$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Cicak vs Buaya Ada Lagi? Ini Kata Pimpinan KPK...

GELORABANGSA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron menyatakan bahwa KPK tidak akan melahirkan kembali fenomena...



GELORABANGSA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron menyatakan bahwa KPK tidak akan melahirkan kembali fenomena "cicak versus buaya" dengan aparat penegak hukum lainnya, termasuk Polri.

"Kami tidak akan kemudian melahirkan fenomena baru cicak buaya satu, dua tiga, empat, tidak," ujar Ghufron di Jakarta, Rabu.

Istilah cicak versus buaya populer pertama kali pada medio 2009, merujuk pada pernyataan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri saat itu, Susno Duadji yakni "Cicak kok mau melawan buaya".

Kata cicak lalu diasosiasikan sebagai KPK, sedangkan buaya merupakan kepolisian.

Istilah tersebut kemudian kerap muncul ketika terjadi "perseteruan" antara KPK dan Polri. Ghufron menyatakan perseteruan semacam itu tidak akan terjadi kembali.

KPK kata dia, saat ini akan lebih memperkuat kemitraan dengan Polri maupun institusi penegak hukum lainnya.

"Ini kembali kepada kemitraan, bahwa kita mestinya bermitra, bukan bermusuhan.

Bangunan-bangunan ketatanegaraan, khususnya bidang hukum, ada Polisi, ada Jaksa, ada MA, bangunan ini tidak boleh diruntuhkan," ujar Ghufron.

Ghufron melanjutkan, "jadi kami akan bermitra dengan semua aparat penegak hukum, dengan Kejaksaan, Kepolisian dan dengan Mahkamah Agung. kami itu adalah tonggak-tonggak yang diciptakan dalam ketatanegaraan sebagai penegak hukum."

Lebih lanjut pria yang sebelumnya menjabat sebagai Dekan Fakultas Hukum di Universitas Jember itu mengatakan bahwa apabila nantinya ditemukan oknum-oknum "nakal" yang berprilaku korup di dalam institusi-institusi itu, KPK akan tegas menangkap.

"KPK akan bermitra dengan penegak hukum semua.

Kalau ada polisi yang kemudian nakal, kita tangkap," kata Ghufron.

Namun, kata dia, masyarakat tidak boleh serta merta menuduh bahwa institusi tersebut sebagai "sarang rasuah".

"Kalau kemudian di dalamnya ada tikus-tikus, ada yang nakal-nakal, maka tidak boleh kita kemudian menuduh semuanya. KPK saat ini pendekatannya begitu," ujar dia.

Sumber: wartaekonomi.com


Name

Berita,4742,Internasional,277,Nasional,4282,Opini,204,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Cicak vs Buaya Ada Lagi? Ini Kata Pimpinan KPK...
Cicak vs Buaya Ada Lagi? Ini Kata Pimpinan KPK...
https://1.bp.blogspot.com/-dXmabOzG_rY/XmA0G1LFUWI/AAAAAAAAESM/mtqeRfS4VRkR-cqn5hOUIXbtlnTi5Q0uwCLcBGAsYHQ/s640/IMG_20200305_070423.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-dXmabOzG_rY/XmA0G1LFUWI/AAAAAAAAESM/mtqeRfS4VRkR-cqn5hOUIXbtlnTi5Q0uwCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG_20200305_070423.jpg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2020/03/gelorabangsa-wakil-ketua-komisi.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2020/03/gelorabangsa-wakil-ketua-komisi.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy