$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Yusni Widiya Utami (21) Gadis Pemberani Yang Duel Dengan Perampok

GELORABANGSA - Yusni Widiya Utami (21) gadis pemberani. Dalam posisi terancam karena golok sudah diletakkan di leher, dia mampu member...




GELORABANGSA - Yusni Widiya Utami (21) gadis pemberani. Dalam posisi terancam karena golok sudah diletakkan di leher, dia mampu memberikan perlawanan. Duel sengit berjalan sekitar 15 menit.

“Saya khawatir dia (perampok, red) melukai ibu, makanya saya lawan,” kata Yusni Widiya Utami kepada Radar Cirebon.

Aksi perampokan itu berlangsung di kediaman keluarga Yusni Widiya Utami di Dusun 2, RT 03 RW 03, Desa Kepongpongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Senin (20/1). 

Sekitar pukul 11.30, Yusni Widiya Utami sedang di meja makan. 

Tanpa disadari, pelaku berinisial RS (28) itu datang dari arah membelakangi Widiya –sapaan Yusni Widiya Utami– dan seketika mengalungkan sebilah golok.

Anak dari Iptu Jojo Sutarjo, personel Ditkrimsus Polda Jabar, itu diancam oleh pelaku agar tidak berteriak dan diminta pindah dari tempat duduknya. 

Widiya berusaha tenang. Dia berputar otak bagaimana melumpuhkan pria asal Kelurahan Sendang, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, itu. 

Widiya pun berhasil mengamati kelengahan pelaku.

Tak buang waktu, dia langsung balik menyerang pelaku dengan menggunakan sikut. 

Seketika pelaku tersentak, tak menyangka mendapat perlawnan. 

Keduanya pun terlibat adu fisik. Widiya terus berusaha merebut golok yang dipegang RS. Saat bersamaan, ibunda Widiya, Elis Aryani (47), sedang menjemur pakaian di lantai dua rumah mereka. 

Sang ibu belum mengetahui jika anaknya sedang terancam keselamatannya.

Widiya sendiri terus memberikan perlawanan. 

Sempat berpikir kondisi itu akan membuatnya kehilangan nyawa, tapi Widiya terus berupaya melawan. 

“Saya sudah pasrah mau mati. Tapi saya ingat ibu. 

Saya khawatir ibu diapa-apakan oleh pelaku. 

Sehingga saya harus kuat merebut golok. 

Saya terus berantem dengan pelaku. 

Ada sekitar 15 menit, lama. 

Sampai dua jari saya terluka kena golok,” cerita Widiya.

Ketika menceritakan kejadian itu kepada Radar Cirebon, Widiya tampak didampingi oleh ibunya, Elis Aryani. 

Elis sendiri mengaku saat itu sedang menjemur pakaian di lantai dua rumahnya. Dia sempat mendengar teriakan anaknya, tapi hanya terdengar samar-samar. 

Karena penasaran, Elis pun turun ke lantai bawah. 

“Saya turun, kok pagar rumah terbuka dan ada sandal yang tidak dikenal di rumah. 

Saya kira orang gila sedang berantem dengan anak saya,” kata Elis.

Dia baru tersentak ketika melihat Widiya sedang berebut golok dengan pelaku. 

Elis langsung lari menuju arah pelaku dan mendorongnya hingga tersungkur. 

Golok yang dipegang pelaku pun akhirnya berhasil diamankan oleh Widiya. 

Sedangkan pelaku disergap dengan posisi tidur dan tangannya dipegang Elis.

“Pelaku tertidur menghadap atas. 

Saya injak terus perutnya dan tangan pelaku saya silangi. 

Saya bilang, kamu mau membunuh anak saya. 

Dia berusaha melawan terus, tapi saat melawan saya injak perutnya. 

Sampai dia ampun-ampunan,” tutur Elis.

Saat pelaku mulai tak berdaya, Elis menyuruh Widiya meminta pertolongan dengan membawa golok untuk diamankan. 

Namun, kondisi rumah yang sepi membuat dirinya harus bertahan hingga 10 menit untuk mengunci gerak pelaku.

Widiya memang sempat kesulitan mencari bantuan dari tetangga karena situasi sedang sepi. 

“Saya minta tolong di jalan dan tetangga. Tapi saat itu tidak ada orang. 

Ada juga nenek-nenek. Saya pikir nenek-nenek bisa apa. 

Untungnya ada ibu-ibu. 

Kemudian ibu-ibu dan saya menyebar meminta pertolongan. 

Baru saat itu warga pada datang dan akhirnya pelaku diamankan bersama-sama,” kata Widiya.

Yusni Widiya Utami dan ibundanya Elis Aryani benar-benar tak menyangka akan disatroni perampok. 

Ketika ditemui Radar Cirebon, Elis terus mengucapkan sukur kepada sang pencipta karena diberikan kekuatan dalam menghadapi  pelaku. 

“Alhamdulillah saya sering olaraga. 

Kami belajar karate ada manfaatnya,” kata Elis.

Dia juga tak menyangka akhirnya bisa menaklukkan pelaku. 

“Sampai saat ini masih terbayang, tenaga saya saat itu kok kuat untuk mengunci (menyergap, red) pelaku hingga 10 menit. 

Kalau dipikir lagi, gerakan saya reflek semua. 

Syukur kami kepada Allah SWT yang telah memberikan kami kekuatan hingga bisa membuat pelaku tak berdaya,” ucap Elis yang duduk berdampingan dengan Widiya.

Disinggung soal identitas pelaku, Elis mengaku tidak mengenalinya. 

Namun, dirinya sempat melihat pelaku membuka pagar pada beberapa hari sebelumnya. 

Ketika itu pelaku melarikan diri karena kepergok langsung oleh Elis. 

“Minggu lalu dia juga pernah buka pagar, tapi belum masuk, keburu lari. 

Kata orang, dia suka mencuri,” ucap Elis.

RS kini mendekam di Mapolsek Talun. 

Polisi masih terus memeriksanya guna mendalami motif pasti kejadiannya. 

Polisi ingin menguak kejadian ini apakah perampokan atau ada unsur lain di balik aksi RS.

Kapolsek Talun AKP Sudarman melalui Kanit Reskrim Iptu Mochamad Soleh mengatakan proses pendalaman masih terus berjalan. 

“Pelaku berikut barang bukti golok kita bawa ke Mapolsek Talun untuk kita periksa lebih lanjut. 

Saat kita geledah, selain membawa golok, pelaku juga membawa pisau kecil yang disimpan di bagian perut,” papar Soleh kepada Radar.

Menurut Soleh, aksi ini sudah direncanakan. 

Pasalnya, selain membawa senjata tajam, pelaku juga sudah menutupi jari-jarinya dengan plester dengan tujuan menghindari jejak sidik jari. 

Tidak hanya itu saja, hari sebelumnya, pelaku pun pernah kepergok oleh korban dan melarikan diri.

“Dugaan sih ini sudah direncanakan. Dia (pelaku, red) kayaknya pemain lama. 

Masi kita dalami apakah ada temannya atau dia sendiri. 

Walaupun sejauh ini dia mengaku sendiri. Tapi kami akan terus melakukan pendalaman,” tandas Soleh.

Berdasarkan pantauan Radar Cirebon, selain mengamankan golok dan pisau kecil, polisi juga menemukan 3 buah kondom berjenis Sutra di dalam kantong pelaku. 

Namun, hingga saat ini barang tersebut masih belum dikatahui peruntukannya. 

Sumber: radarcirebon.com


Name

Berita,4176,Internasional,259,Nasional,3734,Opini,204,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Yusni Widiya Utami (21) Gadis Pemberani Yang Duel Dengan Perampok
Yusni Widiya Utami (21) Gadis Pemberani Yang Duel Dengan Perampok
https://1.bp.blogspot.com/-peqRk8I9p-M/Xial4Tcf64I/AAAAAAAADC8/95Jt1Y4lD4M9rhnuO030_Zoeud9PAbO8wCLcBGAsYHQ/s640/IMG_20200121_151811.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-peqRk8I9p-M/Xial4Tcf64I/AAAAAAAADC8/95Jt1Y4lD4M9rhnuO030_Zoeud9PAbO8wCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG_20200121_151811.jpg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2020/01/gelorabangsa-yusni-widiya-utami-21.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2020/01/gelorabangsa-yusni-widiya-utami-21.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy