$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Ladeni TANTANGAN Najwa Shihab Perkara Napi Koruptor, Menkum HAM Yasonna Laoly Malah AMPUN ke Netizen

GELORABANGSA - Wacana Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly yang berujung pada pembebasan Napi kasus korupsi di tengah wab...




GELORABANGSA - Wacana Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly yang berujung pada pembebasan Napi kasus korupsi di tengah wabah Corona mendapat sorotan netizen Indonesia.

Tak tanggung-tanggung, komentar para Netizen Indonesia yang terkenal ganas tersebut membanjiri sejumlah media sosial.

Alih-alih menuliskan komentar yang sarat dengan masukan yang membangun, komentar netizen tersebut malah menjadikan sang menteri jadi bahan bully-an mereka.

Padahal sebelumnya, Yasonna Laoly menerima tantangan Najwa Shihab untuk tampil di Mata Najwa soal wacananya membebaskan Napi koruptor.

Namun, ia angkat tangan ketika menghadapi netizen Indonesia.

Yasonna Laoly pun mengaku jika komentar para warganet tersebut sangat kasar dan tak sesuai etika.

Ia menyebut komentar sejumlah warganet terhadap dirinya sangat kasar dan tak sesuai adab ketimuran.

"Yang tidak enak itu, ada yang tanpa fakta, tanpa data, langsung berimajinasi, memprovokasi, dan berhalusinasi membuat komentar di medsos," kata Yasonna dikutip dari Kompas.com

Curhat itu disampaikan Yasonna lewat pesan singkat di grup WhatsApp yang beranggotakan sejumlah menteri dan wartawan.

"Bahasanya kasar, ampun deh, bahasa jauh dari adab ketimuran, dan bahasa orang terdidik. Level keadaban kita berkomunikasi sudah sangat mundur," sambung dia.

Lewat grup itu, Yasonna juga membagikan kondisi di sejumlah lembaga pemasyarakatan.

Dalam enam foto yang dibagikan, terlihat para narapidana harus tidur berdempetan dalam satu ruangan karena kondisi lapas yang kelebihan kapasitas.

Oleh karena itu, Yasonna mengaku heran dengan orang yang menolak pembebasan narapidana di tengah pandemi corona saat ini.

"Saya mengatakan, hanya orang yang sudah tumpul rasa kemanusiaannya dan tidak menghayati sila kedua Pancasila yang tidak menerima pembebasan napi di lapas overkapasitas," katanya.

Yasonna menyebutkan, pembebasan napi di lapas overkapasitas ini sesuai anjuran Komisi Tinggi PBB untuk HAM dan Sub-Komite PBB Anti-Penyiksaan.

"Negara-negara di dunia sudah merespons imbauan ini. Iran membebaskan 95.000 orang, termasuk 10.000 tahanan diampuni, Brazil 34.000, dan lain-lain," katanya.

Sumber: tribunnews.com


Name

Berita,4474,Internasional,267,Nasional,4024,Opini,204,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Ladeni TANTANGAN Najwa Shihab Perkara Napi Koruptor, Menkum HAM Yasonna Laoly Malah AMPUN ke Netizen
Ladeni TANTANGAN Najwa Shihab Perkara Napi Koruptor, Menkum HAM Yasonna Laoly Malah AMPUN ke Netizen
https://1.bp.blogspot.com/-npfb0QJb2d4/XoyPFyEFN9I/AAAAAAAAFUE/NVw1CdwO__YeNHZIv7Np2hN6f2REcAEcwCLcBGAsYHQ/s640/menkum-ham-yasonna-laoly.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-npfb0QJb2d4/XoyPFyEFN9I/AAAAAAAAFUE/NVw1CdwO__YeNHZIv7Np2hN6f2REcAEcwCLcBGAsYHQ/s72-c/menkum-ham-yasonna-laoly.jpg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2020/04/ladeni-tantangan-najwa-shihab-perkara.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2020/04/ladeni-tantangan-najwa-shihab-perkara.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy