$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Breaking News: Kondisi Ini Terburuk Sejak Indonesia Merdeka

GELORA BANGSA - Kinerja Neraca Perdagangan 2018 sebagai yang terburuk sejak Indonesia merdeka. "Sejak merdeka, defisit perdagangan...

Image result for neraca perdagangan youtube

GELORA BANGSA - Kinerja Neraca Perdagangan 2018 sebagai yang terburuk sejak Indonesia merdeka.

"Sejak merdeka, defisit perdagangan hanya 7 kali. Tahun 2018 defisit perdagangan terburuk sepanjang sejarah," tweet Faisal di akun Twitter-nya

kumparan mencatat, terdapat 6 kali defisit selama 73 tahun. Bila dilihat, defisit perdagangan tahun 2018 yang paling parah.

Sementara itu, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyebut defisit perdagangan di 2018 lebih banyak dipengaruhi oleh tingginya impor barang modal untuk industri dan infrastruktur.

Enggar menilai impor barang modal seperti mesin dan peralatan listrik tak perlu dikhawatirkan karena hal tersebut produktif untuk ekonomi jangka panjang.

"Kita sebenarnya defisit atau meningkatnya impor akibat barang modal. Itu positif, harus disikapi positif jangan hanya melihat ekspor dikurangi impornya saja, tetapi juga dilihat investasi yang kemudian baru dinikmati nanti dalam beberapa tahun ke depan. Ini yang kita sikapi," ungkap Enggar.

Merujuk data BPS, impor barang modal seperti mesin dan peralatan listrik memang naik 22,02 persen yakni dari USD 7,139 miliar pada periode Januari-November 2017 menjadi USD 9,125 miliar pada periode sama di 2018.

Sementara itu, Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira menilai buruknya kinerja Neraca Perdagangan Indonesia karena beberapa faktor.

Pertama, Bhima menyebut impor BBM naik signifikan karena harga minyak dunia sempat menyentuh level tertingginya di USD 70-80 per barel dari bulan April hingga pertengahan November 2018.

Harga tersebut dinilai tertinggi sejak harga minyak dunia mulai terpukul pada tahun 2014.

Harga minyak dunia seperti Brent di 2018 mulai turun hingga berada di kisaran USD 50-55 per barel. I

mpor migas tercatat naik 28,87 persen year-on-year (yoy).

"Seiring harga minyak tahun 2018 sempat sentuh USD 75 per barel tertinggi sejak 2014. Defisit migas juga disebabkan produksi minyak dalam negeri selalu meleset dari target lifting," kata Bhima.

Pemerintah dan BUMN juga berkontribusi besar atas naiknya laju impor bahan baku dan barang modal pada proyek infrastruktur.

Laju impor juga didorong oleh Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 22 Tahun 2018 tentang Ketentuan Impor Besi dan Baja.

Akibat Permendag 22, impor besi dan baja melonjak tajam sebesar 27,81 persen pada periode Januari-November 2018.

Sumber: kumparan.com


Name

Berita,577,Internasional,51,Nasional,344,Opini,197,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Breaking News: Kondisi Ini Terburuk Sejak Indonesia Merdeka
Breaking News: Kondisi Ini Terburuk Sejak Indonesia Merdeka
https://i.ytimg.com/vi/PqSwGN7C77s/maxresdefault.jpg
https://i.ytimg.com/vi/PqSwGN7C77s/default.jpg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2019/01/breaking-news-kondisi-ini-terburuk.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2019/01/breaking-news-kondisi-ini-terburuk.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy