun daratan buatan itu tak diperkenankan.

"Seyogyanya itu (reklamasi Ancol) harus masuk dalam bagian RTRW dan RDTR. Kalau tidak masuk, berarti emggak boleh,"tegasnya.

Sumber: akurat


Name

Berita,3628,Internasional,250,Nasional,3195,Opini,204,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Politisi PDIP: Anies Tahu Tidak Mungkin Hentikan Reklamasi, Tetapi Dia Pengen Jadi Gubernur Makanya Dia Berjanji
Politisi PDIP: Anies Tahu Tidak Mungkin Hentikan Reklamasi, Tetapi Dia Pengen Jadi Gubernur Makanya Dia Berjanji
https://1.bp.blogspot.com/-v6kYD71Yx5g/Xwa6hmuy9yI/AAAAAAAAKHQ/VoDGL8_r-Ew8UCkm3ubmlMFE34laxO_-ACLcBGAsYHQ/s640/13-58.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-v6kYD71Yx5g/Xwa6hmuy9yI/AAAAAAAAKHQ/VoDGL8_r-Ew8UCkm3ubmlMFE34laxO_-ACLcBGAsYHQ/s72-c/13-58.jpg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2020/07/politisi-pdip-anies-tahu-tidak-mungkin.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2020/07/politisi-pdip-anies-tahu-tidak-mungkin.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy