$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Tagih Utang Rp 35 Juta, Puluhan Anggota Ormas Bersenjata Tajam Serang Kantor Kontraktor di Samarinda

GELORABANGSA - Tagih Utang Rp 35 Juta, Puluhan Anggota Ormas Bersenjata Tajam Serang Kantor Kontraktor di Samarinda. Puluhan anggota or...



GELORABANGSA - Tagih Utang Rp 35 Juta, Puluhan Anggota Ormas Bersenjata Tajam Serang Kantor Kontraktor di Samarinda. Puluhan anggota ormas RKB ditahan polisi Sabtu (9/5/2020)

Di tengah pandemi Covid-19 dan bulan suci Ramadhan, puluhan anggota ormas yang membuat keributan di komplek rumah dan perkantoran di Jalan Tantina, Kelurahan Bandara, Kecamatan Sungai Pinang, Sabtu (9/5/2020) pukul siang tadi.

Sekitar 49 anggota ormas yang telah diamankan kepolisian ini diduga merusak hingga menyekap beberapa karyawan kantor PT Putra Tanjung.

Informasi yang dihimpun, puluhan anggota ormas ini tiba menggunakan 6 mobil dan 19 motor serta dilengkapi dengan berbagai macam senjata tajam.

Warga yang resah melihat kejadian ini segera melaporkannya kepada pihak berwajib.

Kepolisian yang mendapatkan laporan langsung menindaklanjuti, jajaran Polsek Sungai Pinang, yang kemudian dibantu Polsek Samarinda Kota dan Polresta Samarinda segera mengamankan lokasi keributan dengan persenjataan lengkap.

Sebelum dilakukan tindakan tegas oleh kepolisian, sempat dilakukan upaya persuasif namun tak diindahkan dan terpaksa dilakukan tindakan tegas.

Belasan motor dan sajam disita polisi dengan puluhan anggota ormas yang diangkut menggunakan truk polisi menuju Mako Polresta Samarinda.

Keributan puluhan anggota ormas ini terjadi karena masalah sisa pembayaran proyek pengecatan gedung di Provinsi Kalimantan Utara atau Kaltara.

Dikonfirmasi TribunKaltim.co, Ketua ormas Remaong Koetai Berjaya bernama, Hebby Nurlan Arafat ini menuturukan kalau kedatangan pihaknya untuk meminta pelunasan pembayaran atas proyek pengecatan sebuah gedung perpustakaan yang dilakukan 4 bulan silam.

"Padahal sudah selesai tapi tidak ada pembayaran. Artinya kami maju karena kami benar dan menuntut hak kami. Walaupun berakhir seperti ini, tapi inilah proses," ucap Hebby.

Sebelum melakukan aksi tersebut, pihaknya telah mengirimkan surat pemberitahuan kepada pihak PT Putra Tanjung.

"Kami sudah ada surat kuasa penyampaian ke Polres, Gubernur, Korem dan arsipnya pun ada di kantor kami," terangnya.

Dalam surat perjanjian itu, kata Hebby tertera jumlah kontrak pengerjaan berkisar Rp 60 juta.

Namun pihak perusahaan hanya membayar senilai Rp 25 juta.

"Itu sempat terjadi tarik ulur, dan hari ini puncaknya," tegasnya.

Dony Setio Budi selaku kuasa hukum Remaong Koetai Berjaya mengutarakan kalau semua proses hari ini diserahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib.

"Apa yang dianggap melanggar hukum kami patuh. Termasuk dugaan unsur pidana. Tapi kami juga tetap menuntut pelunasan," ujarnya.

Terpisah, Kapolsek Sungai Pinang, Kompol Ramadhanil menegaskan saat ini jajarannya yang dibantu Polres dan Polsek Samarinda Kota yang tiba dilokasi segera melakukan pengamanan kepada sekelompok ormas ini untuk diproses lebih lanjut di kantor kepolisian.

Selanjutnya dikatakan Ramadhanil, anggota ormas yang diamankan itu dibawa ke Polresta Samarinda untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

"Untuk sajam dan dugaan adanya penyekapan masih akan didalami," pungkasnya.

Aksi anggota ormas ini bukan lah yang pertama kali.

Sebelumnya anggota Ormas Remaong Koetai Berjaya juga berdemonstrasi di depan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (21/2/2020) siang.

Mereka menuntut pengusutan tuntas kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan seorang tahanan bernama Achmad Syukur (34) tewas.

Kematian Achmad dinilai tidak wajar. Pasalnya, ada sejumlah luka dan lebam di tubuh tahanan itu.

Beberapa orang yang berdemonstrasi di depan Lapas Samarinda tampak mengenakan passapu kuning, ikat kepala khas Kutai, dan kain kuning yang diikat di lengan.

Massa juga membawa spanduk bergambar Achmad Syukur. Foto anak-anak Achmad Syukur juga dicetak ukuran baliho.

Ketua RKB Hebby Nurlan Arafat mengatakan, demonstrasi digelar karena ada dugaan Achmad tewas karena disiksa selama mendekam dalam Lapas Samarinda.

"Karena itu kami datang minta diusut tuntas," ungkap Hebby disela aksi kepada Kompas.com, Jumat.

Demonstran juga meminta pihak Lapas menghadirkan mantan Kepala Lapas Samarinda, M Iksan, untuk bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

Lebih jauh, demonstran meminta pertanggungjawaban atas keluarga, anak dan istri yang ditinggalkan atas peristiwa tersebut.

"Anak korban (Achmad) masih kecil. Kini dia sudah tak punya ayah. Siapa yang bertanggungjawab," tegasnya.

Massa aksi akhirnya diterima para pimpinan Lapas untuk mediasi.

Kepala Lapas Klas IIA Samarinda, Muhammad Ilham usai mediasi bersama pendemo mendukung pengusutan tuntas atas kasus ini.

"Kita tunggu saja. Polisi masih lakukan penyelidikan," kata dia.

Selain itu, dia menuturkan ada pemeriksaan di internal Lapas, hasilnya sudah diserahkan polisi.

"Biar polisi saja yang mengungkap. Kita serahkan ke mereka (penyidik) biar enggak tumpang tindih," jelasnya.

Usai mediasi pendemo membubarkan diri sekitar pukul 16.30 WITA.

Achmad adalah napi kasus narkotika meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Syahranie, Selasa (11/2/2020) dini hari.

Dia tewas setelah dirujuk dari Klinik Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Samarinda, Senin (10/2/2020) sore. Keluarga menduga Achmad meninggal karena dianiaya.

Sumber: tribunnews


Name

Berita,3115,Internasional,212,Nasional,2720,Opini,204,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Tagih Utang Rp 35 Juta, Puluhan Anggota Ormas Bersenjata Tajam Serang Kantor Kontraktor di Samarinda
Tagih Utang Rp 35 Juta, Puluhan Anggota Ormas Bersenjata Tajam Serang Kantor Kontraktor di Samarinda
https://1.bp.blogspot.com/-6ofLFpk1Y48/Xrd-iDNhcDI/AAAAAAAAG9w/dpgM43AbUmsrDf6-R95NckP8zVVofe9QQCLcBGAsYHQ/s640/53a9e06bd1c498a4d65dd57c4b3cbd07.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-6ofLFpk1Y48/Xrd-iDNhcDI/AAAAAAAAG9w/dpgM43AbUmsrDf6-R95NckP8zVVofe9QQCLcBGAsYHQ/s72-c/53a9e06bd1c498a4d65dd57c4b3cbd07.jpeg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2020/05/tagih-utang-rp-35-juta-puluhan-anggota.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2020/05/tagih-utang-rp-35-juta-puluhan-anggota.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy