$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Anggota Polri Salah Tembak 2 Petani hingga Tewas di Poso, Fadli Zon: Mereka Tulang Punggung Pangan

GELORABANGSA - Kasus salah tembak terhadap warga sipil yag berprofesi sebagai petani di Poso, Sulawesi Tengah menjadi sorotan anggota p...



GELORABANGSA - Kasus salah tembak terhadap warga sipil yag berprofesi sebagai petani di Poso, Sulawesi Tengah menjadi sorotan anggota parlemen, salah satunya politisi Partai Gerindra Fadli Zon.

Fadli Zon mempertanyakan tewasnya warga Poso yang diketahui berprofesi sebagai petani tersebut.

Menurutnya, belajar dari kasus ini, nyawa di negeri ini terkesan murah.

"Murah sekali nyawa di Republik Indonesia, petani kok ditembak. Petani adalah tulang punggung ketahanan pangan, tanpa petani rakyat makan apa? Ironis, gembar gembor Pancasila, petani ditembak mati," tulis Fadli Zon di akun twitternya sebagaimana dikutip Pikiranrakyat-bogor.com, Selasa 7 Juli 2020.

Menyoali kasus salah tembak di Poso Sulawesi Tengah, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memastikan tengah melakukan investigasi dugaan salah tembak terhadap warga Poso oleh tim Satgas Tinombala.

Polri menegaskan siap menindak tegas bila anggotanya melakukan pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP) yang semestinya ditaati.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan sebanyak 12 Anggota Brimob yang tergabung dalam Satgas Tinombala ditarik ke Jakarta guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Namun, Polri memastikan anggotanya sudah melakukan SOP yang benar dalam memburu 14 DPO kelompok teroris Ali Kalora.

“Bahwa kasus penembakan tersebut saat ini ditangani oleh Mabes Polri, pada tanggal 8 – 13 Juni 2020 lalu Danpas Pelopor dan Karo Provost telah berkunjung ke Poso, Sulawesi Tengah," kata Brigjen Awi Setiyono.

"Untuk melakukan investigasi terhadap 12 anggota atau 1 tim yang pada saat itu bertugas mengamankan wilayah itu,” ucapnya.

Menyoali kronologis kasus dugaan salah tembak tersebut. Pertama, Awi menjelaskan, Satgas Tinombala bentukan Polri ditugaskan ke Poso untuk memburu 14 DPO kelompok Ali Kalora.

Terkait insiden salah tembak yang terjadi di KM. 09 Desa Kawende, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, anggotanya yang bertugas di perbatasan mengawasi secara ketat akses keluar masuk siapapun.

Saat itu, ada dua orang yang melewati akses itu.

Namun, keduanya tidak mengikuti instruksi Satgas Tinombala untuk tidak bergerak sehingga diberikan tembakan peringatan.

TKP penembakan yakni KM.09 Desa Kawende Kec. Poso Pesisir Utara Kababupaten Poso berdasarkan analisa Tim intelijen dan Tim IT merupakan wilayah merupakan zona merah yang sering muncul gangguan seperti kontak senjata.

Karena itu, demi menjaga keamanan dan keselamatan warga di wilayah tersebut dibentuklah Pos Sekat yang berfungsi sebagai kontrol yaitu bagi setiap warga yang hendak keluar atau masuk wilayah KM.09 harus melapor kepada petugas terlebih dahulu.

“Saat kejadian sore hari Pada tanggal 2 Juni 2020 pukul 15.15 WITA dan sedang hujan sehingga tidak ada masyarakat yang turun ataupun pulang. Kemudian pada saat kejadian kedua korban yang memasuki area KM.09 tidak melapor ke petugas Pos Sekat terlebih dahulu," ungkapnya.

"Sehingga sebagaimana aturannya, tim yang bertugas patut mewaspadai dan segera melakukan ambush (penyergapan / penghadangan) terhadap kedua orang tidak dikenal,” imbuhnya.

Awi mengungkapkan bahwa anggotanya sudah melakukan penyergapan sesuai SOP.

Usai dilakukan tembakan peringatan, anggota Brimob menghampiri kedua orang tak dikenal itu dan ternyata mereka adalah warga dari desa tersebut.

Mereka pun dilarikan ke posko untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

Petugas sudah bertindak sesuai dengan SOP dalam penugasan yaitu melakukan upaya awal memberi peringatan dengan berteriak 'jangan bergerak' dan 'jangan melarikan diri'.

Namun peringatan awal tersebut tidak dihiraukan sehingga petugas memberikan tembakan peringatan namun orang tersebut masih berupaya melarikan diri kemudian petugas melakukan penembakan mengakibatkan keduanya meninggal dunia.

Mengetahui yang ditembak jatuh, maka anggota Brimob menghampiri dan mengecek orang tersebut, ternyata mereka ada yang tahu bahwa korban berasal dari KM.09 yaitu Desa Kawende Kecamatan Poso Pesisir Utara.

"Selanjutnya terhadap korban dilakukan evakuasi ke desa,” ujarnya.

Sumber: pikiranrakyat


Name

Berita,3628,Internasional,250,Nasional,3195,Opini,204,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Anggota Polri Salah Tembak 2 Petani hingga Tewas di Poso, Fadli Zon: Mereka Tulang Punggung Pangan
Anggota Polri Salah Tembak 2 Petani hingga Tewas di Poso, Fadli Zon: Mereka Tulang Punggung Pangan
https://1.bp.blogspot.com/-HUDUODzjRmI/XwRBOCnLG3I/AAAAAAAAKAQ/_hQyBYySIzYUYzBLu6T8bX0EUl1ei3reQCLcBGAsYHQ/s640/200530161111-rusla.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-HUDUODzjRmI/XwRBOCnLG3I/AAAAAAAAKAQ/_hQyBYySIzYUYzBLu6T8bX0EUl1ei3reQCLcBGAsYHQ/s72-c/200530161111-rusla.jpg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2020/07/anggota-polri-salah-tembak-2-petani.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2020/07/anggota-polri-salah-tembak-2-petani.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy